October 17, 2026

BEM FKIP Unwira Kupang Gelar Tri Event Semarak Hardiknas

0


News
BEM FKIP Unwira Kupang Gelar Tri Event Semarak Hardiknas

BEM FKIP UNWIRA Dalam Momentum Copa FKIP di Lapangan Futsal Bandara El Tari Kupang. (Foto: Roland Tahoni/Suaraindonesia.co.id)

BERITA PLUS – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM FKIP) Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang Periode 2025/2026 kembali menghadirkan agenda strategis dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) melalui penyelenggaraan Trievent Semarak Hardiknas 2026.

Kegiatan tersebut meliputi tiga agenda utama, yakni COPA FKIP IV, Lomba Debat, dan Lomba Video Pembelajaran, yang berlangsung sejak tanggal 13 Mei 2026 dan akan mencapai puncaknya pada 23 Mei 2026.

Mengusung tema umum “Mewujudkan Generasi Pendidik yang Kreatif, Sportif, dan Berintegritas,” kegiatan ini menjadi bentuk komitmen BEM FKIP dalam membangun ruang akademik yang progresif, kompetitif, dan humanis di tengah tantangan pendidikan modern yang terus berkembang akibat transformasi teknologi, perubahan sosial, dan dinamika global.

Trievent Semarak Hardiknas 2026 tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial biasa, tetapi sebagai ruang pengembangan kapasitas mahasiswa dalam bidang olahraga, intelektual, komunikasi ilmiah, dan inovasi pembelajaran berbasis teknologi.

Melalui kegiatan ini, BEM FKIP UNWIRA menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan harus hadir sebagai instrumen penguatan karakter, kepemimpinan, serta budaya akademik yang sehat dan produktif.

Ceremonial pembukaan kegiatan dilaksanakan di Lapangan Futsal Bandara Eltari Kupang dan dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP UNWIRA, Dr. Madar Aleksius. Kehadiran pimpinan fakultas dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan institusional terhadap aktivitas kemahasiswaan yang berorientasi pada pengembangan kualitas akademik dan karakter mahasiswa.

Kepada media ini, Ketua BEM FKIP UNWIRA Periode 2025/2026, Regis Aldeyores Tasilima, yang akrab disapa Rey, menegaskan bahwa penyelenggaraan Trievent Semarak Hardiknas 2026 tidak boleh dipandang sekadar sebagai agenda kompetisi rutin antar mahasiswa.

Menurutnya, kegiatan tersebut harus dipahami sebagai medium pembelajaran sosial dan intelektual yang membentuk mentalitas mahasiswa agar mampu bertumbuh dalam semangat sportivitas, solidaritas, integritas, dan tanggung jawab kolektif. Jumat, (15/5/2026)

Ia menilai bahwa dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan serius, mulai dari degradasi etika, menurunnya budaya literasi, lemahnya solidaritas sosial, hingga munculnya pola kompetisi yang cenderung individualistis dan tidak sehat.

Karena itu, mahasiswa FKIP sebagai calon pendidik memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan budaya akademik yang kritis, sehat, dan berorientasi pada nilai kemanusiaan.

“TRIEVENT bukan sekadar ruang kompetisi untuk mengejar kemenangan dan prestise, melainkan ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan solidaritas mahasiswa.

Dalam pertandingan maupun perlombaan kita berkompetisi, tetapi dalam FKIP kita tetap saudara. Kompetisi harus melahirkan kualitas, sportivitas, dan penghormatan terhadap sesama, bukan rivalitas yang destruktif,” tegas Rey.

Sementara itu, Dekan FKIP UNWIRA, Dr. Madar Aleksius memberikan apresiasi terhadap konsistensi BEM FKIP dalam menghadirkan kegiatan yang edukatif, progresif, dan berdampak positif terhadap pembangunan kualitas mahasiswa di lingkungan FKIP.

Menurutnya, kegiatan seperti COPA FKIP, Lomba Debat FKIP, dan Lomba Video Pembelajaran memiliki nilai strategis dalam membentuk mahasiswa yang kreatif, inovatif, kritis, komunikatif, serta memiliki integritas sebagai calon tenaga pendidik.

Ia menegaskan bahwa tantangan dunia pendidikan modern tidak dapat dijawab hanya dengan kemampuan akademik semata, tetapi membutuhkan kemampuan adaptasi, kreativitas pedagogis, kecakapan teknologi, dan karakter sosial yang kuat.

“Perguruan tinggi harus menjadi ruang pembentukan manusia yang utuh. Mahasiswa FKIP harus mampu menjadi generasi pendidik yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai moral, etika, tanggung jawab sosial, dan integritas akademik. Karena itu, kegiatan seperti ini memiliki posisi penting dalam proses pembentukan karakter mahasiswa,” ujarnya.

Melalui COPA FKIP IV, mahasiswa diberikan ruang untuk memperkuat semangat sportivitas, solidaritas, dan persaudaraan antar program studi dalam bingkai kompetisi yang sehat dan bermartabat. 

Lomba Debat FKIP diarahkan sebagai medium penguatan budaya akademik kritis dan argumentatif terhadap berbagai persoalan pendidikan dan sosial. Adapun Lomba Video Pembelajaran menjadi wadah pengembangan kreativitas mahasiswa dalam menciptakan inovasi media pembelajaran yang adaptif terhadap transformasi pendidikan digital.

Penyelenggaraan Trievent Semarak Hardiknas 2026 sekaligus menjadi penegasan bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki tanggung jawab strategis dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang produktif, kritis, kompetitif, dan humanis.

BEM FKIP UNWIRA memandang bahwa penguatan kualitas pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab institusi formal, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif mahasiswa sebagai agen perubahan sosial dan intelektual di tengah masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi, sportivitas, dan intelektualitas, Trievent Semarak Hardiknas 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi pendidik yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, integritas moral, kepekaan sosial, dan komitmen terhadap kemajuan pendidikan Indonesia.

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Rolandus Tahoni
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *