{"id":10274,"date":"2026-04-06T12:55:23","date_gmt":"2026-04-06T12:55:23","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/04\/06\/sayuti-penyandang-tuna-netra-di-tegal-ahli-reparasi-barang-elektronik-kebal-aliran-listrik\/"},"modified":"2026-04-06T12:55:23","modified_gmt":"2026-04-06T12:55:23","slug":"sayuti-penyandang-tuna-netra-di-tegal-ahli-reparasi-barang-elektronik-kebal-aliran-listrik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/04\/06\/sayuti-penyandang-tuna-netra-di-tegal-ahli-reparasi-barang-elektronik-kebal-aliran-listrik\/","title":{"rendered":"Sayuti Penyandang Tuna Netra di Tegal: Ahli Reparasi Barang Elektronik, Kebal Aliran Listrik"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Features<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/04\/06\/1fdd68cbf961.jpg\" alt=\"Sayuti Penyandang Tuna Netra di Tegal: Ahli Reparasi Barang Elektronik, Kebal Aliran Listrik\"\/>\n            <\/div>\n<p>Muhammad Sayuti sedang mereparasi magicom. (Foto: Istimewa)<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, TEGAL<\/b> &#8211; Di sebuah sudut desa di Desa Jatilaba, hidup seorang pria bernama Muhammad Sayuti. Usianya 42 tahun. Dunia yang ia lihat sejak kecil tak lagi terang, kedua matanya kehilangan fungsi sejak ia berusia tiga tahun, setelah demam tinggi merenggut penglihatannya.<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Namun, gelap tak pernah benar-benar menguasai hidupnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Bagi Sayuti, takdir bukan alasan untuk berhenti melangkah. Di tengah keterbatasan, ia justru menemukan cara untuk tetap berdiri, bahkan menghidupi keluarganya. Dengan tangan yang peka dan keyakinan yang kuat, ia menekuni profesi yang tak biasa: memperbaiki barang elektronik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Perjalanan itu tidak dimulai dari pendidikan atau pelatihan khusus. Sayuti bahkan tak pernah merasakan bangku sekolah. Ia sempat diliputi kebingungan, bagaimana caranya mencari nafkah tanpa keahlian?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Jawabannya datang dari keberanian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Suatu hari, ia nekat membongkar kipas angin milik saudaranya yang sudah lama rusak. Tanpa panduan, tanpa alat lengkap, hanya bermodal rasa ingin tahu. Beberapa kali sengatan listrik menyapa tangannya. Tapi ia tak mundur. Hingga akhirnya, kipas yang mati itu kembali berputar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Dari situlah semuanya berubah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Satu kipas angin menjadi awal. Sayuti mulai dipercaya memperbaiki barang-barang lain milik tetangga: mesin cuci, kulkas, dispenser, hingga setrika. Satu per satu berhasil ia tangani. Kepercayaan diri pun tumbuh, seiring kepercayaan orang-orang di sekitarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Kini, ia menjalani hari-harinya sebagai tukang reparasi keliling. Bersama sang istri, ia menyusuri kampung demi kampung dengan sepeda motor. Jika tak ada panggilan, ia yang mendatangi pelanggan, menawarkan jasanya dari rumah ke rumah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">\u201cAlhamdulillah, hampir setiap hari ada saja yang bisa saya kerjakan,\u201d tuturnya pelan, Senin (6\/4\/2026).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Penghasilannya memang tak menentu. Untuk satu barang, ia hanya mematok ongkos jasa sekitar Rp20 hingga Rp30 ribu, belum termasuk biaya suku cadang. Kadang ramai, kadang sepi. Tapi baginya, itu bukan persoalan utama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Yang penting, ia tetap bisa bekerja. Tetap bisa bersyukur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Ada satu hal yang membuat kisah Sayuti semakin tak biasa. Saat memperbaiki perangkat elektronik, ia tak menggunakan alat tespen seperti kebanyakan teknisi. Ia mengandalkan sentuhan langsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Tangannya menjadi \u201calat ukur\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">\u201cKalau nyetrum, berarti itu kabel positif. Kalau tidak, berarti negatif,\u201d ujarnya ringan, seolah sengatan listrik adalah hal yang lumrah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Bagi sebagian orang, itu mungkin terdengar mustahil. Tapi bagi Sayuti, itulah cara ia berdialog dengan dunia yang tak bisa ia lihat. Melalui rasa, melalui keberanian, dan melalui ketekunan yang tak pernah padam. (*)<\/span><\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Wiwit Kuncoro<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/features\/69d397f92b311\/Sayuti-Penyandang-Tuna-Netra-di-Tegal-Ahli-Reparasi-Barang-Elektronik-Kebal-Aliran-Listrik\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Features Muhammad Sayuti sedang mereparasi magicom. (Foto: Istimewa) BERITA PLUS, TEGAL &#8211; Di sebuah sudut&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10275,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-10274","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1fdd68cbf961.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1fdd68cbf961-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1fdd68cbf961-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1fdd68cbf961.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1fdd68cbf961.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1fdd68cbf961.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1fdd68cbf961.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1fdd68cbf961.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1fdd68cbf961.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1fdd68cbf961.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1fdd68cbf961-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1fdd68cbf961-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10274","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10274"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10274\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10275"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10274"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10274"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10274"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}