October 17, 2026

Diklat Nasional Tani Merdeka Bidik Produktivitas dan Daya Saing Petani

0


Ekbis
Diklat Nasional Tani Merdeka Bidik Produktivitas dan Daya Saing Petani

Peserta Diklat Nasional Tani Merdeka Indonesia mengikuti pelatihan penguatan kapasitas petani di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (Foto: Dok Yons Ebit/SuaraIndonesia.co.id)

BERITA PLUS, FLOTIM– Di tengah dorongan pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tani Merdeka Indonesia menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) nasional bagi petani dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan itu berlangsung di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP)Ciawi, Bogor,  pada 14-17 Mei 2026.

Diklat yang melibatkan peserta dari sejumlah wilayah, termasuk Nusa Tenggara Timur, tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia petani sekaligus mendorong kemandirian pangan nasional.

Wakil Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Wilfridus Yons Ebit, mengatakan pelaksanaan diklat menjadi titik awal konsolidasi petani di tingkat nasional.

“Pelaksanaan diklat menjadi momentum awal konsolidasi petani secara nasional untuk membangun pertanian yang lebih mandiri, modern, dan berdaya saing,” ujar Yons Ebit.

Menurut dia, penguatan kapasitas petani diperlukan untuk menghadapi tantangan sektor pertanian yang terus berkembang, mulai dari dinamika pasar hingga penerapan teknologi pertanian modern.

Ia menjelaskan, Diklat Tani Merdeka Angkatan I Tahun 2026 difokuskan pada peningkatan kemampuan petani agar lebih produktif, terampil, dan memiliki daya saing tinggi.

Program itu juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian pangan daerah melalui optimalisasi potensi pertanian lokal.

Selain penguatan kapasitas petani, kegiatan tersebut ditujukan memperkuat struktur organisasi Tani Merdeka Indonesia dari tingkat pusat hingga daerah di seluruh Indonesia.

Menurut Yons, organisasi juga menargetkan lahirnya petani modern yang mampu memanfaatkan teknologi dan memahami kebutuhan pasar di tengah perubahan ekonomi pertanian.

“Semoga pasca pembinaan dan penggodokan Tani Merdeka Indonesia semakin strong,” kata Yons Ebit.

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Martinus Paru Liwu
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *