{"id":11182,"date":"2026-04-19T13:36:55","date_gmt":"2026-04-19T13:36:55","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/04\/19\/merangkai-emosi-di-balik-kamera-kisah-pembuatan-video-klip-palsu-aris-idol\/"},"modified":"2026-04-19T13:36:55","modified_gmt":"2026-04-19T13:36:55","slug":"merangkai-emosi-di-balik-kamera-kisah-pembuatan-video-klip-palsu-aris-idol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/04\/19\/merangkai-emosi-di-balik-kamera-kisah-pembuatan-video-klip-palsu-aris-idol\/","title":{"rendered":"Merangkai Emosi di Balik Kamera: Kisah Pembuatan Video Klip \u201cPalsu\u201d Aris Idol"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"flex-wr-s-s p-b-10\">\n              <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"><br \/>\n                <a href=\"#\" class=\"f1-s-4 cl8 hov-cl10 trans-03\">Jefri Hadi <\/a><br \/>\n                <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>19 April 2026 | 19:04<\/span> <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>Dibaca 15 kali<\/span><br \/>\n              <\/span><br \/>\n              <!-- <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"> 4281 Views <\/span> \n              <a href=\"#\" class=\"f1-s-3 cl8 hov-cl10 trans-03 m-r-15\"> 0 Comment <\/a>  -->\n            <\/div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Hiburan<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/04\/19\/833cad5e9f3b.jpg\" alt=\"Merangkai Emosi di Balik Kamera: Kisah Pembuatan Video Klip \u201cPalsu\u201d Aris Idol\"\/>\n            <\/div>\n<p>Pengambilan gambar video klip single baru berjudul &#8220;Palsu&#8221; oleh vokalis Aris Idol di kawasan cafe Surabaya Barat. (Foto: Yulian\/Suaraindonesia.co.id)<\/p>\n<p><strong style=\"font-size: 1rem;\">BERITA PLUS, SURABAYA<\/strong><span style=\"font-size: 1rem;\">\u00a0&#8211; Suasana kafe bernuansa taman hijau dengan danau kecil di sudut Surabaya barat itu tampak tenang. Namun di balik ketenangan visualnya, puluhan kru bergerak cepat, mengatur sudut kamera, mengejar cahaya, dan merangkai emosi, Minggu (19\/\/4\/2026).<\/span><\/p>\n<p>Di sanalah, cerita di balik layar video klip single terbaru \u201cPalsu\u201d milik Aris Idol mulai terbangun bukan sekadar produksi musik, tetapi perjalanan rasa yang dihidupkan ulang melalui visual.<\/p>\n<p>Bagi Aris, \u201cPalsu\u201d bukan lagu biasa. Ia menyebutnya sebagai karya yang menemukan titik temu antara kekuatan lirik dan aransemen, dua elemen yang jarang benar-benar seimbang dalam sebuah lagu.<\/p>\n<p>\u201cLiriknya bagus, aransemennya juga bagus. Tidak semua lagu punya keduanya. Ada yang liriknya kuat tapi aransemennya kurang, atau sebaliknya. Nah, di lagu ini keduanya menyatu,\u201d ujar Aris Idol di sela pengambilan gambar.<\/p>\n<p>Keyakinan itu bukan tanpa alasan. Dari empat lagu yang ia garap bersama produser Irvan Dian, \u201cPalsu\u201d justru menjadi yang paling ia jagokan untuk menembus pasar.<\/p>\n<p>\u201cDari beberapa lagu, saya lebih menjagokan yang ini. Bismillah, semoga bisa jadi hit single,\u201d kata Aris.<\/p>\n<p>Namun, kekuatan lagu saja tak cukup. Di lokasi syuting, Aris terlihat beberapa kali berdiskusi dengan tim kreatif, memastikan setiap adegan tetap setia pada pesan lagu.<\/p>\n<p>Ia memilih konsep visual yang sederhana tidak berlebihan, tetapi cukup kuat untuk memperkuat emosi.<\/p>\n<p>\u201cKonsepnya tidak berlebihan, tapi tetap fokus ke isi lagu supaya bisa lebih dihayati. Jangan sampai lagunya sudah bagus, tapi visualnya tidak maksimal,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Di balik keputusan artistik itu, Irvan Dian sebagai produser dan komposer memegang kendali besar dalam membentuk arah produksi.<\/p>\n<p>Baginya, \u201cPalsu\u201d adalah cerita universal tentang pengkhianatan, tema yang sederhana, tetapi selalu dekat dengan kehidupan banyak orang.<\/p>\n<p>\u201cTema lagu ini sederhana, tentang kekecewaan karena pengkhianatan dalam hubungan. Ini tema umum, tapi selalu relevan,\u201d kata Irvan Dian.<\/p>\n<p>Irvan mengaku sejak awal sudah membayangkan sosok Aris sebagai penyanyi lagu ini. Proses kreatifnya pun mengikuti karakter vokal Aris, sehingga emosi yang dibangun terasa lebih autentik.<\/p>\n<p>\u201cSaya selalu membayangkan siapa yang akan menyanyikan lagu ini. Saat membayangkan Mas Aris, saya menyesuaikan warna vokalnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Produksi video klip sendiri dilakukan secara bertahap. Selain di lokasi kafe, sebagian adegan juga diambil di studio milik Irvan Hits Production (IHP) untuk memperkuat narasi visual.<\/p>\n<p>\u201cSebagian pengambilan sudah dilakukan di studio kami. Lokasi ini jadi pelengkap untuk memperkuat alur cerita,\u201d kata Irvan.<\/p>\n<p>Sejalan intensitas produksi, hadir sosok baru yang mencuri perhatian: Yeristina Anggraini (19) mengakui, di pembuatan video clip single baru berjudul \u201cPalsu\u201d menjadi pengalaman pertamanya terlibat dalam video klip bersama musisi besar.<\/p>\n<p>\u201cIni perdana saya ikut video klip, apalagi dengan Kak Aris. Rasanya senang dan tidak menyangka,\u201d ujar Yeristina.<\/p>\n<p>Perempuan yang mulai menekuni dunia modeling sejak 2023 itu mengaku harus cepat beradaptasi, terutama dalam membangun chemistry dan emosi di depan kamera.<\/p>\n<p>\u201cSebelumnya pernah jadi model juga, tapi belum dengan artis ternama seperti ini. Jadi ini pengalaman baru yang sangat berkesan,\u201d katanya akrab dipanggil Yerri ini.<\/p>\n<p>Tak hanya mengandalkan pengalaman, Yeri membawa berbagai minat kreatifnya dari melukis hingga menari untuk memperkuat ekspresi di layar.<\/p>\n<p>\u201cSaya suka menggambar, melukis, menari, dan modeling. Semua itu saling mendukung untuk tampil lebih percaya diri,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Di balik layar, tantangan teknis menjadi cerita tersendiri. Tim kreatif Boyke Photowork harus bekerja cepat di tengah waktu produksi yang terbatas dan cuaca yang berubah-ubah.<\/p>\n<p>\u201cTingkat kesulitannya ada di proses yang serba mendadak. Mas Aris datang, lagu sudah jadi, lalu konsep langsung disusun di lokasi,\u201d kata perwakilan Boyke Photowork.<\/p>\n<p>Perubahan cahaya alami menjadi tantangan berikutnya. Mendung yang datang tiba-tiba kerap memaksa kru menyesuaikan ulang pengambilan gambar.<\/p>\n<p>\u201cKendala lain ada di pencahayaan, karena cuaca kadang mendung lalu terang lagi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, pengalaman Aris di dunia panggung menjadi keunggulan tersendiri dalam proses ini.<\/p>\n<p>\u201cMas Aris sangat kooperatif. Mungkin karena sudah berpengalaman, jadi mudah diajak bekerja sama,\u201d kata Boyke.<\/p>\n<p>Tantangan terbesar justru ada pada adegan emosional, bagaimana menggambarkan hubungan yang awalnya hangat, lalu berubah menjadi kekecewaan.<\/p>\n<p>\u201cYang cukup menantang adalah adegan emosional, dari yang awalnya mesra hingga berubah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain segala dinamika itu, Aris tetap menjaga sikap realistis. Ia optimistis, tetapi tidak ingin terjebak ekspektasi berlebihan.<\/p>\n<p>\u201cKita harus optimistis, tapi tidak boleh takabur. Tetap berdoa dan berusaha,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia bahkan membuka peluang \u201cPalsu\u201d menembus pasar luar negeri, khususnya Malaysia, berkat nuansa Melayu yang melekat dalam lagu tersebut.<\/p>\n<p>\u201cBisa saja ke Malaysia, tapi semua tergantung promosi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Bagi Aris, pada akhirnya, keberhasilan lagu tidak hanya ditentukan kualitas, tetapi juga strategi distribusi.<\/p>\n<p>\u201cLagu bagus harus didukung promosi yang kuat,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Rencana pun disiapkan, dari pendekatan digital hingga turun langsung ke masyarakat, seperti melantunkan lagu istilahnya &#8220;ngamen&#8221; ke hati menyanyikan lagu secara dekat dengan pendengar.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin lagu ini bisa dinikmati semua generasi,\u201d ujar Aris.<\/p>\n<p>Di penghujung produksi, harapan yang sama terucap dari seluruh tim, agar \u201cPalsu\u201d tidak sekadar menjadi karya, tetapi juga pengalaman emosional yang sampai ke hati pendengar.<\/p>\n<p>\u201cHarapannya lagu ini bisa benar-benar \u2018meledak\u2019, tidak seperti judulnya,\u201d kata Boyke.<\/p>\n<p>Di balik kamera, \u201cPalsu\u201d bukan hanya tentang kisah pengkhianatan. Ia adalah pertemuan antara keyakinan, kerja kolektif, dan keberanian untuk menerjemahkan luka menjadi karya. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Jefri Hadi <\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/hiburan\/69e4c46c5a5fb\/Merangkai-Emosi-di-Balik-Kamera-Kisah-Pembuatan-Video-Klip-Palsu-Aris-Idol\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jefri Hadi &#8211; 19 April 2026 | 19:04 &#8211; Dibaca 15 kali Hiburan Pengambilan gambar&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11183,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-11182","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/833cad5e9f3b.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/833cad5e9f3b-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/833cad5e9f3b-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/833cad5e9f3b.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/833cad5e9f3b.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/833cad5e9f3b.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/833cad5e9f3b.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/833cad5e9f3b.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/833cad5e9f3b.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/833cad5e9f3b.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/833cad5e9f3b-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/833cad5e9f3b-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11182","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11182"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11182\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11183"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11182"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11182"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11182"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}