{"id":12471,"date":"2026-05-12T13:26:16","date_gmt":"2026-05-12T13:26:16","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/12\/jambore-posyandu-banyuwangi-ratusan-kader-adu-inovasi-pelayanan-kesehatan-desa\/"},"modified":"2026-05-12T13:26:16","modified_gmt":"2026-05-12T13:26:16","slug":"jambore-posyandu-banyuwangi-ratusan-kader-adu-inovasi-pelayanan-kesehatan-desa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/12\/jambore-posyandu-banyuwangi-ratusan-kader-adu-inovasi-pelayanan-kesehatan-desa\/","title":{"rendered":"Jambore Posyandu Banyuwangi, Ratusan Kader Adu Inovasi Pelayanan Kesehatan Desa"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/05\/12\/316b424ebcdd.jpg\" alt=\"Jambore Posyandu Banyuwangi, Ratusan Kader Adu Inovasi Pelayanan Kesehatan Desa\"\/>\n            <\/div>\n<p>Bupati Ipuk Fiestiandani membuka Jambore Kader Posyandu 2026 di De Djawatan, Cluring, Banyuwangi. (Foto: Istimewa).<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, BANYUWANGI \u2013 <\/b>Ratusan kader Posyandu dari berbagai wilayah di Banyuwangi berkumpul dalam Jambore Kader 2026 yang digelar di kawasan wisata De Djawatan Forest, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Selasa (12\/5\/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi para kader untuk berbagi pengalaman, menunjukkan keterampilan, hingga memperkenalkan inovasi pelayanan kesehatan berbasis digital.<\/p>\n<p>Sebanyak 302 kader mengikuti jambore yang digelar untuk memperingati Hari Posyandu tersebut. Acara dibuka langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.<\/p>\n<p>\u201cKader Posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa. Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader posyandu yang terus memberikan pelayanan kesehatan pada warga,\u201d kata Ipuk.<\/p>\n<p>Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi Guntur Priambodo, Ketua TP PKK Anna Nazili Hanim Mujiono, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Unair Dr. Rahardian Indartosusilo, dan Ketua Research Group for Health and Wellbeing of Women and Children Susy Katikana.<\/p>\n<p>Kader Puspadaya dilatih menggunakan aplikasi untuk mengumpulkan dan melaporkan data ibu hamil dan balita, memahami makna dari data yang dikumpulkan, serta menggunakannya untuk menghasilkan program gizi yang lebih baik di desanya.\u00a0<\/p>\n<p>Keterampilan yang telah diajarkan tersebut dilombakan dalam Jambore Kader Posyandu. Masing-masing kader unjuk kebolehan dalam melakukan presentasi, menggunakan aplikasi, melakukan konsultasi, mengintepretasi data, hingga bernegosiasi.<\/p>\n<p>\u201cLewat kegiatan ini, kami berharap kapasitas para kader semakin meningkat. Kualitas dan kuantitas keterlibatan kader perempuan dalam pengambilan keputusan tingkat desa juga semakin meningkat,\u201d kata Ipuk.<\/p>\n<p>Ketua Puspadaya, Susy Katikana Sebayang mengatakan, para kader dilatih menggunakan aplikasi telepon seluler untuk menginput hingga membaca data kesehatan masyarakat secara langsung dari tingkat Posyandu.<\/p>\n<p>\u201cKader tidak hanya belajar mengumpulkan data ibu hamil dan balita, tetapi juga memahami dan mempresentasikan data tersebut untuk mendukung program kesehatan di desa,\u201d kata Susy.<\/p>\n<p>Program tersebut dikembangkan sejak 2024 melalui kolaborasi sejumlah perguruan tinggi dan lembaga kesehatan, di antaranya FIKKIA Universitas Airlangga, Politeknik Negeri Banyuwangi, Universitas Pattimura, Kementerian Kesehatan, hingga The University of Sydney, Australia.<\/p>\n<p>Menurut Susy, hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kapasitas kader dalam memanfaatkan teknologi digital. Dari 208 kader yang telah mengikuti pelatihan di Banyuwangi, mayoritas mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan aplikasi kesehatan.<\/p>\n<p>\u201cSeluruh kader yang ikut pelatihan mengalami peningkatan kemampuan, mulai dari penggunaan aplikasi, membaca data, sampai kemampuan menyampaikan usulan program kesehatan di tingkat desa,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Saat ini, sebanyak 40 Posyandu di Banyuwangi telah mendapatkan pendampingan program tersebut. Bahkan sebagian di antaranya mulai menggunakan data kesehatan sebagai dasar pengajuan program layanan ibu hamil dan balita dalam forum desa.<\/p>\n<p>Selain di Banyuwangi, program serupa juga diterapkan di Kabupaten Maluku Tengah. Hingga kini tercatat lebih dari seribu sesi pendampingan kader telah dilakukan di masing-masing daerah.<\/p>\n<p>Jambore Kader 2026 turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, organisasi profesi kesehatan, perguruan tinggi, serta unsur kecamatan dan desa. Kegiatan itu diharapkan mampu memperkuat kapasitas kader Posyandu sekaligus mendorong keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan pem<span style=\"font-size: 1rem;\">bangunan desa. (*)<\/span><\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Muhammad Nurul Yaqin<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Mahrus Sholih<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6a032a151a9da\/Jambore-Posyandu-Banyuwangi-Ratusan-Kader-Adu-Inovasi-Pelayanan-Kesehatan-Desa\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Bupati Ipuk Fiestiandani membuka Jambore Kader Posyandu 2026 di De Djawatan, Cluring, Banyuwangi. (Foto:&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12472,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-12471","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/316b424ebcdd.jpg",750,440,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/316b424ebcdd-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/316b424ebcdd-300x176.jpg",300,176,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/316b424ebcdd.jpg",640,375,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/316b424ebcdd.jpg",640,375,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/316b424ebcdd.jpg",750,440,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/316b424ebcdd.jpg",750,440,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/316b424ebcdd.jpg",750,440,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/316b424ebcdd.jpg",750,440,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/316b424ebcdd.jpg",750,440,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/316b424ebcdd-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/316b424ebcdd-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12471","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12471"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12471\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12472"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12471"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12471"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12471"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}