{"id":15447,"date":"2026-07-14T03:55:49","date_gmt":"2026-07-14T03:55:49","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/07\/14\/kantor-imigrasi-karimun-buka-suara-soal-isu-pemberian-uang-gerenti-di-pelabuhan\/"},"modified":"2026-07-14T03:55:49","modified_gmt":"2026-07-14T03:55:49","slug":"kantor-imigrasi-karimun-buka-suara-soal-isu-pemberian-uang-gerenti-di-pelabuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/07\/14\/kantor-imigrasi-karimun-buka-suara-soal-isu-pemberian-uang-gerenti-di-pelabuhan\/","title":{"rendered":"Kantor Imigrasi Karimun Buka Suara Soal Isu Pemberian Uang Gerenti di Pelabuhan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/07\/13\/8e9598b33d51.jpg\" alt=\"Kantor Imigrasi Karimun Buka Suara Soal Isu Pemberian Uang Gerenti di Pelabuhan\"\/>\n            <\/div>\n<p>Suasana keberangkatan di Pelabuhan Internasional Karimun, Minggu (12\/7\/2026). (Foto: Istimewa)<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\"><b>BERITA PLUS, KARIMUN &#8211; <\/b>Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun buka suara soal isu praktik pemberian uang gerenti di pelabuhan internasional Karimun yang kembali mencuat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun Dwi Avandho Farid, melalui Kasi Tikkim Muhamad Arfat memastikan bahwa petugas pelabuhan maupun aparat Imigrasi tidak pernah menerima maupun terlibat dalam praktik tersebut.<\/p>\n<p>Ia menyampaikan bahwa seluruh petugas di unitnya tetap berkomitmen terhadap integritas dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas mereka.<\/p>\n<p>&#8220;Kami selalu mengingatkan kepada seluruh staf agar menjalankan tugas sesuai prosedur resmi,&#8221; ujar Dwi, Senin (13\/7\/2026).<\/p>\n<p>Dwi menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum pernah menerima laporan maupun bukti adanya praktik pungutan liar dengan kedok uang gerenti.<\/p>\n<p>&#8220;Kami senantiasa mengingatkan jajaran Imigrasi Karimun untuk bekerja sesuai peraturan dan SOP yang berlaku, apalagi sampai melakukan pungutan liar,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Ia memastikan akan memberi sanksi tegas bagi petugas yang terbukti melakukan pungutan liar.<\/p>\n<p>Menurut data internal dari Kantor Imigrasi Karimun, selama ini tidak ada laporan resmi terkait dugaan suap atau gratifikasi yang melibatkan petugas imigrasi di wilayah mereka.\u00a0<\/p>\n<p>Bahkan, mereka rutin melakukan pelatihan anti korupsi dan penguatan integritas untuk memastikan pelayanan publik berjalan transparan dan akuntabel.<\/p>\n<p>&#8220;Kejujuran dan profesionalisme harus menjadi fondasi utama dalam memberikan layanan terbaik bagi setiap pengguna jasa yang datang dan pergi dari wilayah ini,&#8221; kata Dwi.<\/p>\n<p>Pihak Imigrasi terus mengajak masyarakat dan pengguna jasa untuk melaporkan jika menemukan tindakan yang mencurigakan.\u00a0<\/p>\n<p>Imigrasi Karimun juga membuka saluran pengaduan online serta nomor hotline khusus untuk memudahkan komunikasi langsung kepada petugas apabila terjadi hal-hal yang mencurigakan.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan komitmen kuat petugas imigrasi dan dari dukungan masyarakat, diharapkan praktik uang gerenti benar-benar hilang dari lingkungan pelabuhan Karimun,&#8221; ujar Dwi.<\/p>\n<p>Sementara itu, dari pengalaman pribadi sejumlah penumpang dan pengguna jasa di pelabuhan Karimun juga menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap layanan mereka.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cSaya merasa nyaman dan aman saat melakukan proses keberangkatan maupun kedatangan karena semua berjalan lancar tanpa ada permintaan uang tambahan,\u201d ujar warga beinisial RN, seorang asal Tanjung Batu yang rutin menggunakan jasa pelabuhan tersebut. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Syahid Bustomi <\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6a5512af470b6\/Kantor-Imigrasi-Karimun-Buka-Suara-Soal-Isu-Pemberian-Uang-Gerenti-di-Pelabuhan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Suasana keberangkatan di Pelabuhan Internasional Karimun, Minggu (12\/7\/2026). (Foto: Istimewa) BERITA PLUS, KARIMUN &#8211;&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15448,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-15447","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/8e9598b33d51.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/8e9598b33d51-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/8e9598b33d51-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/8e9598b33d51.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/8e9598b33d51.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/8e9598b33d51.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/8e9598b33d51.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/8e9598b33d51.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/8e9598b33d51.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/8e9598b33d51.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/8e9598b33d51-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/8e9598b33d51-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15447","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15447"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15447\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15448"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15447"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15447"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15447"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}