{"id":12706,"date":"2026-05-16T06:45:11","date_gmt":"2026-05-16T06:45:11","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/16\/kisah-asrul-rafzanjani-dari-korban-bullying-hingga-jadi-atlet-kun-khmer-berprestasi\/"},"modified":"2026-05-16T06:45:11","modified_gmt":"2026-05-16T06:45:11","slug":"kisah-asrul-rafzanjani-dari-korban-bullying-hingga-jadi-atlet-kun-khmer-berprestasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/16\/kisah-asrul-rafzanjani-dari-korban-bullying-hingga-jadi-atlet-kun-khmer-berprestasi\/","title":{"rendered":"Kisah Asrul Rafzanjani, Dari Korban Bullying Hingga Jadi Atlet Kun Khmer Berprestasi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Features<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/05\/16\/cafba6f500ac.jpg\" alt=\"Kisah Asrul Rafzanjani, Dari Korban Bullying Hingga Jadi Atlet Kun Khmer Berprestasi\"\/>\n            <\/div>\n<p>Muh. Asrul Rafzanjani, peraih medali emas cabang olahraga bela diri Kun Khmer di Kamboja, Februari 2026 lalu optimistis mampu meraih hasil terbaik di ajang Nasional Kun Khmer Perdana di Makassar, Sabtu (16\/5\/2026) (Foto: Arya\/Suara Indonesia)<\/p>\n<p><strong>BERITA PLUS, MAKASSAR &#8211;<\/strong>\u00a0Kisah perjuangan Muh. Asrul Rafzanjani menjadi inspirasi bagi banyak anak muda. Remaja 17 tahun asal Kabupaten Bone itu berhasil bangkit dari pengalaman pahit bullying hingga kini dikenal sebagai atlet Kun Khmer berprestasi yang membawa nama Indonesia di level internasional.<\/p>\n<p>Asrul mengaku sejak kecil sudah menyukai olahraga bela diri. Namun saat duduk di bangku SMP, ia sempat berhenti berlatih karena mengalami tekanan dan bullying dari lingkungan sekitarnya.<\/p>\n<p>\u201cSebenarnya dari kecil saya memang suka olahraga bela diri, tapi pernah berhenti waktu SMP karena sempat dibully,\u201d ujarnya saat ditemui sebelum pertandingan National Kun Khmer Fight Day di kawasan Popsa, Makassar, Sabtu (16\/5\/2026).<\/p>\n<p>Pengalaman itu justru menjadi titik balik dalam hidupnya. Asrul kemudian kembali mencari dunia bela diri yang mampu membangkitkan rasa percaya dirinya hingga akhirnya serius menekuni olahraga tarung.<\/p>\n<p>\u201cKarena itu saya cari bela diri lagi sampai sekarang. Alhamdulillah akhirnya bisa dapat prestasi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dengan latihan disiplin bersama klub Muay Thai Bone, kemampuan Asrul terus berkembang. Ia menjalani latihan rutin lima hingga enam kali dalam sepekan demi meningkatkan teknik dan mental bertanding.<\/p>\n<p>Perjuangannya mulai membuahkan hasil setelah berhasil meraih sejumlah prestasi di berbagai kejuaraan. Asrul pernah meraih medali pada Kejurda Boxing di Toraja dan GOR Sudiang Makassar, serta tampil di ajang Piala Pontiku Toraja tahun 2024.<\/p>\n<p>Tak hanya aktif di tingkat daerah, ia juga mengikuti event Muay Thai One Night pada periode 2024 hingga 2025. Puncaknya, Asrul sukses meraih medali emas pada kejuaraan Kun Khmer di Kamboja dan membawa nama Indonesia bersaing di level internasional.<\/p>\n<p>Kini, Asrul kembali menunjukkan optimisme saat tampil di National Kun Khmer Fight Day Makassar yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cDari hasil latihan selama ini, saya optimistis bisa memberikan hasil terbaik dan meraih kemenangan di Makassar,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Muh. Asrul Rafzanjani merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, pasangan Ramli Arif dan Satriani. Di tengah kesibukan sang ayah yang bekerja di sektor swasta dan ibunya sebagai ibu rumah tangga, Asrul tumbuh dengan dukungan penuh keluarga yang terus memberi semangat dalam meniti karier di dunia bela diri.<\/p>\n<p>Asrul mengatakan dukungan keluarga menjadi kekuatan terbesar dalam perjalanan kariernya sebagai atlet bela diri. Ia mengaku orang tuanya selalu memberikan dukungan penuh, baik doa maupun biaya selama menjalani latihan dan pertandingan.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah orang tua selalu support saya. Selagi saya sehat dan masih bisa berlatih, mereka selalu mendukung,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Selain bercita-cita menjadi atlet sukses, Asrul juga memiliki impian menjadi anggota TNI. Ia berharap suatu hari nanti tetap bisa berkontribusi di dunia olahraga dan mengharumkan nama daerah maupun Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cPlan saya ingin jadi anggota TNI, jadi orang sukses, lalu kembali lagi menjadi atlet untuk mencari prestasi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dalam waktu dekat, Asrul dijadwalkan mengikuti Kejuaraan Nasional Kun Khmer di Bogor. Dengan usia yang masih muda dan sederet pengalaman bertanding, ia kini menjadi salah satu atlet potensial Sulawesi Selatan yang diproyeksikan tampil di level nasional hingga internasional. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Arya Rahmansyah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/features\/6a080dd9949e8\/Kisah-Asrul-Rafzanjani-Dari-Korban-Bullying-Hingga-Jadi-Atlet-Kun-Khmer-Berprestasi\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Features Muh. Asrul Rafzanjani, peraih medali emas cabang olahraga bela diri Kun Khmer di Kamboja,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12707,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-12706","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cafba6f500ac.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cafba6f500ac-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cafba6f500ac-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cafba6f500ac.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cafba6f500ac.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cafba6f500ac.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cafba6f500ac.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cafba6f500ac.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cafba6f500ac.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cafba6f500ac.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cafba6f500ac-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cafba6f500ac-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12706","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12706"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12706\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12707"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12706"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12706"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12706"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}