Kawal Program MBG di Malang, DPR RI Moreno Ingatkan Jangan Pecah Belah
Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur V (Malang Raya), Moreno Soeprapto (tengah). (Foto: Aditya/ Suara Indonesia)
BERITA PLUS, MALANG – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, menghadiri Apel Akbar Simpatisan Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya yang digelar secara organik oleh masyarakat di depan Balai Kota Malang pada Sabtu (20/6/2026).
Kehadiran legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur V (Malang Raya) ini sekaligus menjadi simbolis keterwakilan dari 82 juta jiwa penerima manfaat program MBG di seluruh Indonesia.
Apel akbar tersebut digelar oleh warga sebagai bentuk dukungan nyata agar Program Strategis Nasional (PSN) gagasan Presiden Prabowo Subianto ini tetap berjalan konsisten demi masa depan bangsa.
Menanggapi gelombang aksi demonstrasi mahasiswa yang marak terjadi akhir-akhir ini terkait program pemerintah, Moreno memberikan pandangan yang sejuk namun tegas.
Ia menyatakan bahwa ruang kritik dalam iklim demokrasi sangat terbuka lebar, namun harus disampaikan dengan cara yang sehat.
“Kalau saya boleh berpendapat ya, mengkritik itu boleh, terbuka. Tapi jangan mengumbar kebencian. Itu sudah menjadi provokator untuk memecah belah bangsa kita,” ujar Moreno di sela-sela kegiatan.
Adik kandung dari mantan pembalap nasional Ananda Mikola ini menegaskan bahwa program MBG merupakan perwujudan dari visi-misi dan janji kampanye Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mulia, yaitu mempersiapkan generasi penerus menuju Indonesia Emas.
Bagi Moreno, evaluasi jalannya program adalah hal yang wajar, tetapi tidak boleh dinarasikan dengan provokasi negatif.
“Itu memecah belah bangsa kita. Kita mau menuju Indonesia Emas, kita mau mempersiapkan generasi penerus kita. Kalau seandainya kita sudah diajarkan menghujat dan dibiasakan menghujat kebencian itu, itu tidak baik,” tambahnya.
Moreno juga menyoroti keterlibatan elemen mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang menjadi motor penggerak kritik belakangan ini. Ia meyakini bahwa mayoritas mahasiswa sejatinya memiliki niat baik demi perbaikan program pemerintah ke depan.
“Juga adik-adik mahasiswa, yang BEM kemarin, itu juga banyak yang positif ingin mendukung. Tapi kita harus saling menjaga gitu, jangan terprovokasi,” kata politisi Gerindra tersebut.
Dukungan terhadap program MBG ini juga datang dari tingkat legislatif daerah. Ketua Komisi A DPRD Kota Malang.
Lely Thresiyawati, menilai program MBG sudah berjalan dengan sangat bagus karena mampu merangkul para pelaku UMKM, yang mayoritas digerakkan oleh kaum ibu. Menurut Lely, jika program ini dihentikan begitu saja, maka akan banyak pihak yang merasa dirugikan.
“Emak-emak pasti akan sangat kecewa,” pungkas Lely. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Aditya Mahatva Yodha |
| Editor | : Alfiana Putri |
