32 Tim Festival Ramaikan Dayung Tejoasri Lamongan, Ada dari Tuban hingga Sidoarjo
Irqam
– 10 August 2026 | 13:08 – Dibaca 210 kali
Festival Dayung Tejoasri di Bendungan Bengawan Mati, Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. (Foto: Diskominfo Lamongan)
BERITA PLUS, LAMONGAN – Festival Dayung Tejoasri berlangsung meriah di Bendungan Bengawan Mati, Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Minggu (9/8/2026). Sebanyak 32 tim dari Tuban, Gresik, dan Sidoarjo ikut ambil bagian kompetisi tersebut.
Antusiasme peserta lintas daerah membuat festival olahraga tradisional tersebut dilirik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk masuk dalam kalender event provinsi.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan apresiasi penyelenggaraan Festival Dayung Tejoasri setiap tahun terus berkembang dengan baik.
“Festival Dayung Tejoasri ini tidak hanya menghidupkan olahraga tradisional, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kejayaan Bengawan Solo,” kata Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes.
Pak Yes menambahkan, Festival Dayung Tejoasri tahun keempat diikuti 32 tim yang berasal dari Kabupaten Lamongan, Tuban, Sidoarjo, Gresik. Keterlibatan peserta dari berbagai daerah menunjukkan festival ini semakin dikenal dan berpotensi berkembang menjadi daya tarik wisata berbasis olahraga dan budaya lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur Hadi Wawan Guntoro memberikan apresiasinya terhadap konsistensi penyelenggaraan Festival Dayung Tejoasri. Ia berharap event tersebut dapat masuk kalender event Provinsi Jawa Timur sehingga jangkauan pesertanya semakin luas.
“Dengan begitu, Festival Dayung Tejoasri bisa membawa nama Lamongan semakin dikenal secara nasional hingga internasional,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Tejoasri Yusuf Bachtiar menyampaikan, festival ini sekaligus menghidupkan kembali kedekatan masyarakat dengan Bengawan Solo yang sejak dahulu menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Festival Dayung Tejoasri menjadi ruang bagi masyarakat untuk menjaga warisan lokal sekaligus memperkenalkan potensi Lamongan,” tandasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Irqam |
| Editor | : Satria Galih Saputra |
