October 17, 2026

KAI dan DJKA Periksa Jalur Rel, Proyek Double Track Surabaya Dikebut

0



Jefri Hadi
– 23 April 2026 | 17:04 – Dibaca 0 kali

News
KAI dan DJKA Periksa Jalur Rel, Proyek Double Track Surabaya Dikebut

Petugas ukur PT KAI Daop 8 Surabaya memastikan seluruh prasarana dalam kondisi optimal sehingga mampu menunjang peningkatan kapasitas dan keselamatan perjalanan kereta api. Foto: Humas KAI Daop i Surabaya

 

 

BERITA PLUS, SURABAYA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) lakukan upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api terus diperkuat, Kamis (24/4/2026).

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan pengecekan menyeluruh dilakukan guna menjamin kondisi infrastruktur tetap optimal dan aman dilalui perjalanan kereta api.

“Cek lintas ini kami lakukan untuk memastikan seluruh prasarana dalam kondisi optimal sehingga mampu menunjang peningkatan kapasitas dan keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Mahendro.

Ia melanjutkan melalui kegiatan cek lintas intensif di jalur Stasiun Wonokromo hingga Stasiun Sepanjang. 

Disela pemeriksaan langsung, lanjutnya tampak seluruh petugas gabungan dengan berjalan kaki ini menjadi bagian langkah strategis untuk memastikan kesiapan prasarana sekaligus mendukung percepatan proyek jalur ganda (double track) di kawasan Surabaya.

Ia menjelaskan, pengembangan jalur ganda tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas lintas, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat aspek keselamatan operasional. 

Menurutnya, dengan jalur yang lebih andal, potensi keterlambatan dan gangguan perjalanan dapat ditekan.

Dalam kegiatan bertema High Performing Team, Railway Safety tersebut, tim gabungan KAI dan DJKA melakukan penelusuran jalur secara menyeluruh.

Adapun pemeriksaan diikuti seassi meliputi kondisi rel, bantalan, penambat, wesel, bangunan hikmat, perlintasan sebidang, hingga lingkungan sekitar jalur dan fasilitas pendukung lainnya.

Selain itu, kegiatan ini juga difokuskan pada pemantauan serta sterilisasi jalur untuk memastikan tidak ada hambatan yang berpotensi mengganggu operasional kereta api, khususnya di tengah proses pengembangan jalur ganda yang tengah berlangsung.

Mahendro menambahkan, metode cek lintas dengan berjalan kaki dinilai efektif untuk memperoleh gambaran riil kondisi di lapangan secara detail.

“Melalui pemeriksaan langsung di lapangan, potensi gangguan dapat diidentifikasi lebih dini dan ditangani secara cepat dan tepat,” katanya.

Menurut dia, peningkatan keselamatan tidak hanya bergantung pada kesiapan infrastruktur, tetapi juga pada sinergi antarinstansi serta kedisiplinan seluruh pihak dalam menjaga area jalur rel.

Sejalan dengan pengembangan tersebut, Pemerintah Kota Surabaya turut melakukan penataan infrastruktur di sekitar Stasiun Wonokromo. 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan pihaknya akan melakukan pengaspalan dan pelebaran Jalan Stasiun Wonokromo guna mengurai kepadatan lalu lintas serta mengembalikan fungsi jalan secara optimal.

KAI Daop 8 Surabaya juga mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur rel serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan keselamatan perjalanan kereta api.

Melalui kolaborasi antara KAI, DJKA, dan pemerintah daerah, pengembangan jalur ganda di Surabaya diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas angkutan, tetapi juga menghadirkan layanan transportasi yang lebih aman, andal, dan berkelanjutan.

 

Pewarta: Jefri Hadi

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Jefri Hadi
Editor : Imam Hairon





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *