Demokrat Jatim Targetkan 2.400 Pendonor Serentak Lakukan Donor Darah di HUT ke-25
Jefri Hadi
– 27 September 2026 | 12:09 – Dibaca 16 kali
Peserta donor darah peringati HUT ke 25 parta Demokrat di kantor DPD Jatim. (Foto: Yulian/suaraindonesia)
BERITA PLUS, SURABAYA – Partai Demokrat menargetkan sekitar 2.400 pendonor dalam kegiatan donor darah serentak yang digelar di 38 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Timur, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat dan ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.
Anggota DPRD Jawa Timur dari Partai Demokrat, Rasiyo, mengatakan setiap DPC menargetkan 70 hingga 80 pendonor.
Dengan 38 DPC yang terlibat, jumlah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 2.400 pendonor.
“Donor darah ini dilakukan masing-masing DPC di seluruh Jawa Timur, juga seluruh Indonesia. Ada 38 DPC, kemudian DPD satu. Kira-kira setiap DPC menampung 70 sampai 80 pendonor,” kata Rasiyo.
Menurut Rasiyo, darah yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk kepentingan kemanusiaan, terutama membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
Ia menilai kebutuhan darah dapat meningkat ketika terjadi kecelakaan, bencana, maupun kondisi darurat lainnya.
“Kepentingan darah itu banyak sekali. Misalkan pada saat musibah, gunung meletus dan lain sebagainya, pasti diperlukan darah. Setetes darah, tetapi gunanya sangat banyak, membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Karena itu, Rasiyo berharap donor darah tidak hanya dilakukan sebagai kegiatan seremonial memperingati HUT Partai Demokrat.
Demokrat Jatim berencana melanjutkan kegiatan tersebut secara rutin dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI).
“Jadi rutin, karena donor darah itu kalau tidak rutin juga tidak bagus. Setiap bulan sekali atau dua bulan sekali nanti kita kerja samakan dengan PMI,” katanya.
Rasiyo juga menjelaskan kegiatan donor darah tersebut terbuka bagi masyarakat umum.
Pelaksanaannya dilakukan di masing-masing wilayah DPD dan DPC sehingga warga di sekitar lokasi dapat ikut berpartisipasi.
“Ini bisa diikuti pendonor kalangan masyarakat umum. Utamanya kalau DPD ya daerah sekitar DPD, kalau DPC ya daerah sekitar DPC dan sebagainya. Saya kira ini bagus. Nanti kita rutin setiap bulan sekali dan tidak dipungut biaya, alias gratis sama sekali,” ujarnya
Ia juga mengajak masyarakat, termasuk generasi muda, untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari kegiatan sosial.
Menurutnya, partisipasi masyarakat diperlukan untuk membantu menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.
“Donorkan darah demi kemanusiaan. Saya berharap bapak dan ibu selalu sehat dan terus mendonorkan darah untuk menolong warga kita yang membutuhkan,” kata Rasio.
Sementara itu, pendonor aktif Dedy mengatakan dirinya telah rutin mendonorkan darah sejak 1999.
Ia mengaku selalu berpartisipasi setiap kali waktunya donor, baik dalam kegiatan organisasi maupun kegiatan sosial lainnya.
Dedy mengatakan donor darah bukan hanya bentuk kepedulian kepada sesama, tetapi juga mendorong seseorang untuk memiliki jiwa sosial.
“Menurut saya, banyak hal positif yang bisa diambil dari donor darah. Pertama, donor darah baik untuk kesehatan. Kedua, ada nilai ibadah karena kita bisa berbagi dengan sesama. Ketiga, kegiatan ini mendidik kita untuk memiliki jiwa sosial,” kata Dedy.
Ia mengaku telah mendapatkan dua pin sebagai tanda keikutsertaannya dalam kegiatan donor darah.
Dedy juga berharap kegiatan tersebut terus dilakukan secara berkala karena darah yang disumbangkan dapat membantu menyelamatkan nyawa.
“Apalagi yang kita sumbangkan bukan uang atau harta, melainkan darah yang sangat dibutuhkan untuk membantu pertolongan medis menyelamatkan nyawa seseorang,” ujarnya.
Selain itu, sambungnya kegiatan donor darah merupakan bentuk sumbangsih yang luar biasa kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Jefri Hadi |
| Editor | : Alfiana Putri |
