{"id":13525,"date":"2026-05-31T12:51:02","date_gmt":"2026-05-31T12:51:02","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/31\/ojo-cangkeman-pak-gub-warga-blora-tanam-pohon-pisang-protes-jalan-provinsi-rusak\/"},"modified":"2026-05-31T12:51:02","modified_gmt":"2026-05-31T12:51:02","slug":"ojo-cangkeman-pak-gub-warga-blora-tanam-pohon-pisang-protes-jalan-provinsi-rusak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/05\/31\/ojo-cangkeman-pak-gub-warga-blora-tanam-pohon-pisang-protes-jalan-provinsi-rusak\/","title":{"rendered":"&#8220;Ojo Cangkeman Pak Gub&#8221;, Warga Blora Tanam Pohon Pisang Protes Jalan Provinsi Rusak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"flex-wr-s-s p-b-10\">\n              <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"><br \/>\n                <a href=\"#\" class=\"f1-s-4 cl8 hov-cl10 trans-03\">Team Work<\/a><br \/>\n                <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>31 May 2026 | 17:05<\/span> <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>Dibaca 17 kali<\/span><br \/>\n              <\/span><br \/>\n              <!-- <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"> 4281 Views <\/span> \n              <a href=\"#\" class=\"f1-s-3 cl8 hov-cl10 trans-03 m-r-15\"> 0 Comment <\/a>  -->\n            <\/div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Peristiwa<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/05\/31\/c6228ae7eb28.jpg\" alt=\"\" ojo=\"\" cangkeman=\"\" pak=\"\" gub=\"\" warga=\"\" blora=\"\" tanam=\"\" pohon=\"\" pisang=\"\" protes=\"\" jalan=\"\" provinsi=\"\" rusak=\"\"\/>\n            <\/div>\n<p>Kekecewaan warga terhadap kondisi jalan provinsi yang rusak di Kabupaten Blora kembali memuncak.\u00a0 (Foto: Istimewa)<\/p>\n<p>BERITA PLUS, BLORA \u2013 Kekecewaan warga terhadap kondisi jalan provinsi yang rusak di Kabupaten Blora kembali memuncak.\u00a0<\/p>\n<p>Sejumlah warga menggelar aksi protes di ruas jalan Randublatung\u2013Cepu, Minggu, dengan menimbun lubang menggunakan tanah grosok, menanam pohon pisang dan pepaya di tengah jalan, serta membentangkan simbol kartu kuning sebagai bentuk peringatan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.<\/p>\n<p>Koordinator aksi, Lilik Yuliantoro, mengatakan kartu kuning tersebut menjadi simbol kritik sekaligus peringatan agar pemerintah segera mengambil langkah nyata memperbaiki jalan yang selama bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat.<\/p>\n<p>Menurutnya, aksi itu merupakan bentuk kekecewaan warga karena kerusakan jalan dinilai semakin membahayakan pengguna jalan, namun belum mendapatkan penanganan yang memadai.<\/p>\n<p>&#8220;Selain menimbun lubang secara swadaya, warga juga memasang pohon pisang sebagai penanda titik-titik jalan yang rusak agar tidak memicu kecelakaan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam aksi tersebut, warga juga menyinggung respons Gubernur Jawa Tengah terkait keluhan jalan rusak yang sebelumnya disampaikan Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini.<\/p>\n<p>&#8220;Tanggapan yang diberikan belum menjawab harapan masyarakat terkait percepatan perbaikan jalan,&#8221; kata Lilik.<\/p>\n<p>Salah satu peserta aksi, Exy Wijaya, menegaskan bahwa masyarakat Blora juga berhak mendapatkan infrastruktur yang layak karena turut berkontribusi melalui pembayaran pajak.<\/p>\n<p>&#8220;Kami masyarakat Blora juga rakyat yang membayar pajak. Jangan menyakiti masyarakat Blora. Bangunlah jalan Randublatung\u2013Cepu ini karena statusnya jalan provinsi,&#8221; tegasnya dalam orasi.<\/p>\n<p>Warga juga menyoroti sejumlah ruas jalan provinsi lain di Kabupaten Blora yang kondisinya rusak dan menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat.<\/p>\n<p>Aksi yang mendapat pengawalan aparat keamanan tersebut berlangsung tertib tanpa mengganggu ketertiban umum.<\/p>\n<p>Sebelumnya, pada Sabtu (30\/5), warga Blora juga melakukan aksi protes dengan menuliskan sejumlah pesan di badan jalan provinsi Randublatung\u2013Cepu yang mengalami kerusakan. Salah satu tulisan berbunyi, &#8220;Wisata Jalan Bosok (Busuk)&#8221;.<\/p>\n<p>Di bagian lain jalan juga tertulis kalimat, &#8220;Dolan Pak Gub Jateng? Ojo Cangkeman&#8221;, yang dalam bahasa Indonesia berarti &#8220;Jalan-jalan Pak Gubernur Jawa Tengah? Jangan banyak bicara.&#8221;<\/p>\n<p>Aksi tersebut dilakukan oleh Lilik Yuliantoro. Menurutnya, respons Gubernur Jawa Tengah terhadap aspirasi yang disampaikan Wakil Bupati Blora tidak mencerminkan upaya mendengarkan keluhan masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Wabup sudah menyampaikan aspirasi masyarakat yang resah dengan kondisi jalan provinsi di Blora. Namun respons gubernur justru terkesan menyepelekan karena menyebut masyarakat tidak memahami status jalan,&#8221; ujarnya, Sabtu.<\/p>\n<p>Ia menilai pernyataan tersebut tidak seharusnya disampaikan oleh seorang gubernur yang memiliki tanggung jawab terhadap pembangunan daerah.<\/p>\n<p>&#8220;Harusnya gubernur bisa memberikan solusi. Toh beliau juga pernah menjabat sebagai Kapolda Jawa Tengah,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Lilik menambahkan, tanggapan tersebut menunjukkan masih kurangnya perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Blora yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Team Work<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/peristiwa\/6a1c09249f13c\/Ojo-Cangkeman-Pak-Gub-Warga-Blora-Tanam-Pohon-Pisang-Protes-Jalan-Provinsi-Rusak\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Team Work &#8211; 31 May 2026 | 17:05 &#8211; Dibaca 17 kali Peristiwa Kekecewaan warga&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":13526,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-13525","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/c6228ae7eb28.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/c6228ae7eb28-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/c6228ae7eb28-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/c6228ae7eb28.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/c6228ae7eb28.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/c6228ae7eb28.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/c6228ae7eb28.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/c6228ae7eb28.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/c6228ae7eb28.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/c6228ae7eb28.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/c6228ae7eb28-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/c6228ae7eb28-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13525","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13525"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13525\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13526"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13525"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13525"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13525"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}