{"id":10663,"date":"2026-04-10T05:10:37","date_gmt":"2026-04-10T05:10:37","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/04\/10\/dorong-pemerataan-wabup-probolinggo-tekankan-ekosistem-ekonomi-desa-jadi-kunci-kesejahteraan\/"},"modified":"2026-04-10T05:10:37","modified_gmt":"2026-04-10T05:10:37","slug":"dorong-pemerataan-wabup-probolinggo-tekankan-ekosistem-ekonomi-desa-jadi-kunci-kesejahteraan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/04\/10\/dorong-pemerataan-wabup-probolinggo-tekankan-ekosistem-ekonomi-desa-jadi-kunci-kesejahteraan\/","title":{"rendered":"Dorong Pemerataan, Wabup Probolinggo Tekankan Ekosistem Ekonomi Desa Jadi Kunci Kesejahteraan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"flex-wr-s-s p-b-10\">\n              <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"><br \/>\n                <a href=\"#\" class=\"f1-s-4 cl8 hov-cl10 trans-03\">Saifullah <\/a><br \/>\n                <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>10 April 2026 | 11:04<\/span> <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>Dibaca 0 kali<\/span><br \/>\n              <\/span><br \/>\n              <!-- <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"> 4281 Views <\/span> \n              <a href=\"#\" class=\"f1-s-3 cl8 hov-cl10 trans-03 m-r-15\"> 0 Comment <\/a>  -->\n            <\/div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/04\/10\/8f4a80f1039c.jpg\" alt=\"Dorong Pemerataan, Wabup Probolinggo Tekankan Ekosistem Ekonomi Desa Jadi Kunci Kesejahteraan\"\/>\n            <\/div>\n<p>Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi AHZ. (Foto: Kominfo Pemkab Probolinggo)<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, PROBOLINGGO <\/b>\u2013 Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi AHZ, menegaskan pentingnya membangun ekosistem perekonomian desa sebagai strategi utama dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri sosialisasi program pemberdayaan ekonomi desa di Ruang Pertemuan Tengger, Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (9\/4\/2026).<\/p>\n<p>Pria yang akrab disapa Ra Fahmi ini menilai, selama ini pembangunan ekonomi masih cenderung terpusat di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan serius dalam menciptakan pemerataan ekonomi.<\/p>\n<p>\u201cPembangunan ekonomi selama ini masih terpusat di kota besar. Karena itu, menarik program dan pendanaan ke desa merupakan langkah strategis yang harus dilakukan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menekankan bahwa kemajuan daerah harus dimulai dari desa sebagai fondasi utama pembangunan. Menurutnya, ketika desa mampu berkembang secara mandiri, maka dampaknya akan berantai hingga ke tingkat kabupaten bahkan nasional.<\/p>\n<p>\u201cPembangunan ekonomi sejatinya harus berangkat dari bawah. Ketika desa maju, maka kabupaten akan ikut maju dan berkontribusi pada kemajuan nasional,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, Ra Fahmi mengakui pengembangan ekonomi desa masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Namun ia optimistis, melalui kolaborasi lintas sektor dan pendampingan berkelanjutan, hambatan tersebut dapat diatasi.<\/p>\n<p>\u201cKeterbatasan SDM memang menjadi tantangan, tetapi dengan pelatihan dan pendampingan di puluhan desa, ini bisa menjadi awal penguatan ekonomi desa,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ia menyoroti peran strategis sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terbukti tangguh dalam menghadapi krisis, termasuk saat pandemi Covid-19.<\/p>\n<p>\u201cUMKM terbukti mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah situasi sulit. Karena itu, sektor ini harus terus diperkuat agar semakin berdaya saing,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Ra Fahmi juga berharap berbagai program pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat desa, sehingga mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang terintegrasi dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cKami tidak ingin program ini sia-sia. Harus dijalankan dengan baik agar mampu membangun ekosistem ekonomi desa yang kuat,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Selain itu, ia menekankan pentingnya regenerasi di sektor pertanian. Menurutnya, kepastian pasar dan pengelolaan yang profesional akan menjadi daya tarik bagi generasi muda untuk terjun ke sektor tersebut.<\/p>\n<p>\u201cJika hasil pertanian memiliki kepastian pasar, generasi muda tidak akan ragu terjun ke sektor ini. Ini penting untuk keberlanjutan ekonomi desa,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sebagai putra dari KH Abdul Haq Zaini, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, Ra Fahmi turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam membangun desa.<\/p>\n<p>\u201cMelalui sinergi dan kolaborasi, saya optimistis kesejahteraan masyarakat desa bisa segera terwujud. Mari jadikan ini langkah nyata menuju desa mandiri dan kuat,\u201d pungkasnya. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Saifullah <\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/69d87350476a8\/Dorong-Pemerataan-Wabup-Probolinggo-Tekankan-Ekosistem-Ekonomi-Desa-Jadi-Kunci-Kesejahteraan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saifullah &#8211; 10 April 2026 | 11:04 &#8211; Dibaca 0 kali News Wakil Bupati Probolinggo,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10664,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-10663","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/8f4a80f1039c.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/8f4a80f1039c-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/8f4a80f1039c-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/8f4a80f1039c.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/8f4a80f1039c.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/8f4a80f1039c.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/8f4a80f1039c.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/8f4a80f1039c.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/8f4a80f1039c.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/8f4a80f1039c.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/8f4a80f1039c-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/8f4a80f1039c-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10663","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10663"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10663\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10664"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10663"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10663"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10663"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}