October 17, 2026

Pemugaran Alun-Alun Jember Berdampak Negatif ke PKL, Omzet Menurun Drastis

0



Magang
– 14 July 2024 | 06:07 – Dibaca 957 kali

News
Pemugaran Alun-Alun Jember Berdampak Negatif ke PKL, Omzet Menurun Drastis

Salah seorang PKL ketika menunggu pembeli datang di kawasan Alun-Alun Jember, Jawa Timur. (Foto: Rozi untuk Suara Indonesia)

BERITA PLUS, JEMBER – Pemkab Jember, Jawa Timur, memugar alun-alun kota. Dalam proses pengerjaannya, seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di dalam alun-alun, diungsikan keluar. Pelaksana proyek juga memasang pagar pembatas.

Pemugaran ini berdampak negatif pada para PKL. Omzet mereka menurun lantaran pengunjung berkurang. Hal ini diakui oleh Umi, salah satu penjual kopi keliling di Alun-Alun Jember, Kamis (11/7/2024) malam lalu.

Dia menjelaskan, sebelum adanya pemugaran, biasanya banyak anak muda yang berkunjung untuk menikmati kopi dan suasana alun-alun kota. Namun kini, kondisinya berbeda jauh. Dagangannya sepi pembeli.

Informasi yang diterima Umi, renovasi alun-alun tersebut akan memakan waktu lima bulan sejak dimulai. Artinya, dia harus menerima omzetnya menurun hingga lima bulan ke depan. “Jangankan lima bulan, satu bulan saja ini saya sudah kebingungan,” ujarnya.

Pedagang yang lain, Vian, juga memberikan tanggapan serupa. Pendapatannya dari berjualan menurun drastis. Sebelum adanya pemugaran, omzet sehari bisa mencapai Rp 100 ribu – Rp 150 ribu. Pendapatan itu semakin tinggi jika di akhir pekan. Sabtu dan Minggu pendapatannya tembus Rp 200 ribu – Rp 250 ribu.

“Sekarang kalau ramai hanya meraup Rp 80 ribu – Rp 90 ribu dalam sehari. Sedangkan kalau sepi, tidak sampai Rp 50 ribu. Itu pun semuanya masih pendapatan kotor,” ungkapnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Magang
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *