October 17, 2026

Pemkab Jember Gandeng Gus dan Lora Jadi Penyambung Lidah ke Santri dan Masyarakat Desa

0


News
Pemkab Jember Gandeng Gus dan Lora Jadi Penyambung Lidah ke Santri dan Masyarakat Desa

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat membersamai gus, lora dan kiai se-Jember dalam agenda sahur bersama, Minggu dini hari (15/3/2026). (Foto: Fathur Rozi/Suara Indonesia)

BERITA PLUS, JEMBER – Dalam upaya mempercepat pembangunan Kabupaten Jember, Bupati Muhammad Fawait menggandeng gus dan lora se-Jember sebagai sarana penyambung lidah antara pemerintah daerah dengan masyarakat, khususnya di lapisan bawah.

Hal itu ditujukan agar gus dan lora selaku tokoh agama dapat menyosialisasikan program-program strategis Pemkab Jember.

Bupati Jember, Muhammad Fawait menyampaikan, dalam upaya itu, dibentuklah forum pondok pesantren se-Jember yang dikepalai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Jember, agar komunikasi antara pemerintah dan tokoh agama dapat lebih intens.

“Dari sinilah kami ingin mewujudkan target-target pemkab, seperti pencegahan pernikahan dini, dimulai dari sosialisasi pentingnya kesiapan santri sebelum lulus untuk berumah tangga,” kata Gus Fawait, sapaan dia, seusai kegiatan silaturahmi dan sahur bersama tokoh pondok pesantren, Minggu dini hari (15/3/2026).

Ia berharap, dari adanya strategi diatas, gus dan lora yang tentunya tokoh pondok pesantren dapat pula mengurai kemiskinan yang mayoritas berada di wilayah perdesaan.

“Tidak sedikit pondok pesantren yang ada di wilayah perdesaan. Kami ingin menggandeng pondok agar ikut serta untuk mengurai itu,” kata Gus Fawait.

Ia melihat pondok pesantren sebagai salah satu sarana pendidikan yang dapat menarik orang luar daerah untuk mengenyam pendidikan di Kabupaten Jember. Sehingga perlu didorong agar anak-anak luar daerah mondok di Jember.

Gus Fawait menambahkan, apabila jumlah santri luar daerah semakin banyak, maka penerima makan bergizi gratis (MBG) juga meningkat. “Hal itu akan membuat jatah anggaran dari APBN akan semakin hanyak berputar di Kabupaten Jember,” imbuhnya.

Menurutnya, tujuan Pemkab Jember menggandeng pondok-pondok tidak lain ialah agar mereka senantiasa ikut serta dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Jember. 

“Berikut pula dengan pencegahan atas masalah-masalah yang diakibatkan dari kemiskinan, seperti stunting, angka kematian ibu dan anak,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Fathur Rozi
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *