October 16, 2026

Hadapi Tuntutan Kompetensi, DPRD Gresik Dorong Tingkatkan Sertifikasi Tenaga Kerja Lokal

0


News
Hadapi Tuntutan Kompetensi, DPRD Gresik Dorong Tingkatkan Sertifikasi Tenaga Kerja Lokal

Anggota Komisi I DPRD Gresik Husnul Fiqhan dalam acara Serap Aspirasi Masyarakat atau Reses di Desa Masangan, Kecamatan Bungah. (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, GRESIK – Pertumbuhan pesat basis industri di Kabupaten Gresik menuntut setiap tenaga kerja tidak terkecuali pekerja lokal memiliki bukti kompetensi secara formal yang diakui melalui pelatihan sertifikasi. Sehingga mereka harus mempersiapkan diri dan menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan industri.

Mengenai hal itu, kalangan legislatif dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik mendorong agar pemerintah daerah melalui dinas tenaga kerja (Disnaker) lebih menggalakkan pelatihan vokasi sebagai syarat memperoleh sertifikasi bagi warga lokal calon tenaga kerja di perusahaan.

“Saya mendapat usulan dari masyarakat bahwa sampai saat ini mereka masih kesulitan masuk di perusahaan karena terganjal sertifikasi. Maka dari itu kami mendorong Pemkab Gresik agar lebih menggalakkan pelatihan vokasi untuk mendapatkan sertifikasi. Agar warga lokal calon tenaga kerja bisa menyesuaikan kompetensi dengan kebutuhan perusahaan,” kata Anggota Komisi I DPRD Gresik Husnul Fiqhan dalam acara Serap Aspirasi Masyarakat atau Reses, Minggu (8/3/2026).

Menurut Fiqhan, pelatihan vokasi sebagai syarat memperoleh sertifikasi untuk persiapan masuk dunia kerja dapat ditingkatkan salah satunya dengan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak termasuk perusahaan. Sehingga target pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Gresik nomor 7 tahun 2022 tentang kewajiban perusahaan merekrut 60 persen tenaga kerja lokal dapat tercapai.

“Jadi seluruh komponen harus dipersiapkan, agar pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Gresik nomor 7 tahun 2022 tentang kewajiban perusahaan merekrut 60 persen tenaga kerja lokal dapat tercapai. Salah satunya dengan menggalakkan sertifikasi dan menjalin kemitraan dengan banyak pihak,” tegasnya.

Politisi Partai Golkar itu juga meminta agar pemerintah daerah melalui dinas tenaga kerja (Disnaker) lebih transparan dalam informasi lowongan tenaga kerja. Sekaligus mengupayakan agar peluang kerja di perusahaan dapat terbuka seluas-luasnya.

“Kami meminta pemerintah daerah dalam hal ini Disnaker Gresik agar membuka seluas-luasnya informasi lowongan kerja, serta intens berkomunikasi dengan perusahaan-perusahaan agar peluang kerja semakin banyak,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Rifki Ahmad
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *