{"id":14008,"date":"2026-06-11T10:33:35","date_gmt":"2026-06-11T10:33:35","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/06\/11\/bpn-blora-lakukan-pengukuran-ulang-terkait-sengketa-batas-tanah-di-sendangharjo\/"},"modified":"2026-06-11T10:33:35","modified_gmt":"2026-06-11T10:33:35","slug":"bpn-blora-lakukan-pengukuran-ulang-terkait-sengketa-batas-tanah-di-sendangharjo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/06\/11\/bpn-blora-lakukan-pengukuran-ulang-terkait-sengketa-batas-tanah-di-sendangharjo\/","title":{"rendered":"BPN Blora Lakukan Pengukuran Ulang Terkait Sengketa Batas Tanah di Sendangharjo"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"flex-wr-s-s p-b-10\">\n              <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"><br \/>\n                <a href=\"#\" class=\"f1-s-4 cl8 hov-cl10 trans-03\">Team Work<\/a><br \/>\n                <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>11 June 2026 | 17:06<\/span> <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>Dibaca 0 kali<\/span><br \/>\n              <\/span><br \/>\n              <!-- <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"> 4281 Views <\/span> \n              <a href=\"#\" class=\"f1-s-3 cl8 hov-cl10 trans-03 m-r-15\"> 0 Comment <\/a>  -->\n            <\/div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Peristiwa<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/06\/11\/7a0b798a5f99.jpg\" alt=\"BPN Blora Lakukan Pengukuran Ulang Terkait Sengketa Batas Tanah di Sendangharjo\"\/>\n            <\/div>\n<p>Pengukuran ulang lahan yang menjadi objek sengketa di Desa Sendangharjo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Kamis (11\/6\/2026).\u00a0(Foto: Dok. Suara Indonesia)<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, BLORA \u2013 <\/b>Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Blora melakukan pengukuran ulang lahan yang menjadi objek sengketa di Desa Sendangharjo, Kecamatan Blora, Kamis (11\/6\/2026).\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">Pengukuran tersebut merupakan tindak lanjut atas aduan yang diajukan Retno terhadap Gagat Septian Tyaskoro.<\/span><\/p>\n<p>Kegiatan pengukuran melibatkan sejumlah pihak terkait, termasuk pemilik lahan yang berbatasan langsung dengan objek sengketa. Lahan yang dipersoalkan disebut berkaitan dengan akses menuju area galian C di desa setempat.<\/p>\n<p>Kanit 3 Satreskrim Polres Blora, Ipda Iwan Nugroho, mengatakan pengukuran ulang dilakukan untuk memperoleh kejelasan mengenai batas-batas bidang tanah yang menjadi objek penanganan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami memerlukan penjelasan yang lebih rinci terkait bidang dan objek yang sedang ditangani, termasuk batas-batas yang telah ditentukan dalam pengukuran ulang ini,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Iwan, proses selanjutnya akan mencakup penelusuran riwayat lahan, mulai dari peta desa hingga asal-usul penerbitan sertifikat tanah.<\/p>\n<p>&#8220;Nanti akan dijelaskan oleh BPN dan dituangkan dalam berita acara agar persoalan ini bisa menjadi lebih jelas dan segera mendapatkan penyelesaian,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Pelaksana Harian (Plh) Kasi Survei dan Pemetaan BPN Blora, Rawijo, menjelaskan bahwa seluruh pihak yang berkepentingan telah diundang dalam kegiatan tersebut, termasuk pemilik lahan yang berbatasan dengan objek sengketa.<\/p>\n<p>&#8220;Hasil identifikasi dan pengukuran lapangan ini akan kami gambar terlebih dahulu. Selanjutnya akan dituangkan dalam berita acara sebagai tindak lanjut atas surat dari kepolisian,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, sebagian besar pemilik lahan telah menyepakati titik-titik koordinat batas tanah yang diukur dan menandatangani berita acara. Namun, masih ada pihak yang belum menandatangani karena memerlukan pemahaman lebih lanjut terhadap hasil pengukuran.<\/p>\n<p>Sementara Kuasa hukum Retno, Erico Setiawan, mengaku cukup puas dengan proses pengukuran yang dilakukan BPN.\u00a0<\/p>\n<p>Menurut Erico, kegiatan ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai batas-batas lahan yang menjadi persoalan.<\/p>\n<p>&#8220;Ada beberapa batas yang sudah disepakati dan ada yang masih memerlukan tindak lanjut dari BPN. Namun secara umum, hasilnya sesuai dengan data yang kami miliki,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Sri Astuti yang hadir sebagai pemilik lahan berbatasan mengatakan dirinya mengikuti kegiatan tersebut untuk mengetahui hasil pengukuran terhadap bidang tanah yang berdekatan dengan lahannya.<\/p>\n<p>&#8220;Saya hadir sebagai pemilik batas. Untuk tanah milik saya sendiri belum dilakukan pengukuran karena saat ini masih dalam proses balik nama sertifikat,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Sri menjelaskan, lahan yang dimilikinya memiliki luas sekitar 3.570 meter persegi dan telah dibeli sejak tahun 1999. Namun sertifikatnya hingga kini masih atas nama pemilik sebelumnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Gagat Septian Tyaskoro menyampaikan apresiasinya terhadap proses pengukuran ulang yang dilakukan BPN. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat memberikan kejelasan atas berbagai persoalan yang selama ini berkembang.<\/p>\n<p>&#8220;Hasil pengukuran ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas terkait kondisi di lapangan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Gagat menjelaskan bahwa akses jalan yang menjadi perhatian dalam sengketa tersebut merupakan bekas jalur lori yang selama ini digunakan warga untuk menuju area pemakaman dan sumber air panas.<\/p>\n<p>Ia berharap akses tersebut tetap dapat dimanfaatkan masyarakat sambil menunggu hasil resmi dari proses pengukuran dan kajian lebih lanjut.<\/p>\n<p>Menurut Gagat, pelebaran jalan yang pernah dilakukan bertujuan untuk mempermudah akses kendaraan menuju lokasi makam dan sumber air panas, atas masukan dari warga sekitar.\u00a0<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa akses tersebut tidak digunakan sebagai jalur utama kegiatan galian C karena pihaknya telah memiliki akses jalan tersendiri di lokasi lain.<\/p>\n<p>Terkait pemanfaatan pohon jati yang pernah ditebang di lahan milik Sri Astuti, ia menyebut kayu tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas ibadah sesuai kesepakatan yang ada saat itu. <\/p>\n<p>Ia juga membantah adanya penebangan dalam jumlah besar sebagaimana yang sempat beredar.\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">&#8220;Jumlahnya tidak banyak. Pohon yang ditebang sekitar delapan batang dan sebagian dimanfaatkan untuk kebutuhan pembangunan masjid,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p>Hasil pengukuran ulang oleh BPN nantinya akan dituangkan dalam berita acara dan menjadi bahan tindak lanjut bagi pihak-pihak terkait guna memperoleh kepastian mengenai batas-batas lahan yang menjadi objek sengketa. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Team Work<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/peristiwa\/6a2a8bc04eb39\/BPN-Blora-Lakukan-Pengukuran-Ulang-Terkait-Sengketa-Batas-Tanah-di-Sendangharjo\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Team Work &#8211; 11 June 2026 | 17:06 &#8211; Dibaca 0 kali Peristiwa Pengukuran ulang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":14009,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-14008","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/7a0b798a5f99.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/7a0b798a5f99-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/7a0b798a5f99-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/7a0b798a5f99.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/7a0b798a5f99.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/7a0b798a5f99.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/7a0b798a5f99.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/7a0b798a5f99.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/7a0b798a5f99.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/7a0b798a5f99.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/7a0b798a5f99-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/7a0b798a5f99-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14008","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14008"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14008\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14009"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14008"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14008"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14008"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}