October 17, 2026

Jembatan Garuda Gembongdadi Tegal Selesai Dibangun 1 Bulan, Persingkat Akses Warga

0


News
Jembatan Garuda Gembongdadi Tegal Selesai Dibangun 1 Bulan, Persingkat Akses Warga

Komandan Kodim 0712/Tegal, Letkol Inf. Rachmat (tengah) bersama warga usai peresmian jembatan Garuda Gembongdadi Tegal, Kamis (13/8/26). (Foto: Wiwit Kuncoro/Suara Indonesia)

BERITA PLUS, TEGAL – Mobilitas warga Desa Gembongdadi, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal kini jauh lebih cepat. Jembatan Gantung Garuda yang baru selesai dibangun memangkas rute memutar yang selama ini jadi keluhan warga.

Jembatan ini diresmikan serentak di seluruh Indonesia pada Kamis (13/8/26), dan Presiden RI Prabowo Subianto meresmikannya secara langsung melalui siaran zoom live.

Hasil Gotong Royong TNI dan Warga

Komandan Kodim 0712/Tegal, Letkol Inf. Rachmat, menyebut pembangunan jembatan ini adalah wujud kolaborasi TNI Angkatan Darat dengan masyarakat dan pemangku kepentingan setempat.

“Semoga apa yang menjadi karya nyata kita bersama bisa bermanfaat buat warga. Khususnya di Desa Gembongdadi, Kecamatan Suradadi,” ujar Rachmat di lokasi.

Rachmat berpesan agar warga bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang. 
Kehadiran jembatan ini ditargetkan mempermudah rutinitas harian warga, mulai dari berangkat kerja hingga berbelanja, sekaligus memperkuat rantai ekonomi lokal.

Spesifikasi dan Anggaran

Jembatan Gantung Garuda memiliki bentang 130 meter dengan lebar 1,2 meter. Dibangun dengan Nilai anggaran Rp 580 juta dengan waktu pengerjaan 1 bulan dan dilaksanakan oleh Prajurit TNI AD bersama warga Desa Gembongdadi

Menurut Rachmat, TNI dan Polri mendapat mandat langsung dari Presiden untuk menggarap titik-titik lokasi di berbagai daerah. Dan untuk Gembongdadi sendiri, pengerjaannya menjadi tanggung jawab penuh TNI AD dan warga.

Buka Akses Baru Gembongdadi-Karangmulya

Sementara itu, Kepala Desa Gembongdadi, Karyoto, menyampaikan apresiasi atas selesainya jembatan ini. Ia menyebut jalur penghubung langsung ke Desa Karangmulya kini sudah terbuka.

Sebelumnya, warga terpaksa memutar melalui jalur selatan yang merupakan aset milik Pabrik Gula PG Pangka, bukan milik desa.

“Dari situ kami berinisiatif mengupayakan jalur yang sepenuhnya milik Desa Gembongdadi. Pas ada program bantuan jembatan dari Presiden, kami langsung koordinasi dengan Danramil dan Dandim,” jelas Karyoto.

Meski banyak desa lain yang mengajukan, Gembongdadi menjadi salah satu lokasi yang berhasil terealisasi.

Dengan beroperasinya Jembatan Gantung Garuda, warga tak perlu lagi memutar jauh. Diharapkan, akses baru ini, nantinya bisa mempercepat perputaran ekonomi dan aktivitas sosial antar desa di Suradadi. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Wiwit Kuncoro
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *