Wamenkes ke Riau, Kadis Kesehatan Kampar Tegaskan Dukungan Eliminasi TBC
Kadis Kesehatan Kampar, dr. Zulhendra Das’at, M.H., menghadiri Kunker Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus dan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus. (Foto: Istimewa)
BERITA PLUS, KAMPAR– Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das’at menghadiri kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus dan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus di Aula RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Selasa (4/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat eliminasi Tuberkulosis (TBC).
Kegiatan yang dibuka Plt Gubernur Riau Sofyan Franyata Hariyanto itu juga dihadiri Anggota DPR RI Komisi IX dr. Maharani, kepala dinas kesehatan kabupaten/kota se-Provinsi Riau, serta jajaran kementerian, lembaga, dan organisasi profesi kesehatan.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Menteri Kesehatan meninjau RSUD Arifin Achmad Pekanbaru yang dipersiapkan sebagai laboratorium berstandar BSL-2/BSL-2+ untuk mendukung pemeriksaan biakan dan uji kepekaan Tuberkulosis.
Peninjauan dilanjutkan dengan dialog bersama pemerintah daerah mengenai strategi percepatan penanggulangan TBC, mulai dari peningkatan penemuan kasus, penguatan diagnosis, hingga keberhasilan pengobatan pasien.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das’at, mengatakan kehadiran pemerintah pusat menjadi dorongan bagi daerah untuk semakin memperkuat layanan kesehatan, khususnya dalam penanggulangan Tuberkulosis.
“Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota, kami optimistis upaya penanggulangan Tuberkulosis dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
“Kami dinas Kesehatan Kampar akan terus memperkuat deteksi dini, memastikan pengobatan pasien berjalan hingga tuntas, serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat,” lanjut dr. Zulhendra.
Pada kesempatan yang sama, RSUD Bangkinang menerima bantuan satu unit Portable X-Ray dari pemerintah pusat.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan deteksi dini Tuberkulosis di Kabupaten Kampar sekaligus memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Zulhendra juga menegaskan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar siap mendukung seluruh kebijakan nasional yang disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dalam upaya mencapai target eliminasi Tuberkulosis.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dan penguatan fasilitas kesehatan menjadi kunci untuk menekan angka kasus TBC di daerah. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Yudha Pratama |
| Editor | : Alfiana Putri |
