Krisis Air Bersih di Banjarnegara, Polres Salurkan 35 Ribu Liter ke Warga Kaliajir
Kapolres Banjarnegara AKBP Aruma Chandra Dewi secara simbolis menyalurkan air bersih kepada warga Desa Kaliajir, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara. (Foto: Iwan/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, BANJARNEGARA – Musim kemarau membuat sejumlah warga di Kabupaten Banjarnegara mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Salah satunya dirasakan warga Desa Kaliajir, Kecamatan Purwanegara.
Merespons kondisi tersebut, Polres Banjarnegara melalui Satuan Reserse Narkoba menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Kaliajir, Rabu (26/8/2026).
Kasat Reserse Narkoba Polres Banjarnegara AKP Damar Iskandar mengatakan, bantuan air bersih yang disalurkan mencapai kurang lebih 35 ribu liter.
Air tersebut didistribusikan menggunakan tujuh tangki dan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kita membagikan air bersih kurang lebih sebanyak 35 ribu liter, tujuh tangki yang diberikan kepada warga Desa Kaliajir,” kata Damar.
Damar menambahkan, berdasarkan data yang ada, saat ini terdapat 32 desa di Kabupaten Banjarnegara yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau.
“Di Banjarnegara kurang lebih ada 32 desa yang mengalami kekurangan air,” ujarnya.
Menurutnya, Desa Kaliajir menjadi salah satu wilayah yang terdampak kekeringan sehingga masyarakat mengalami keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Sementara itu, Kapolres Banjarnegara AKBP Aruma Chandra Dewi mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya kepolisian untuk hadir membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih.
“Sebagai aparat dan sebagai perwakilan negara, kami hadir untuk memberikan bantuan untuk mereka bisa melakukan kegiatan sehari-hari. Karena kita tahu air ini sangat vital, bisa untuk minum, mandi, memasak, mencuci dan lain sebagainya,” ujar Aruma.
Ia menambahkan, keterbatasan air bersih dapat menghambat berbagai aktivitas masyarakat, terutama kebutuhan rumah tangga.
“Kalau tidak ada air bersih, ini bisa dibayangkan ibu-ibu akan sangat kesulitan untuk melaksanakan kegiatan sehari-hari. Karena kita sadari bahwa air adalah kebutuhan yang vital,” katanya.
Penyaluran bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga Kaliajir selama musim kemarau sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Iwan Setiawan |
| Editor | : Alfiana Putri |
