October 17, 2026

Wali Kota Batam Amsakar Achmad Tegaskan Investasi Rempang Eco-City Wajib Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

0


News
Wali Kota Batam Amsakar Achmad Tegaskan Investasi Rempang Eco-City Wajib Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Amsakar Achmad saat berdiskusi bersama tim BRIN terkait investasi dan pengembangan Rempang Eco-City di Kantor Wali Kota Batam (foto : wisnu h/ suaraindonesia.co.id)

BERITA PLUS, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa investasi yang masuk ke proyek Rempang Eco-City harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penyerapan energi kerja lokal. Penegasan tersebut disampaikan Amsakar saat menerima kunjungan kerja dan audiensi Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (13/5/2026).

Kunjungan tersebut dalam rangka penelitian dan wawancara terkait studi kasus proyek Rempang Eco-City, khususnya mengenai investasi Green Belt and Road Initiative (BRI) asal Tiongkok.

Pada sesi wawancara yang membahas Energi Baru dan Terbarukan (EBT), Amsakar menjelaskan bahwa Batam memiliki karakteristik dan daya tarik investasi yang berbeda dibandingkan daerah lain di Indonesia. Keunggulan tersebut didukung posisi geografis yang strategis serta adanya regulasi khusus yang menopang pengembangan kawasan Batam.

Ia juga memaparkan sejarah perkembangan Batam sebagai kawasan strategis nasional yang dirancang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam terus meningkat, terutama melalui berbagai strategi kebijakan untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Batam memiliki independensi dalam menentukan arah investasi, namun tetap selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat. Kami sangat konsen terhadap transisi energi hijau,” ujar Amsakar.

Terkait masuknya investasi asing, khususnya pada proyek Rempang Eco-City, Amsakar menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi kepentingan masyarakat. Ia meminta seluruh investor yang membangun modal di Batam untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal.

“Setelah menerima laporan, tim Damkarla Pos Kota langsung menindaklanjuti dan bergegas menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” kata Kepala Damkarla Gresik Suyono, Rabu (13/5/2026).

Amsakar juga menyambut baik inisiatif BRIN dalam mendalami dinamika investasi di Rempang. Ia berharap hasil penelitian tersebut dapat menghasilkan rekomendasi dan masukan strategi yang berguna bagi Pemerintah Kota Batam dalam merumuskan kebijakan pembangunan ke depan.

“Kami sangat terbuka menerima masukan. Jika penelitian ini menghasilkan usulan atau rekomendasi mengenai langkah-langkah yang perlu diambil, tentu akan sangat membantu dalam menyempurnakan kebijakan demi kemajuan Batam,”

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Wisnu Hidayatullah
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *