October 17, 2026

DLH Kabupaten Malang Sayangkan Penggunaan Plastik di Program MBG

0


News
DLH Kabupaten Malang Sayangkan Penggunaan Plastik di Program MBG

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Ahmad Zulfikar Nurrahman. (Foto: Istimewa)

BERITA PLUS, MALANG – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, memberikan perhatian khusus terhadap aspek lingkungan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pihaknya menyayangkan jika distribusi makanan bergizi tersebut masih menggunakan kemasan plastik sekali pakai yang berpotensi menumpuk menjadi sampah baru.

Penggunaan plastik untuk bungkus makanan dinilai kontradiktif dengan semangat pelestarian lingkungan, mengingat volume sampah di Kabupaten Malang yang terus dipantau ketat.

Pria yang akrab disapa Avi ini mengakui adanya kendala operasional. Kemasan ramah lingkungan seperti eco bagasse box (terbuat dari serat tebu) atau paper box kategori food grade memiliki harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan plastik.

Dengan anggaran per porsi yang terbatas, penggunaan kemasan premium tersebut sulit dijangkau oleh penyedia.

Meski terpaksa menggunakan plastik, Avi menekankan pentingnya keamanan bagi penerima MBG.

“Jika memang opsinya jatuh pada plastik karena keterbatasan anggaran, setidaknya kami berharap plastik yang digunakan tetap standar food grade agar aman bersentuhan dengan makanan panas,” ungkapnya, Rabu (11/3/2026).

Program MBG yang sejatinya dirancang menggunakan wadah ompreng besi (reusable) untuk dikonsumsi di tempat, harus mengalami penyesuaian teknis selama bulan Ramadan. Karena sistem berubah menjadi bawa pulang (take-away), penggunaan wadah permanen menjadi sulit dilakukan karena risiko kehilangan dan kendala logistik pengembalian.

Avi menegaskan bahwa keputusan akhir ada pada masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Kami menyayangkan penggunaan plastik dari sisi lingkungan, tapi kami mengembalikan lagi ke kemampuan masing-masing SPPG. Kami paham ada hitung-hitungan biaya yang ketat di sana,” tutupnya.

DLH Kabupaten Malang berharap para penyedia jasa secara bertahap dapat mencari solusi kreatif atau bekerja sama dengan vendor kemasan hijau agar tujuan “Sehat Orangnya” juga dibarengi dengan “Sehat Lingkungannya.” (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Aditya Mahatva Yodha
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *