{"id":12704,"date":"2026-05-16T04:59:16","date_gmt":"2026-05-16T04:59:16","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/16\/kejari-bondowoso-bidik-dugaan-korupsi-dana-hibah-madin-rp48-miliar-apbd-2021\/"},"modified":"2026-05-16T04:59:16","modified_gmt":"2026-05-16T04:59:16","slug":"kejari-bondowoso-bidik-dugaan-korupsi-dana-hibah-madin-rp48-miliar-apbd-2021","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/16\/kejari-bondowoso-bidik-dugaan-korupsi-dana-hibah-madin-rp48-miliar-apbd-2021\/","title":{"rendered":"Kejari Bondowoso Bidik Dugaan Korupsi Dana Hibah Madin Rp4,8 Miliar APBD 2021"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/05\/16\/32ea79e4ace4.jpg\" alt=\"Kejari Bondowoso Bidik Dugaan Korupsi Dana Hibah Madin Rp4,8 Miliar APBD 2021\"\/>\n            <\/div>\n<p>Kasi Pidsus Kejari Bondowoso, Dian Purnama, <\/p>\n<p><b style=\"font-size: 1rem;\">BONDOWOSO &#8211;<\/b><span style=\"font-size: 1rem;\"> Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso mulai membidik dugaan korupsi dana hibah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bondowoso tahun 2021-2022.<\/span><\/p>\n<p>Kasus dugaan penyimpangan hibah pengadaan mebeler dan rehabilitasi ringan Madrasah Diniyah (Madin), serta pesantren itu kini resmi masuk tahap penyelidikan oleh Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bondowoso.<\/p>\n<p>Penyelidikan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor: PRIN-189\/M.5.17\/Fd.1\/04\/2026 tertanggal 8 April 2026.<\/p>\n<p>Kasus dugaan korupsi hibah tahun 2021-2022 itu kini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Bondowoso.<\/p>\n<p>Kasi Pidsus Kejari Bondowoso, Dian Purnama, membenarkan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap program hibah yang bersumber dari APBD Pemkab Bondowoso tahun 2021 hingga 2022.<\/p>\n<p>Menurut Dian, jaksa penyelidik saat ini masih fokus mengumpulkan data dan meminta klarifikasi dari sejumlah penerima bantuan hibah.<\/p>\n<p>\u201cMasih tahap penyelidikan. Saat ini kami masih meminta keterangan dan mendalami sejumlah data yang ada,\u201d kata Dian saat dikonfirmasi, Jumat (8\/5\/2026).<\/p>\n<p>Dalam tahap awal penyelidikan, Kejari Bondowoso mulai menelusuri aliran dan penggunaan dana hibah yang tersebar di puluhan lembaga penerima.<\/p>\n<p>Data sementara yang dihimpun penyidik menyebutkan lebih dari 60 lembaga diduga menerima bantuan hibah dalam program tersebut.<\/p>\n<p>Meski demikian, pihak kejaksaan belum menyimpulkan adanya pelanggaran hukum karena proses masih berada pada tahap pengumpulan informasi awal.<\/p>\n<p>\u201cKami belum melakukan pemeriksaan dalam arti formal. Saat ini baru sebatas meminta keterangan untuk mengumpulkan informasi dan memperjelas data,\u201d tegas Dian.<\/p>\n<p>Selain menelusuri mekanisme pencairan hibah, penyidik juga mendalami penggunaan anggaran yang diduga berkaitan dengan pengadaan mebeler hingga renovasi bangunan di sejumlah lembaga penerima.<\/p>\n<p>Arah penyelidikan disebut mulai mengerucut pada dugaan tertentu. Namun kejaksaan menegaskan seluruh kesimpulan hukum baru bisa dipastikan setelah proses klarifikasi dan pengumpulan bukti selesai dilakukan.<\/p>\n<p>\u201cMasih kita dalami. Nanti semua akan terlihat setelah proses penyelidikan berjalan,\u201d imbuh Dian.<\/p>\n<p>Dian memastikan penanganan perkara dilakukan secara hati-hati dan profesional terhadap seluruh pihak yang dimintai keterangan.<\/p>\n<p>Hingga kini, tim penyelidik masih terus bergerak mengumpulkan berbagai dokumen, data lapangan, serta keterangan tambahan guna memperkuat konstruksi perkara dugaan korupsi hibah tersebut.<\/p>\n<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, total dana hibah yang kini masuk tahap penyelidikan diperkirakan mencapai sekitar Rp4,8 miliar untuk tahun anggaran 2021-2022.<\/p>\n<p>Program hibah itu sebelumnya direalisasikan melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkab Bondowoso dalam bentuk pengadaan perlengkapan Madrasah Diniyah dan rehabilitasi bangunan lembaga.<\/p>\n<p>Masing-masing lembaga diketahui menerima bantuan hibah sebesar Rp75 juta dengan jumlah penerima diperkirakan mencapai sekitar 65 lembaga.<\/p>\n<p>Dalam pelaksanaannya, muncul dugaan mark up harga pengadaan barang yang disinyalir digarap oleh salah satu perusahaan mebeler di Bondowoso.<\/p>\n<p>Dari total bantuan Rp75 juta tersebut, sebesar Rp25 juta diperuntukkan untuk rehabilitasi ringan yang dikerjakan langsung oleh lembaga penerima.<\/p>\n<p>Sedangkan Rp50 juta lainnya dialokasikan untuk pengadaan barang berupa kursi, meja, dan lemari Madrasah Diniyah penerima bantuan yang diduga ditangani oleh satu perusahaan mebeler.<\/p>\n<p>Perusahaan mebeler itu disebut menjadi penyedia tunggal pengadaan barang bagi seluruh penerima program hibah APBD Pemkab Bondowoso tahun 2021-2022.<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Muhammad Nurul Yaqin<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6a07f9181a424\/Kejari-Bondowoso-Bidik-Dugaan-Korupsi-Dana-Hibah-Madin-Rp48-Miliar-APBD-2021\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Kasi Pidsus Kejari Bondowoso, Dian Purnama, BONDOWOSO &#8211; Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso mulai membidik&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12705,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-12704","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/32ea79e4ace4.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/32ea79e4ace4-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/32ea79e4ace4-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/32ea79e4ace4.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/32ea79e4ace4.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/32ea79e4ace4.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/32ea79e4ace4.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/32ea79e4ace4.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/32ea79e4ace4.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/32ea79e4ace4.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/32ea79e4ace4-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/32ea79e4ace4-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12704","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12704"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12704\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12705"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12704"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12704"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12704"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}