Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami MBKG di Cilacap: Upaya Mitigasi Bencana
Kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami 2026 di Aula Diklat Praja, Cilacap. (Foto: dok. Istimewa)
BERITA PLUS, CILACAP – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali menghadirkan Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami 2026, untuk warga pesisir di Cilacap, Jawa Tengah.
Kegiatan di Aula Diklat Praja, Jalan Jenderal Sudirman, Cilacap, Rabu (21/10/2026) ini, digelar BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara, berkolaborasi dengan Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti.
Melalui sekolah lapang tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat serta menumbuhkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman gempa bumi dan tsunami.
Novita menilai pentingnya sekolah lapang tersebut, mengingat Cilacap merupakan daerah yang rawan gempa dan tsunami.
“Kegiatan seperti ini kalau bisa diperbanyak karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Cilacap, khususnya di wilayah pesisir, ” katanya.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Hery Susanto Wibowo menambahkan, kegiatan tersebut sebagai sarana edukasi bagi masyarakat pesisir berkaitan dengan potensi gempa bumi dan tsunami di Cilacap.
“Melalui edukasi dan pelatihan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat serta kemampuan merespons ancaman gempa bumi dan tsunami,” kata Hery.
Kegiatan tersebut disambut baik dan diapresiasi oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap. Kepala Pelaksana BPBD Cilacap Taryo menilai sekolah lapang tersebut sangatlah membantu sebagai upaya mitigasi bencana kepada masyarakat.
“Atas nama pemerintah daerah, kami tentu sangat berterimakasih kepada pemerintah pusat, BMKG dan disupport juga oleh beliau Ibu Novita Wijayanti selaku anggota DPR RI Komisi V, yang telah mengadakan berbagai kegiatan salah satunya sekolah lapang cuaca,” kata Taryo. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Satria Galih Saputra |
| Editor | : Alfiana Putri |
