{"id":12054,"date":"2026-05-06T07:46:41","date_gmt":"2026-05-06T07:46:41","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/06\/menag-nasaruddin-umar-tegaskan-kekerasan-seksual-musuh-bersama\/"},"modified":"2026-05-06T07:46:41","modified_gmt":"2026-05-06T07:46:41","slug":"menag-nasaruddin-umar-tegaskan-kekerasan-seksual-musuh-bersama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/06\/menag-nasaruddin-umar-tegaskan-kekerasan-seksual-musuh-bersama\/","title":{"rendered":"Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Kekerasan Seksual Musuh Bersama"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/05\/06\/fd4b0fea2e26.jpg\" alt=\"Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Kekerasan Seksual Musuh Bersama\"\/>\n            <\/div>\n<p>Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen tanpa toleransi terhadap kekerasan seksual dalam keterangan pers Humas Kementerian Agama Republik Indonesia Sulsel, Rabu, (06\/5\/2026) (Foto: Istimewa)<\/p>\n<p>BERITA PLUS, JAKARTA &#8211; Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap segala bentuk kekerasan seksual. Di tengah maraknya hoaks dan disinformasi yang beredar di media sosial, ia memastikan bahwa tidak ada toleransi sedikit pun terhadap tindakan yang mencederai martabat kemanusiaan.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut disampaikan Nasaruddin Umar menyusul beredarnya berbagai konten hoaks yang diduga sengaja diframing untuk menyerang dirinya dan Kementerian Agama Republik Indonesia. Ia menilai, penyebaran informasi yang tidak benar justru dapat mengaburkan substansi persoalan dan merusak upaya penegakan nilai moral di masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cSikap saya jelas dan tegas. Tidak ada toleransi untuk tindak kekerasan seksual. Saya tidak pernah menoleransi sedikit pun tindakan yang mencederai martabat kemanusiaan,\u201d tegasnya di Jakarta, dalam siaran pers Humas Kemenag Sulsel,\u00a0\u00a0Rabu (6\/5\/2026).<\/p>\n<p>Menurut Menag, persoalan kekerasan seksual bukan hanya isu hukum semata, tetapi juga menyangkut nilai kemanusiaan dan moralitas yang harus dijaga bersama. Ia menekankan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk melawan praktik-praktik kekerasan dalam bentuk apa pun, baik fisik, verbal, maupun seksual.<\/p>\n<p>\u201cSaya tidak hanya sebagai Menteri Agama, tapi sebagai seorang manusia juga menyatakan semua yang bertentangan dengan moralitas itu harus menjadi musuh bersama,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Dalam konteks pendidikan, Nasaruddin Umar menegaskan bahwa lembaga pendidikan keagamaan harus menjadi ruang aman dan bermartabat bagi peserta didik. Ia menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan, intimidasi, maupun penyimpangan.<\/p>\n<p>\u201cLembaga pendidikan agama harus menjadi tempat paling aman bagi anak-anak kita untuk belajar. Harus menjadi contoh masyarakat yang ideal,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sebagai langkah konkret, Kementerian Agama telah memperkuat regulasi serta mekanisme pembinaan di satuan pendidikan keagamaan, termasuk pondok pesantren. Upaya ini dilakukan untuk memastikan adanya pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas pendidikan sekaligus mencegah potensi penyimpangan.<\/p>\n<p>Menag mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk satuan pembinaan pondok pesantren yang melibatkan pimpinan pesantren dalam pengawasan internal. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat sistem pencegahan serta penanganan kasus secara lebih efektif dan terstruktur.<\/p>\n<p>\u201cIni menjadi perhatian serius kami, terutama terkait pondok pesantren. Kami sudah membentuk satuan pembinaan, di mana pimpinan pondok pesantren berkolaborasi untuk mengawasi dan mencegah penyimpangan apa pun yang terjadi,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Nasaruddin Umar juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia menilai, hoaks yang beredar tidak hanya merugikan individu, tetapi juga berpotensi memecah belah persatuan.<\/p>\n<p>\u201cMari menjadi pemutus rantai hoaks dengan saring sebelum sharing. Cerdas bermedia sosial adalah cara kita menjaga kedamaian untuk sesama,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p>Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah, melalui Kementerian Agama, terus berkomitmen menciptakan ekosistem pendidikan dan kehidupan sosial yang aman, bermartabat, serta bebas dari kekerasan seksual.<\/p>\n<p>Upaya tersebut juga diiringi dengan ajakan kepada publik untuk bersama-sama melawan disinformasi demi menjaga keutuhan dan keharmonisan masyarakat. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Arya Rahmansyah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Imam Hairon<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/69fac2a7e5f05\/Menag-Nasaruddin-Umar-Tegaskan-Kekerasan-Seksual-Musuh-Bersama\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen tanpa toleransi terhadap kekerasan seksual dalam keterangan pers&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12055,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-12054","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fd4b0fea2e26.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fd4b0fea2e26-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fd4b0fea2e26-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fd4b0fea2e26.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fd4b0fea2e26.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fd4b0fea2e26.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fd4b0fea2e26.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fd4b0fea2e26.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fd4b0fea2e26.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fd4b0fea2e26.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fd4b0fea2e26-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/fd4b0fea2e26-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12054","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12054"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12054\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12055"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12054"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12054"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12054"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}