October 17, 2026

Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Mayat di Paenree Bone, Bermula dari Bau Busuk Menyengat

0



Abustian
– 15 May 2026 | 06:05 – Dibaca 6 kali

News
Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Mayat di Paenree Bone, Bermula dari Bau Busuk Menyengat

Mayat saat dievakuasi oleh Basarnas bersama personil Polsek dan Puskesmas Ulaweng. (Foto: istimewa/SuaraIdonesia.co.id)

BERITA PLUS, BONE- Kepolisian Resort Bone mengungkap kronologi penemuan mayat di Dusun Paenree Desa Lamakkaraseng Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone Sulsel, Kamis (14/05/2026).

Penemuan mayat bermula, dari bau busuk yang menyengat dari dalam rumah tempat korban ditemukan. 

Kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra mengatakan, kronologi penemuan mayat di Desa Lamakkaraseng Bone bermula saat Kadus Paenree, Syahrul (29) menerima laporan dari warga atas adanya bau busuk menyengat dari dalam rumah korban. 

Menerima laporan warga tersebut, Syahrul langsung melakukan pengecekan kedalam rumah korban bersama beberapa orang warga, dan menemukan korban dalam keadaan terbaring tidak menggunakan baju memakai celana pendek hitam. 

Warga kemudian melaporkan penemuan mayat tersebut ke pihak berwenang. Berselang beberapa waktu, Tim SAR Pos Bone bersama personil Polsek Ulaweng dan Puskesmas Ulaweng tiba di TKP, melakukan identifikasi dan mengevakuasi korban. 

“Kondisi tubuh bengkak dan berulat serta megeluarkan bau busuk, ” ungkap Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra dalam keterangan dilihat BERITA PLUS BONE, Jumat (15/05/2026). 

Kepolisian bersama pihak terkait mengidentifikasi mayat yang ditemukan atas nama Ngenre (71) seorang laki-laki yang beralamat di Dusun Paenree Desa Lamakkaraseng Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone. 

Dalam catatan Kepolisian, korban diduga terjatuh pada saat memperbaiki atap rumah. Korban diketahui tinggal sendirian dirumah dan diperkirakan meninggal dunia pada Senin (11/05/2026) karena masih dilihat oleh warga pada Ahad (10/05/2026). 

Sekira pukul 19.30 Wita korban dievakuasi oleh Basarnas bersama personil Polsek Ulaweng dan Puskesmas Ulaweng. Pihak keluarga disebut menolak dilakukan autopsi. 
 

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Abustian
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *