{"id":12666,"date":"2026-05-15T08:49:56","date_gmt":"2026-05-15T08:49:56","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/20-tahun-kuasai-fasum-16-lapak-di-barawajah-makassar-akhirnya-dibongkar\/"},"modified":"2026-05-15T08:49:56","modified_gmt":"2026-05-15T08:49:56","slug":"20-tahun-kuasai-fasum-16-lapak-di-barawajah-makassar-akhirnya-dibongkar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/20-tahun-kuasai-fasum-16-lapak-di-barawajah-makassar-akhirnya-dibongkar\/","title":{"rendered":"20 Tahun Kuasai Fasum, 16 Lapak di Barawajah Makassar Akhirnya Dibongkar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/05\/15\/23bd15e95613.jpg\" alt=\"20 Tahun Kuasai Fasum, 16 Lapak di Barawajah Makassar Akhirnya Dibongkar\"\/>\n            <\/div>\n<p>Petugas Kecamatan Panakkukang bersama Satpol PP melakukan penertiban 16 lapak semi permanen yang berdiri di atas lahan fasum di kawasan Barawajah, Kelurahan Karuwisi Utara, Makassar, Jumat (15\/5\/2026) (Foto: Istimewa)<\/p>\n<p><strong>BERITA PLUS,\u00a0MAKASSAR<\/strong> -Deretan lapak semi permanen yang selama sekitar dua dekade berdiri di atas lahan fasilitas umum (fasum) di kawasan Barawajah, Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, akhirnya dibongkar, Jumat (15\/5\/2026).<\/p>\n<p>Sebanyak 16 lapak yang berada di sisi jalan samping tol itu ditertibkan Pemerintah Kecamatan Panakkukang sebagai bagian dari penataan wilayah dan pemulihan fungsi fasum untuk kepentingan masyarakat luas.<\/p>\n<p>Lapak-lapak tersebut selama ini berdiri di atas bahu jalan dan saluran drainase, sehingga mempersempit akses kendaraan serta dinilai membahayakan pengguna jalan.<\/p>\n<p>Camat Panakkukang, Syahril, S.STP, mengatakan penertiban dilakukan setelah pemerintah kecamatan bersama pihak kelurahan melakukan pendekatan persuasif kepada para pemilik lapak.<\/p>\n<p>\u201cHari ini kami melakukan penertiban di wilayah samping jalan tol, tepatnya di Kampung Barawajah, Kelurahan Karuwisi Utara,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Syahril, sebanyak 16 lapak yang ditertibkan telah berdiri di atas lahan fasum selama kurang lebih 20 tahun.<\/p>\n<p>\u201cAda sebanyak 16 lapak yang kami tertibkan karena berdiri di atas lahan fasum selama kurang lebih 20 tahun,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dia menjelaskan, kawasan tersebut akan dikembalikan sesuai fungsi awalnya untuk mendukung akses jalan dan memperlancar aktivitas kendaraan yang melintas di kawasan samping tol Barawajah.<\/p>\n<p>Selama bertahun-tahun, keberadaan lapak semi permanen itu disebut membuat ruas jalan menyempit. Bahkan sebagian bangunan berdiri tepat di atas drainase yang seharusnya menjadi jalur aliran air.<\/p>\n<p>Tak hanya mengganggu fungsi infrastruktur, kondisi itu juga dinilai rawan kecelakaan karena berada di jalur kendaraan roda dua hingga kendaraan besar.<\/p>\n<p>\u201cIni sangat berbahaya karena berada di jalur lalu-lalang kendaraan, termasuk kendaraan besar,\u201d ungkap Syahril.<\/p>\n<p>Meski melakukan penertiban, pemerintah kecamatan memilih mengedepankan pendekatan humanis dibanding tindakan represif. Sebelum pembongkaran dilakukan, pemilik lapak telah beberapa kali diberikan surat peringatan serta edukasi terkait fungsi fasum.<\/p>\n<p>Pendekatan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sebagian besar pemilik lapak memilih membongkar sendiri bangunannya tanpa perlawanan.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah, sebagian besar pemilik lapak memiliki kesadaran dan membongkar lapaknya secara mandiri. Ini menunjukkan pendekatan persuasif yang kami lakukan membuahkan hasil,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Namun dalam prosesnya, sempat ada satu pemilik lapak yang menolak dilakukan penertiban. Pemerintah kecamatan kemudian melakukan dialog secara intensif hingga akhirnya pemilik lapak bersedia mengikuti aturan.<\/p>\n<p>\u201cAda satu yang awalnya bersikeras, namun setelah kami berdiskusi dan memberikan pemahaman, yang bersangkutan akhirnya mau membongkar sendiri lapaknya,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Penertiban berlangsung dengan pengawalan Satpol PP, aparat kelurahan, serta dukungan RT dan RW setempat. Proses pembongkaran berjalan aman tanpa bentrokan.<\/p>\n<p>Bagi Pemerintah Kecamatan Panakkukang, penertiban di Barawajah bukan akhir, melainkan awal dari penataan kawasan lain yang masih ditemukan berdiri di atas fasum dan fasos.<\/p>\n<p>\u201cKami akan kembali melakukan penyisiran di titik-titik lain. Penertiban lanjutan akan kami agendakan kembali dalam waktu dekat,\u201d pungkas Syahril. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Arya Rahmansyah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6a06d33620aa0\/20-Tahun-Kuasai-Fasum-16-Lapak-di-Barawajah-Makassar-Akhirnya-Dibongkar\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Petugas Kecamatan Panakkukang bersama Satpol PP melakukan penertiban 16 lapak semi permanen yang berdiri&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12667,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-12666","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/23bd15e95613.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/23bd15e95613-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/23bd15e95613-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/23bd15e95613.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/23bd15e95613.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/23bd15e95613.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/23bd15e95613.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/23bd15e95613.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/23bd15e95613.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/23bd15e95613.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/23bd15e95613-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/23bd15e95613-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12666","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12666"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12666\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12667"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12666"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12666"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12666"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}