October 18, 2026

Dua Anak Buah Kapal Tewas di Dermaga PT KIAS Gresik Usai Hirup Gas Beracun, Prosedur K3 Jadi Sorotan

0


Peristiwa
Dua Anak Buah Kapal Tewas di Dermaga PT KIAS Gresik Usai Hirup Gas Beracun, Prosedur K3 Jadi Sorotan

Petugas saat mengevakuasi korban di lokasi kejadian. (Foto: Rifki/Suara Indonesia)

BERITA PLUS, GRESIK – Insiden maut menimpa dua anak buah kapal (ABK) HAMDAM I di Dermaga PT Karya Indah Alam Sejahtera (KIAS) Gresik.

Korban yang diketahui Iwan (43) asal Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, serta Raevan Sacho Septriansyah (20), asal Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur itu, meninggal saat melakukan operasi bongkar di dalam Tangki Muatan Minyak CPO (Cargo Oil Tank No. 6S), Senin (10/8/2026) malam.

Dua pria yang bertugas sebagai Boatswain (Bosun) dan Cadet Deck itu meregang nyawa akibat gas beracun di dalam palka kapal saat sandar. Kuat dugaan kedua korban diminta masuk ke dalam palka minyak tanpa prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

Informasi dihimpun, kedua korban diduga masuk ke dalam tangki muatan tanpa penerbitan Izin Masuk Ruang Tertutup, pengujian atmosfer gas, maupun ketersediaan alat bantu pernapasan. Kedua korban kemudian tewas akibat menghirup gas berbahaya yang terkonsentrasi di dalam tangki.

Selain itu, terdapat rencana pemotongan plat bawah tangki muatan No. 6S untuk mengisap sisa kargo yang bocor ke tangki dasar ganda. Hal itu dilakukan di area yang belum dinyatakan aman dari gas mudah meledak atau beracun. 

Karena itu, beberapa pihak menduga adanya indikasi kelalaian nakhoda kapal yakni Ahmad Efendi dalam melakukan pengawasan melekat, pemantauan wilayah kerja dek, serta penerapan mitigasi risiko keselamatan.

Saat ini, kasus tersebut pun telah diselidiki oleh Satpolairud bersama Satreskrim Polres Gresik.

“Masih dilidik dengan Reskrim,” kata Kasat Polairud AKP I Nyoman Ardita, Selasa (11/8/2026).

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), peristiwa nahas ini disebabkan oleh kebocoran tangki kargo. Diduga terdapat kelalaian fatal lantaran area belum dinyatakan aman dari gas beracun saat korban masuk ke dalam tangki. 

“Bukan kebocoran gas, tapi tangki cargo bocor tembus ke tangki ballast. Saat ini masih penyelidikan,” tandasnya. 

Sebagaimana diketahui, kedua korban tewas dan dievakuasi Tim SAR gabungan saat terjebak dalam tangki kapal MT HAMDAM 1 di Pelabuhan Gresik pada Sabtu (9/8/2026). Rekan korban yang mencoba menolong juga disebut berakhir dirawat di rumah sakit. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Rifki Ahmad
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *