{"id":15356,"date":"2026-07-12T02:34:24","date_gmt":"2026-07-12T02:34:24","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/07\/12\/aksara-jawa-mulai-ditinggalkan-dindikpora-dan-dprd-banjarnegara-hadirkan-metode-carangapak\/"},"modified":"2026-07-12T02:34:24","modified_gmt":"2026-07-12T02:34:24","slug":"aksara-jawa-mulai-ditinggalkan-dindikpora-dan-dprd-banjarnegara-hadirkan-metode-carangapak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/07\/12\/aksara-jawa-mulai-ditinggalkan-dindikpora-dan-dprd-banjarnegara-hadirkan-metode-carangapak\/","title":{"rendered":"Aksara Jawa Mulai Ditinggalkan, Dindikpora dan DPRD Banjarnegara Hadirkan Metode Carangapak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/07\/11\/65fbd840a959.jpg\" alt=\"Aksara Jawa Mulai Ditinggalkan, Dindikpora dan DPRD Banjarnegara Hadirkan Metode Carangapak\"\/>\n            <\/div>\n<p>Kepala Dindikpora Banjarnegara Yusuf Agung Prabowo (kiri), menunjukkan buku metode pembelajaran Aksara Jawa CARANGAPAK. (Foto: Iwan\/Suara Indonesia)<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\"><b>BERITA PLUS BANJARNEGARA \u2013<\/b> Di tengah derasnya arus globalisasi yang membuat generasi muda semakin akrab dengan bahasa dan budaya asing, kemampuan membaca serta menulis aksara Jawa kian memudar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Menjawab tantangan tersebut, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Banjarnegara bersama DPRD Kabupaten Banjarnegara menggandeng Yayasan Kinas Aksara Mulia Yogyakarta menggelar Pawiyatan Aksara Jawa Metode Carangngapak, Sabtu (11\/7\/2026), di Aula Diponegoro Dindikpora Banjarnegara.<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut diikuti 23 guru Bahasa Jawa tingkat SMP dari berbagai sekolah di Kabupaten Banjarnegara. Para peserta dibekali metode Carangngapak, sebuah metode pembelajaran yang dirancang agar proses membaca dan menulis aksara Jawa menjadi lebih mudah, menarik, dan menyenangkan untuk diajarkan kepada siswa.<\/p>\n<p>Kepala Dindikpora Kabupaten Banjarnegara, Yusuf Agung Prabowo, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menghidupkan kembali pembelajaran aksara Jawa yang mulai ditinggalkan generasi muda.<\/p>\n<p>&#8220;Kami melihat pemahaman anak-anak terhadap aksara Jawa semakin berkurang. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin aksara Jawa akan semakin ditinggalkan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>&#8220;Karena itu, kami bersama Komisi IV DPRD Banjarnegara dan Yayasan Kinas Aksara Mulia Yogyakarta mengawali pelatihan ini sebagai bentuk komitmen melestarikan budaya melalui dunia pendidikan,&#8221; lanjut Yusuf.<\/p>\n<p>Yusuf menambahkan, pelatihan saat ini masih diikuti 23 guru Bahasa Jawa tingkat SMP. Namun, ke depan program serupa diharapkan dapat menjangkau guru-guru sekolah dasar sehingga pengenalan aksara Jawa dapat dimulai sejak usia dini.<\/p>\n<p>&#8220;Basis utama pelestarian budaya ada di sekolah. Harapan kami, pelatihan ini nantinya juga dapat diberikan kepada guru SD agar anak-anak sejak dini mengenal dan mencintai aksara Jawa,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banjarnegara, Dedi Suromli, mengapresiasi sinergi antara Dindikpora dan Yayasan Kinas Aksara Mulia dalam menjaga warisan budaya Jawa.<\/p>\n<p>Menurutnya, fenomena saat ini menunjukkan banyak generasi muda lebih mengenal bahasa dan aksara asing dibandingkan aksara Jawa. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dijawab melalui dunia pendidikan.<\/p>\n<p>&#8220;Salah satu budaya yang mulai hilang di generasi kita adalah aksara Jawa. Banyak anak-anak sekarang lebih mampu menulis menggunakan bahasa dan aksara asing daripada aksara Jawa,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>&#8220;Karena itu, kegiatan ini menjadi terobosan penting untuk mengembalikan kecintaan generasi muda terhadap budaya asli Indonesia,&#8221; lanjut Dedi.<\/p>\n<p>Melalui Pawiyatan Aksara Jawa Metode Carangngapak, Dindikpora bersama DPRD Kabupaten Banjarnegara berharap para guru menjadi ujung tombak pelestarian aksara Jawa di sekolah.<\/p>\n<p>Dengan begitu, warisan budaya leluhur tidak hanya dipelajari sebagai mata pelajaran, tetapi juga tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Iwan Setiawan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6a52fbbeb294a\/Aksara-Jawa-Mulai-Ditinggalkan-Dindikpora-dan-DPRD-Banjarnegara-Hadirkan-Metode-Carangapak\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Kepala Dindikpora Banjarnegara Yusuf Agung Prabowo (kiri), menunjukkan buku metode pembelajaran Aksara Jawa CARANGAPAK&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15357,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-15356","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/65fbd840a959.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/65fbd840a959-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/65fbd840a959-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/65fbd840a959.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/65fbd840a959.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/65fbd840a959.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/65fbd840a959.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/65fbd840a959.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/65fbd840a959.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/65fbd840a959.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/65fbd840a959-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/65fbd840a959-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15356","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15356"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15356\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15357"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15356"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15356"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15356"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}