{"id":13508,"date":"2026-05-31T02:14:44","date_gmt":"2026-05-31T02:14:44","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/31\/tetap-beli-tbs-petani-sesuai-harga-disbun-pt-rmm-dan-pt-dis-tuai-apresiasi\/"},"modified":"2026-05-31T02:14:44","modified_gmt":"2026-05-31T02:14:44","slug":"tetap-beli-tbs-petani-sesuai-harga-disbun-pt-rmm-dan-pt-dis-tuai-apresiasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/31\/tetap-beli-tbs-petani-sesuai-harga-disbun-pt-rmm-dan-pt-dis-tuai-apresiasi\/","title":{"rendered":"Tetap Beli TBS Petani Sesuai Harga Disbun, PT RMM dan PT DIS Tuai Apresiasi \u200e"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Ekbis<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/05\/30\/2f6d5d7b3d6b.jpg\" alt=\"Tetap Beli TBS Petani Sesuai Harga Disbun, PT RMM dan PT DIS Tuai Apresiasi \u200e\"\/>\n            <\/div>\n<p>Tetap Beli TBS Petani Sesuai Harga Disbun, PT RMM dan PT DIS Tuai Apresiasi \u200e (Foto\/Istimewa)<\/p>\n<p><strong>BERITA PLUS, MADINA<\/strong> &#8211; Kebijakan PT Rimba Mujur Mahkota (RMM), PT Dinamika Inti Sentosa (DIS), dan PKS RMM yang tetap membeli Tandan Buah Segar (TBS) petani sesuai harga yang ditetapkan Dinas Perkebunan (Disbun) mendapat apresiasi dari berbagai pihak, mulai dari koperasi plasma hingga pemerintah daerah.<br \/>\u200e<br \/>\u200eSejumlah ketua koperasi plasma di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, menyampaikan ucapan terima kasih atas komitmen perusahaan yang dinilai memberikan kepastian harga bagi petani di tengah fluktuasi pasar sawit.<br \/>\u200e<br \/>\u200eKetua KUD Mitra Kerja Desa Sundutan Tigo, Mikdar, mengatakan kebijakan tersebut sangat membantu petani plasma PT Dinamika Inti Sentosa.<br \/>\u200e<br \/>\u200e&#8221;Kami mengucapkan terima kasih kepada PT DIS, PT RMM dan PKS RMM yang tetap membeli TBS petani sesuai harga Disbun. Kebijakan ini sangat membantu petani dan memberikan rasa tenang dalam menjalankan usaha perkebunan,&#8221; ujarnya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eUcapan serupa disampaikan Ketua KSU Mutiara Tani Sejahtera Desa Buburan, Alwison. Menurutnya, perusahaan telah menunjukkan komitmen yang nyata dalam mendukung kesejahteraan petani.<br \/>\u200e<br \/>\u200e&#8221;Kami sangat mengapresiasi langkah perusahaan yang tetap berpedoman pada harga Disbun. Dengan demikian, petani mendapatkan harga yang layak dan tidak dirugikan,&#8221; katanya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eSementara Ketua KSU Bina Pantai Barat Desa Bintuas, Rahmudin, menilai kebijakan tersebut memberikan dampak positif bagi perekonomian anggota koperasi yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor perkebunan sawit.<br \/>\u200e<br \/>\u200e&#8221;Kami berharap komitmen seperti ini terus dipertahankan karena sangat membantu keberlangsungan usaha para petani plasma,&#8221; ucapnya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eKetua KSU Peduli Usaha Bersama Desa Sikarakara Kampung, Baharuddin Pasaribu, menyebut langkah perusahaan menjadi bukti kuat terjalinnya kemitraan yang baik dengan petani.<br \/>\u200e<br \/>\u200e&#8221;Kami berterima kasih kepada PT DIS, PT RMM dan PKS RMM yang tetap memperhatikan kepentingan petani. Ini menjadi bukti bahwa kemitraan yang terjalin selama ini berjalan dengan baik,&#8221; ungkapnya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eHal senada disampaikan Ketua KUD Sumber Usaha Desa Sikarakara IV, Mujahid, yang merupakan plasma PT Rimba Mujur Mahkota.<br \/>\u200e<br \/>\u200e&#8221;Kami merasa terbantu dengan adanya kepastian harga. Semoga kerja sama yang baik antara perusahaan dan koperasi terus terjalin demi meningkatkan kesejahteraan petani,&#8221; katanya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eSementara itu, General Manager PT RMM\/PT DIS, L. Andhe Hasibuan, menegaskan bahwa kebijakan tersebut diambil untuk melindungi petani dari dampak ketidakpastian pasar sawit.<br \/>\u200e<br \/>\u200e&#8221;Kebijakan ini kami ambil semata-mata agar petani kita tidak menanggung kerugian di tengah ketidakpastian pasar sawit saat ini. Kami memahami bahwa petani merupakan mitra strategis perusahaan, sehingga keberlangsungan usaha mereka harus tetap terjaga,&#8221; ujar Andhe Hasibuan.<br \/>\u200e<br \/>\u200eLangkah tersebut pun menuai apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mandailing Natal, Muktar Afandi Lubis, memberikan penghargaan atas komitmen yang ditunjukkan perusahaan kepada para petani dan koperasi plasma.<br \/>\u200e<br \/>\u200e&#8221;Kami sangat mengapresiasi kebijakan yang diambil PT RMM dan PT DIS. Langkah ini merupakan bukti konkret keberpihakan perusahaan kepada para mitra koperasi. Kami berharap perusahaan-perusahaan lain di wilayah ini dapat meneladani langkah tersebut demi menjaga stabilitas ekonomi petani kita,&#8221; ujar Muktar.<br \/>\u200e<br \/>\u200eDukungan juga datang dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal, Taufik Zulhandra Ritonga. Menurutnya, kebijakan perusahaan yang tetap membeli TBS berdasarkan harga Disbun merupakan langkah positif di tengah melemahnya harga pasar sawit.<br \/>\u200e<br \/>\u200e&#8221;Langkah yang diambil oleh pihak perusahaan sangat bagus. Ini menjadi angin segar bagi petani kita di tengah situasi pasar yang sedang tidak menentu,&#8221; ungkap Taufik.<br \/>\u200e<br \/>\u200eIa berharap sinergi antara perusahaan, koperasi, dan pemerintah dapat terus diperkuat untuk menjaga stabilitas pendapatan petani serta keberlanjutan sektor perkebunan sawit di Kabupaten Mandailing Natal.<br \/>\u200e<br \/>\u200eDengan dukungan dari berbagai pihak, kebijakan PT RMM dan PT DIS tersebut diharapkan dapat menjadi contoh kemitraan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan petani, terutama dalam menghadapi tantangan pasar komoditas sawit yang dinamis.<br \/>\u200e<br \/>\u200e<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Rudi Erianto<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/ekbis\/6a1b083edb0c3\/Tetap-Beli-TBS-Petani-Sesuai-Harga-Disbun-PT-RMM-dan-PT-DIS-Tuai-Apresiasi\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ekbis Tetap Beli TBS Petani Sesuai Harga Disbun, PT RMM dan PT DIS Tuai Apresiasi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":13509,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-13508","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/2f6d5d7b3d6b.jpg",1839,1348,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/2f6d5d7b3d6b-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/2f6d5d7b3d6b-300x220.jpg",300,220,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/2f6d5d7b3d6b-768x563.jpg",640,469,true],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/2f6d5d7b3d6b-1024x751.jpg",640,469,true],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/2f6d5d7b3d6b-1536x1126.jpg",1536,1126,true],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/2f6d5d7b3d6b.jpg",1839,1348,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/2f6d5d7b3d6b-1115x715.jpg",1115,715,true],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/2f6d5d7b3d6b-800x500.jpg",800,500,true],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/2f6d5d7b3d6b-1024x751.jpg",1024,751,true],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/2f6d5d7b3d6b-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/2f6d5d7b3d6b-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13508","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13508"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13508\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13509"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13508"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13508"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13508"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}