October 22, 2026

Khofifah ke Ngawi Kunjungi Warga Terdampak Bencana Kekeringan

0


News
Khofifah ke Ngawi Kunjungi Warga Terdampak Bencana Kekeringan

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat mengunjugi warga terdampak kekeringan di Ngawi. (Foto: Ari/suaraindonesia.co.id)

BERITA PLUS, NGAWI – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengujungi warga korban terdampak bencana kekeringan di Dusun Gagan, Desa Kenongorejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Rabu (21/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Khofifah didampingi Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi meski sedang terdampak bencana kekeringan.

Bersamaan dengan itu, Khofifah juga menyalurkan bantuan sosial berupa air bersih, sembako, serta uang tali asih yang diserahkan langsung kepada warga setempat.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, ini harus terpenuhi. Pemprov Jatim dan Pemda Kabupaten Ngawi berupaya bagi masyarakat yang terdampak bencana kekeringan mendapatkan layanan distribusi air bersih,” kata Khofifah dihadapan wartawan.

“Tidak hanya bantuan yang perlu disalurkan, tetapi mitigasi juga harus disiapkan secara komprehensif mengingat kemarau kali ini kemungkinan akan berlangsung lebih lama,” tambahnya.

Khofifah mengatakan upaya mitigasi perlu diperkuat, sebab menurut BMKG hujan diperkirakan baru meningkat pada Desember 2026. Pun Pemprov Jatim telah melakukan berbagai langkah diantaranya melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan pelaksanaan menyesuaikan kondisi armosfer dan ketersediaan awan yang mendukung.

Sementara itu, Supriani warga setempat mengaku senang mendapatkan bantuan dari Gubernur Jatim Khofifah. Kata dia, di Dusun Gagan terdapat 196 kepala keluarga yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

“Kurang lebih hampir satu bulan ini sumur-kami sudah mulai mengering, kami sudah kesulitan mendapatkan air bersih. Kami berharap pemerintah lebih memperhatikan kami warga pelosok yang mengalami bencana kekeringan,” ujarnya.

“Dan alhamdulillah Bu Gubernur mengunjungi kami, sehingga mengerti apa yang kami butuhkan. Dan terima kasih bantuannya, semoga bencana kekeringan ini segera usai,” ucap Supriani penuh harap.

Informasi yang berhasil dihimpun Suara Indonesia, bantuan Pemprov Jatim untuk penanganan kekeringan di Kabupaten Ngawi mencakup dukungan distribusi air bersih senilai Rp307 juta dengan jumlah 25 tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter, 420 jeriken berkapasitas 15 liter dan 200 terpal. (*) 

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Ari Hermawan
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *