{"id":12514,"date":"2026-05-13T04:12:52","date_gmt":"2026-05-13T04:12:52","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/13\/revitalisasi-pasar-keputran-selatan-dikebut-area-dagang-dibuat-lebih-tertib\/"},"modified":"2026-05-13T04:12:52","modified_gmt":"2026-05-13T04:12:52","slug":"revitalisasi-pasar-keputran-selatan-dikebut-area-dagang-dibuat-lebih-tertib","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/13\/revitalisasi-pasar-keputran-selatan-dikebut-area-dagang-dibuat-lebih-tertib\/","title":{"rendered":"Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Dikebut, Area Dagang Dibuat Lebih Tertib"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/05\/12\/602ead68cdfc.jpg\" alt=\"Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Dikebut, Area Dagang Dibuat Lebih Tertib\"\/>\n            <\/div>\n<p>Proyek Revitalisasi Pasar Keputran Surabaya (Istimewa)<\/p>\n<p><strong>BERITA PLUS, SURABAYA<\/strong> &#8211; Pemerintah Kota Surabaya mempercepat penataan Pasar Keputran Selatan melalui proyek revitalisasi yang tidak hanya berfokus pada pembaruan bangunan, tetapi juga penambahan kapasitas pedagang dan penataan zonasi pasar agar aktivitas jual beli lebih tertib dan nyaman. Sebanyak 60 stan baru akan dibangun di lantai dua pasar untuk menampung pedagang baru.<\/p>\n<p>Direktur Utama PT Pasar Surya (Perseroda), Agus Priyo, mengatakan tambahan stan tersebut menjadi bagian dari upaya modernisasi pasar tradisional di Kota Surabaya. Dengan penambahan itu, total kapasitas stan di Pasar Keputran Selatan nantinya mencapai 384 unit.<\/p>\n<p>\u201cYang tambahan di lantai dua itu perkiraan ada 60 stan,\u201d kata Agus Priyo saat mendampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau proyek revitalisasi Pasar Keputran Selatan, Selasa (12\/5\/2026).<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, saat ini terdapat 324 stan existing di lantai satu pasar. Setelah revitalisasi selesai, jumlah tersebut akan bertambah dengan 60 stan baru di lantai dua yang disiapkan khusus bagi pedagang baru.<\/p>\n<p>\u201c324 tambah 60, jadi 384. Karena kan 324 yang existing lantai 1, tambah 60 di lantai 2,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Selain penambahan stan, revitalisasi juga difokuskan pada penataan zonasi pedagang berdasarkan jenis dagangan. Pedagang komoditas basah dan kering nantinya dipisahkan agar area pasar lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi pengunjung.<\/p>\n<p>\u201cNanti sudah dipisah antara basah dan kering. Jadi yang kering nanti ya kering, yang basah yang basah. Jadi nanti lebih tertata, lebih nyaman untuk pengunjung dan pedagang,\u201d jelas Agus.<\/p>\n<p>Menurutnya, pola komoditas yang dijual di Pasar Keputran Selatan tidak banyak berubah dan masih didominasi kebutuhan pokok. Namun, penataan ulang dilakukan untuk mengatasi kondisi lapak yang selama ini dinilai kurang tertib, terutama pada area pedagang ayam dan komoditas basah lainnya.<\/p>\n<p>\u201cKalau lihat dari petanya tadi, sama seperti yang sebelumnya. Hanya, karena mohon maaf, sebelumnya yang pedagang ayam ini kurang ketata saja,\u201d katanya.<\/p>\n<p>PT Pasar Surya juga memastikan proyek revitalisasi akan terus dipantau agar selesai sesuai target. Koordinasi dengan kontraktor pelaksana dilakukan untuk mempercepat pekerjaan, termasuk evaluasi jumlah tenaga kerja di lapangan agar progres pembangunan dapat dikontrol sesuai jadwal.<\/p>\n<p>\u201cNanti kami juga akan koordinasi dengan kontraktor pemenangnya tadi yang mengerjakan untuk diselesaikan,\u201d tandas Agus.<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Dona Pramudya <\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6a03ccaa2bfbc\/Revitalisasi-Pasar-Keputran-Selatan-Dikebut-Area-Dagang-Dibuat-Lebih-Tertib\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Proyek Revitalisasi Pasar Keputran Surabaya (Istimewa) BERITA PLUS, SURABAYA &#8211; Pemerintah Kota Surabaya mempercepat&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12515,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-12514","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/602ead68cdfc.jpg",615,410,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/602ead68cdfc-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/602ead68cdfc-300x200.jpg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/602ead68cdfc.jpg",615,410,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/602ead68cdfc.jpg",615,410,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/602ead68cdfc.jpg",615,410,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/602ead68cdfc.jpg",615,410,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/602ead68cdfc.jpg",615,410,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/602ead68cdfc.jpg",615,410,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/602ead68cdfc.jpg",615,410,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/602ead68cdfc-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/602ead68cdfc-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12514","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12514"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12514\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12515"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12514"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12514"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12514"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}