October 17, 2026

Dermaga Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Overload, BHS Minta Pemerintah Tambah Fasilitas Sandar

0


News
Dermaga Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Overload, BHS Minta Pemerintah Tambah Fasilitas Sandar

Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyapa sopir di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Senin (16/3/2026). (Foto: Istimewa).

BERITA PLUS, BANYUWANGI – Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) menilai kondisi dermaga di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk sudah melebihi kapasitas operasional alias overload.

Saat ini, di lintasan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk tersedia tujuh pasang dermaga. Namun jumlah itu dinilai belum sebanding dengan banyaknya kapal yang harus dilayani setiap hari.

Ia menyebut satu dermaga bahkan bisa diisi hingga empat kapal secara bersilangan. Sementara sekitar 40 hingga 50 persen kapal belum mendapat kesempatan beroperasi.

“Sudah overload, masih ada kapal tersisa lebih dari 50 persen belum mendapatkan dermaga,” kata Bambang saat meninjau Pelabuhan Ketapang, Senin (16/3/2026).

Dijelaskan Bambang, jumlah kapal sebenarnya sudah mencukupi. Bahkan lebih dari 20 kapal terpaksa berhenti beroperasi karena minimnya dermaga.

Karena itu, Bambang menegaskan solusi bukan penambahan armada, melainkan percepatan pembangunan dua hingga tiga pasang dermaga baru.

Jika dua pasang dermaga ditambah, delapan kapal dapat beroperasi bersamaan. Kapasitas angkut disebutnya bisa meningkat hingga 40 persen.

“Penambahan dua dermaga saja sudah setara menaikkan kapasitas 40 persen. Ini besar dan bisa mencegah penumpukan,” ujar Politisi Partai Gerindra ini.

Persoalan serupa juga terjadi di lintasan Pelabuhan Merak-Pelabuhan Bakauheni yang belum memaksimalkan kapasitas kapal tersedia.

Bambang mendorong pemerintah mempercepat pembangunan dermaga melalui skema penyertaan modal negara (PMN) kepada PT ASDP Indonesia Ferry atau pendanaan langsung dari APBN.

“Kita desak pemerintah agar segera membangun dermaga supaya penumpukan tidak terus berulang setiap musim liburan,” tegasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *