{"id":11401,"date":"2026-04-23T16:31:32","date_gmt":"2026-04-23T16:31:32","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/04\/23\/ketika-tangan-kecil-menghidupkan-kembali-kain-bekas-peringati-hari-bumi-sedunia-di-hotel-mercure-surabaya\/"},"modified":"2026-04-23T16:31:32","modified_gmt":"2026-04-23T16:31:32","slug":"ketika-tangan-kecil-menghidupkan-kembali-kain-bekas-peringati-hari-bumi-sedunia-di-hotel-mercure-surabaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/04\/23\/ketika-tangan-kecil-menghidupkan-kembali-kain-bekas-peringati-hari-bumi-sedunia-di-hotel-mercure-surabaya\/","title":{"rendered":"Ketika Tangan Kecil Menghidupkan Kembali Kain Bekas Peringati Hari Bumi Sedunia di Hotel Mercure Surabaya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"flex-wr-s-s p-b-10\">\n              <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"><br \/>\n                <a href=\"#\" class=\"f1-s-4 cl8 hov-cl10 trans-03\">Jefri Hadi <\/a><br \/>\n                <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>23 April 2026 | 20:04<\/span> <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>Dibaca 16 kali<\/span><br \/>\n              <\/span><br \/>\n              <!-- <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"> 4281 Views <\/span> \n              <a href=\"#\" class=\"f1-s-3 cl8 hov-cl10 trans-03 m-r-15\"> 0 Comment <\/a>  -->\n            <\/div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Hiburan<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/04\/23\/02bbb583cd40.jpg\" alt=\"Ketika Tangan Kecil Menghidupkan Kembali Kain Bekas Peringati Hari Bumi Sedunia di Hotel Mercure Surabaya\"\/>\n            <\/div>\n<p>Workshop daur ulang tekstil untuk memperingati Hari Bumi Sedunia diikuti sekitar 100 pelajar tingkat SD dan SMP se-Kota Surabaya di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama. (Foto: Humas Hotel MSGM\/suaraindonesia.co.i<\/p>\n<p><strong style=\"font-size: 1rem;\">BERITA PLUS, SURABAYA \u2014<\/strong><span style=\"font-size: 1rem;\"> Di antara potongan kain yang semula dianggap tak lagi berguna, tangan-tangan kecil itu bekerja dengan penuh ketekunan.<\/span><\/p>\n<p>Mereka memotong, melipat, lalu merangkai serpihan kaos bekas menjadi tas belanja yang bisa digunakan kembali. Sesekali terdengar tawa, diselingi raut serius saat mereka memastikan setiap simpul terikat rapi.<\/p>\n<p>Di ruang itu, limbah bukan lagi sekadar sisa, ia berubah menjadi karya, sekaligus pelajaran tentang bagaimana mencintai bumi dimulai dari hal paling sederhana.<\/p>\n<p>Momen tersebut berlangsung di Mercure Surabaya Grand Mirama\u00a0 (MSGM) yang berkolaborasi dengan Tunas Hijau dalam menyelenggarakan workshop daur ulang tekstil untuk memperingati Hari Bumi Sedunia.<\/p>\n<p>Kegiatan ini diikuti sekitar 100 pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Surabaya, yang berkumpul di Hongkong Room untuk belajar mengolah limbah menjadi sesuatu yang bernilai.<\/p>\n<p>&#8220;Bagi sebagian peserta, ini menjadi pengalaman pertama mereka bersentuhan langsung dengan konsep pengelolaan sampah berbasis kreativitas,&#8221; tuturnya, Kamis (23\/4\/2026).<\/p>\n<p>&#8220;Mereka diajak memahami bahwa barang bekas tidak selalu berakhir sebagai limbah, melainkan masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali,&#8221;<\/p>\n<p>Melalui pendekatan yang edukatif dan interaktif, para siswa tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga mempraktikkan langsung proses daur ulang.<\/p>\n<p>Dalam workshop tersebut, kaos bekas disulap menjadi tas belanja ramah lingkungan yang dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.<\/p>\n<p>Sementara itu, ulasnya menambahkan sisa potongan kain yang biasanya terbuang dimanfaatkan menjadi gantungan kunci dengan berbagai bentuk dan warna.<\/p>\n<p>Prosesnya sederhana, sehingga mudah diikuti oleh anak-anak, sekaligus memberi peluang untuk diterapkan kembali di rumah maupun di lingkungan sekolah.<\/p>\n<p>\u201cMelalui peringatan Hari Bumi Sedunia ini, kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya seremonial, tetapi juga memberikan edukasi yang aplikatif bagi seluruh peserta,\u201d ujar Sugito Adhi.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, kebiasaan mendaur ulang atau menggunakan kembali barang merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan siapa saja untuk mengurangi limbah.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap pengalaman ini dapat menginspirasi anak-anak untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mulai menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sepanjang kegiatan, suasana dipenuhi antusiasme. Para peserta aktif mengikuti setiap tahapan, mulai dari memotong kain hingga menyelesaikan produk daur ulang mereka.<\/p>\n<p>Dari itu, terangnya tidak sedikit yang menunjukkan kreativitas tinggi dengan menghasilkan tas dan gantungan kunci berdesain unik. Dari tangan-tangan kecil itu, lahir karya yang tidak hanya fungsional, tetapi juga sarat makna.<\/p>\n<p>Sementara itu, Presiden Tunas Hijau, Zamroni, menilai pendekatan edukasi seperti ini penting untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.<\/p>\n<p>\u201cKami percaya edukasi lingkungan harus dimulai dari anak-anak dengan pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami. Workshop ini membuktikan bahwa proses belajar bisa dilakukan secara kreatif, sekaligus memberikan solusi nyata terhadap permasalahan limbah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi anak-anak untuk lebih mencintai bumi dan berperan sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.<\/p>\n<p>Menurutnya, kesadaran lingkungan tidak cukup hanya diajarkan, tetapi perlu dialami secara langsung agar meninggalkan kesan yang mendalam.<\/p>\n<p>Kegiatan workshop ini, lanjutnya\u00a0 juga menjadi sarana pengenalan konsep reduce, reuse, recycle (3R) secara praktis.<\/p>\n<p>&#8220;Anak-anak tidak hanya memahami makna dari ketiga prinsip tersebut, tetapi juga melihat dan merasakan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Olehnya, pembekalan edukasi dari sebuah kaos bekas, mereka belajar bahwa mengurangi limbah bisa dimulai dari kebiasaan kecil yang konsisten.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, tambahnya sebagai bagian dari jaringan hotel global yang berkomitmen terhadap keberlanjutan, Mercure Surabaya Grand Mirama secara konsisten menghadirkan berbagai program ramah lingkungan.<\/p>\n<p>Upaya tersebut, sebutnya mencakup pengelolaan energi dan air, pengurangan limbah plastik, hingga kegiatan sosial berbasis lingkungan seperti workshop ini.<\/p>\n<p>Melalui kolaborasi bersama Tunas Hijau, hotel ini tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan akomodasi, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan penggerak kesadaran lingkungan di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sektor perhotelan dapat berkontribusi aktif dalam upaya pelestarian lingkungan,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Lebih jauh, pengalaman yang dibawa pulang para peserta diharapkan tidak berhenti di ruang workshop.<\/p>\n<p>Dari rumah ke sekolah, hingga lingkungan sekitar, nilai-nilai yang mereka pelajari berpotensi menyebar dan tumbuh menjadi kebiasaan baru.<\/p>\n<p>Sebab pada akhirnya, menjaga bumi bukanlah tugas besar yang harus dilakukan sekaligus, melainkan rangkaian langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama.<\/p>\n<p>Dari potongan kain yang dihidupkan kembali, anak-anak itu belajar satu hal penting: bahwa perubahan selalu punya titik awal. Dan sering kali, titik awal itu lahir dari hal sederhana dari apa yang ada di tangan mereka sendiri.<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Jefri Hadi <\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Imam Hairon<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/hiburan\/69ea20238fe99\/Ketika-Tangan-Kecil-Menghidupkan-Kembali-Kain-Bekas-Peringati-Hari-Bumi-Sedunia-di-Hotel-Mercure-Surabaya\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jefri Hadi &#8211; 23 April 2026 | 20:04 &#8211; Dibaca 16 kali Hiburan Workshop daur&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11402,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-11401","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/02bbb583cd40.jpg",1024,576,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/02bbb583cd40-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/02bbb583cd40-300x169.jpg",300,169,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/02bbb583cd40-768x432.jpg",640,360,true],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/02bbb583cd40.jpg",640,360,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/02bbb583cd40.jpg",1024,576,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/02bbb583cd40.jpg",1024,576,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/02bbb583cd40.jpg",1024,576,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/02bbb583cd40-800x500.jpg",800,500,true],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/02bbb583cd40.jpg",1024,576,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/02bbb583cd40-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/02bbb583cd40-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11401","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11401"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11401\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11402"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11401"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11401"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11401"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}