{"id":15655,"date":"2026-07-17T15:16:53","date_gmt":"2026-07-17T15:16:53","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/07\/17\/tak-sekadar-santunan-ahli-waris-peserta-jamsostek-di-banyuwangi-dibina-berwirausaha\/"},"modified":"2026-07-17T15:16:53","modified_gmt":"2026-07-17T15:16:53","slug":"tak-sekadar-santunan-ahli-waris-peserta-jamsostek-di-banyuwangi-dibina-berwirausaha","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/07\/17\/tak-sekadar-santunan-ahli-waris-peserta-jamsostek-di-banyuwangi-dibina-berwirausaha\/","title":{"rendered":"Tak Sekadar Santunan, Ahli Waris Peserta Jamsostek di Banyuwangi Dibina Berwirausaha"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/07\/17\/a233340bb59a.jpg\" alt=\"Tak Sekadar Santunan, Ahli Waris Peserta Jamsostek di Banyuwangi Dibina Berwirausaha\"\/>\n            <\/div>\n<p>Bupati Ipuk dan Dirut BPJS membuka pelatihan wirausaha ahli waris. (Foto: Istimewa).<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, BANYUWANGI \u2013 <\/b>BPJS Ketenagakerjaan menggelar pelatihan kewirausahaan bagi ahli waris penerima manfaat program jaminan kematian. Sehingga selain santunan, para ahli waris bisa tetap mendapatkan penghasilan untuk kesejahteraan keluarganya.<\/p>\n<p>Pelatihan tersebut dibuka oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banyuwangi, Jumat (17\/7\/2026). Turut hadir, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.<\/p>\n<p>Pelatihan ini diikuti sebanyak 100 orang ahli waris. Mereka adalah para istri, suami, maupun anak dari peserta BPJS Ketenagakerjaan yang telah meninggal dunia saat bekerja. Selama sehari penuh, mereka mendapatkan berbagai pelatihan. Mulai kewirausahaan, membuat makanan olahan, hingga pengurusan sertifikasi halal.<\/p>\n<p>Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyampiakan pelatihan yang dikemas dalam Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA) itu sebagai upaya untuk menumbuhkan semangat entrepreneurship kepada para ahli waris penerima manfaat. Dengan Harapan, mereka bisa menata kembali perekonomian keluarganya pasca tidak memperoleh pendapatan tetap lagi dari pencari nafkah.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin memastikan mereka tidak hanya menerima santunan, tetapi juga memperoleh keterampilan, pengetahuan, dan pendampingan agar mampu hidup lebih baik dan kembali produktif,&#8221; ujar Saiful.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, program PEKA dikembangkan melalui konsep 3P, yaitu Pelatihan, Produktif, dan Profit. Peserta dibekali keterampilan dan pengetahuan, didampingi mengembangkan usaha, hingga diharapkan mampu memperoleh pendapatan yang berkelanjutan bagi keluarganya.<\/p>\n<p>\u201cDari pelatihan ini kami targetkan 10 persennya bisa menjadi produktif. Kami akan lakukan pendampingan dan sandingkan dengan ekosistem lain yang akan membantu mereka dalam mendapatkan pendanaan hingga proses pemasarannya,\u201d kata Saiful.<\/p>\n<p>Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani sangat mengapresiasi program PEKA yang diinisiasi BPJS Ketenagakerjaan tersebut. Menurutnya, program ini semakin melengkapi berbagi program pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan yang sudah dilakukan pemerintah daerah.<\/p>\n<p>Salah satunya, program Warung Naik Kelas (Wenak) yang memberikan bantuan alat usaha produktif bagi keluarga kurang mampu. Aad juga bantuan Kanggo Riko yang memberikan bantuan alat usaha yang diutamakan bagi para perempuan tulang punggung keluarga.<\/p>\n<p>Selain itu, Banyuwangi juga menggeber ribuan pelatihan kerja bagi anak-anak muda usia produktif sesuai passionnya. Seperti pelatihan barbershop, menjahit, digital marketing, dan banyak lainnya. Dengan harapan, keterampilan tersebut bisa bermanfaat untuk meningkatkan kemandirian ekonomi warga.<\/p>\n<p>\u201cProgram BPJS ini semakin melengkapi berbagai program yang kami buat. Semoga dengan program ini masyarakat Banyuwangi bisa semakin berdaya dan sejahtera,\u201d ujar Ipuk.<\/p>\n<p>Program pelatihan tersebut disambut positif oleh para ahli waris. Salah satunya, Suwantini asal Desa Rejoagung, Kecamatan Srono. Ia mengaku senang mendapatkan pelatihan karena bisa menjadi bekal memulai usaha.<\/p>\n<p>\u201cSudah lama saya menunggu program seperti ini. Saat ini masih kerja serabutan karena tidak punya keterampilan apa-apa. InshaAllah setelah pelatihan ini akan saya terapkan betul untuk jualan kecil-kecilan,\u201d ujar ibu dua anak yang suaminya meninggal dunia karena kecelakaan kerja tersebut. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Muhammad Nurul Yaqin<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6a5a3e08aed39\/Tak-Sekadar-Santunan-Ahli-Waris-Peserta-Jamsostek-di-Banyuwangi-Dibina-Berwirausaha\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Bupati Ipuk dan Dirut BPJS membuka pelatihan wirausaha ahli waris. (Foto: Istimewa). BERITA PLUS,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15656,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-15655","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/a233340bb59a.jpg",750,440,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/a233340bb59a-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/a233340bb59a-300x176.jpg",300,176,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/a233340bb59a.jpg",640,375,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/a233340bb59a.jpg",640,375,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/a233340bb59a.jpg",750,440,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/a233340bb59a.jpg",750,440,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/a233340bb59a.jpg",750,440,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/a233340bb59a.jpg",750,440,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/a233340bb59a.jpg",750,440,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/a233340bb59a-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/a233340bb59a-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15655","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15655"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15655\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15656"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15655"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15655"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}