{"id":11015,"date":"2026-04-16T00:34:19","date_gmt":"2026-04-16T00:34:19","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/04\/16\/penimbun-solar-subsidi-puluhan-ribu-liter-di-gresik-utara-terancam-denda-rp-60-miliar\/"},"modified":"2026-04-16T00:34:19","modified_gmt":"2026-04-16T00:34:19","slug":"penimbun-solar-subsidi-puluhan-ribu-liter-di-gresik-utara-terancam-denda-rp-60-miliar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/04\/16\/penimbun-solar-subsidi-puluhan-ribu-liter-di-gresik-utara-terancam-denda-rp-60-miliar\/","title":{"rendered":"Penimbun Solar Subsidi Puluhan Ribu Liter di Gresik Utara Terancam Denda Rp 60 Miliar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/04\/15\/5acaf6ba991a.jpg\" alt=\"Penimbun Solar Subsidi Puluhan Ribu Liter di Gresik Utara Terancam Denda Rp 60 Miliar\"\/>\n            <\/div>\n<p>Satreskrim Polres Gresik berhasil membongkar kasus penimbunan BBM solar bersubsidi puluhan ribu liter di Ujungpangkah. (Foto: Istimewa)<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, GRESIK<\/b> &#8211; Pelaku penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar yang di Desa Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik terancam hukuman 6 tahun penjara serta denda maksimal Rp 60 Miliar. Pelaku diketahui berinisial ZA (46) warga Margorejo, Kecamatan Woncolo, Kota Surabaya.<\/p>\n<p>Polisi mengamankan pelaku di sebuah rumah kos di wilayah Kecamatan Ujungpangkah setelah mendapati adanya penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar berjumlah kurang lebih 9.000 liter yang ditampung menggunakan 10 tangki air dengan kapasitas 1.000 liter per tangki dan disimpan di salah satu rumah yang dijadikan gudang.<\/p>\n<p>Saat penggerebekan di lokasi, petugas awalnya menemukan seorang penjaga gudang berinisial AD (34) warga Sokomedalem, Kecamatan Senori, Tuban. Namun ketika ditanya, AD mengaku tidak tahu menahu terkait asal usul BBM subsidi jenis solar tersebut karena hanya disuruh oleh ZA selaku pemilik gudang.<\/p>\n<p>&#8220;Satreskrim Polres Gresik selanjutnya melakukan pencarian terhadap yang bersangkutan. Setelah dilakukan upaya pencarian, anggota Satreskrim Polres Gresik berhasil menemukan ZA di sebuah rumah kos yang berada di wilayah Kecamatan Ujungpangkah,&#8221; kata Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, Rabu (15\/4\/2026).<\/p>\n<p>Selanjutnya, ZA diamankan dan dibawa ke Kantor Kepolisian Resor Gresik untuk dilakukan proses lebih lanjut. Saksi yang turut dimintai adalah AD dan FH selaku pemilik rumah.<\/p>\n<p>&#8220;Pengakuan RW setempat, pelaku tidak izin tinggal di lingkungan tersebut melakukan penimbunan BBM Subsidi,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Adapun barang bukti yang diamankan, antaralain 10 buah tangki air dengan kapasitas 1.000 liter yang berisi kurang lebih 9.000 liter bahan bakar minyak jenis solar. Dua unit mesin diesel merek Tiger dan Tesla. Tiga unit mesin pompa air, tiga puluh meter selang plastik.<\/p>\n<p>Selanjutnya tersangka dijerat dengan Pasal 40 angka 9 UU RI nomor 6 tahun 2023 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-undang yang mengubah pasal 55 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.<\/p>\n<p>&#8220;Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun, dan denda paling banyak Rp 60 miliar. Menyikapi terkait situasi geopolitik yang sedang memanas, atas perintah Bapak Kapolri melalui Bapak Kapolda dan Dirkrimsus Polda Jatim, kita harus menjaga kestabilan bahan bakar subsidi di wilayah masing-masing. Maka dari itu kami akan berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi,&#8221; tutupnya. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Rifki Ahmad<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/69e002ab1d3a1\/Penimbun-Solar-Subsidi-Puluhan-Ribu-Liter-di-Gresik-Utara-Terancam-Denda-Rp-60-Miliar\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Satreskrim Polres Gresik berhasil membongkar kasus penimbunan BBM solar bersubsidi puluhan ribu liter di&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11016,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-11015","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/5acaf6ba991a.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/5acaf6ba991a-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/5acaf6ba991a-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/5acaf6ba991a.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/5acaf6ba991a.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/5acaf6ba991a.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/5acaf6ba991a.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/5acaf6ba991a.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/5acaf6ba991a.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/5acaf6ba991a.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/5acaf6ba991a-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/5acaf6ba991a-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11015","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11015"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11015\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11016"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11015"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11015"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11015"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}