{"id":12943,"date":"2026-05-20T07:52:44","date_gmt":"2026-05-20T07:52:44","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/20\/dkpp-sumenep-intensifkan-pengawasan-hewan-kurban-delapan-lapak-dipastikan-layak-jual\/"},"modified":"2026-05-20T07:52:44","modified_gmt":"2026-05-20T07:52:44","slug":"dkpp-sumenep-intensifkan-pengawasan-hewan-kurban-delapan-lapak-dipastikan-layak-jual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/20\/dkpp-sumenep-intensifkan-pengawasan-hewan-kurban-delapan-lapak-dipastikan-layak-jual\/","title":{"rendered":"DKPP Sumenep Intensifkan Pengawasan Hewan Kurban, Delapan Lapak Dipastikan Layak Jual"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/05\/20\/288a7e932039.jpg\" alt=\"DKPP Sumenep Intensifkan Pengawasan Hewan Kurban, Delapan Lapak Dipastikan Layak Jual\"\/>\n            <\/div>\n<p>Kepala DKPP Sumenep, saat monitoring lapak hewan ternak. Foto: Istimewa. <\/p>\n<p>BERITA PLUS, SUMENEP-Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Sumenep mulai mengintensifkan pengawasan hewan ternak menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Monitoring dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dijual masyarakat dalam kondisi sehat dan memenuhi syariat.<\/p>\n<p>Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, pemeriksaan dilakukan langsung ke sejumlah lapak penjualan sapi dan kambing bersama tim medis serta paramedis peternakan.<\/p>\n<p>Menurutnya, pengawasan ini menjadi agenda rutin tahunan karena menjelang Iduladha kebutuhan masyarakat terhadap hewan kurban meningkat cukup signifikan. Dalam monitoring awal, DKPP menemukan seluruh hewan yang diperiksa berada dalam kondisi layak jual dan layak kurban.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, indikator kelayakan tersebut dilihat dari usia hewan, kondisi fisik, kelengkapan gigi, hingga kesehatan umum ternak. Hewan yang diperiksa juga dipastikan tidak mengalami cacat fisik maupun gejala penyakit tertentu.<\/p>\n<p>\u201cSapi dan kambing yang kami periksa rata-rata sudah cukup umur, sehat, lincah, serta tidak ditemukan cacat,\u201d katanya, Selasa (19\/05\/2026).<\/p>\n<p>Dia menerangkan, saat ini, terdapat delapan lapak penjualan hewan kurban yang mulai beroperasi di wilayah Sumenep. Jumlah itu diperkirakan terus bertambah seiring semakin dekatnya pelaksanaan Iduladha.<\/p>\n<p>DKPP juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti sebelum membeli hewan kurban. Pembeli diminta memastikan ternak yang dipilih benar-benar memenuhi syarat kesehatan dan ketentuan syariat.<\/p>\n<p>Untuk memperkuat pengawasan, DKPP menerjunkan sedikitnya 12 tenaga medis dan 27 paramedis peternakan. Tim tersebut akan melakukan monitoring secara berkala hingga mendekati hari penyembelihan.<\/p>\n<p>Inung menegaskan, pengawasan tidak hanya dilakukan di wilayah daratan, tetapi juga menjangkau kawasan kepulauan seperti Arjasa dan Sapudi. Menurutnya, petugas kesehatan hewan di daerah kepulauan tetap aktif melakukan pemeriksaan rutin.<\/p>\n<p>Selain pemeriksaan langsung, DKPP juga memberikan rekomendasi kelayakan jual bagi peternak yang lapaknya dinyatakan memenuhi standar kesehatan hewan. Proses penerbitannya disebut cukup mudah karena dilakukan setelah pemeriksaan lapangan selesai.<\/p>\n<p>DKPP berharap langkah pengawasan ini mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus memastikan hewan kurban yang dikonsumsi benar-benar sehat dan halal.<\/p>\n<p>\u201cSemakin dekat hari H, monitoring akan semakin kami intensifkan,\u201d tandasnya.(*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Wildan Mukhlishah Sy<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6a0d355641b82\/DKPP-Sumenep-Intensifkan-Pengawasan-Hewan-Kurban-Delapan-Lapak-Dipastikan-Layak-Jual\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Kepala DKPP Sumenep, saat monitoring lapak hewan ternak. Foto: Istimewa. BERITA PLUS, SUMENEP-Dinas Ketahanan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12944,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-12943","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/288a7e932039.jpg",750,440,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/288a7e932039-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/288a7e932039-300x176.jpg",300,176,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/288a7e932039.jpg",640,375,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/288a7e932039.jpg",640,375,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/288a7e932039.jpg",750,440,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/288a7e932039.jpg",750,440,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/288a7e932039.jpg",750,440,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/288a7e932039.jpg",750,440,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/288a7e932039.jpg",750,440,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/288a7e932039-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/288a7e932039-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12943","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12943"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12943\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12944"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12943"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12943"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12943"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}