{"id":15797,"date":"2026-07-20T16:06:00","date_gmt":"2026-07-20T16:06:00","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/07\/20\/pemkab-cilacap-terbitkan-surat-edaran-larang-odong-odong-angkut-penumpang\/"},"modified":"2026-07-20T16:06:00","modified_gmt":"2026-07-20T16:06:00","slug":"pemkab-cilacap-terbitkan-surat-edaran-larang-odong-odong-angkut-penumpang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/07\/20\/pemkab-cilacap-terbitkan-surat-edaran-larang-odong-odong-angkut-penumpang\/","title":{"rendered":"Pemkab Cilacap Terbitkan Surat Edaran, Larang Odong-odong Angkut Penumpang"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/07\/20\/9bd0a70af40c.jpg\" alt=\"Pemkab Cilacap Terbitkan Surat Edaran, Larang Odong-odong Angkut Penumpang\"\/>\n            <\/div>\n<p>Kendaraan odong-odong terpantau mengangkut penumpang di Jalan Nusantara, Cilacap. (Foto: dok. Suara Indonesia)<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\"><b>BERITA PLUS, CILACAP &#8211; <\/b>Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Annisa Fabriana menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Cilacap telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bupati Cilacap tentang larangan penggunaan odong-odong sebagai angkutan orang.<\/span><\/p>\n<p>&#8220;Jadi di SE tertanggal 13 Juli 2026, sudah jelas Bu Plt Bupati menyampaikan bahwa odong-odong adalah kendaraan bukan dimaksudkan untuk angkutan orang,&#8221; ujar Annisa, Senin (20\/7\/2026).<\/p>\n<p>Adapun SE Bupati dikeluarkan bertujuan untuk memberikan kepastian kepada warga masyarakat terkait larangan odong-odong. Selain itu, sebagai imbauan masyarakat agar menggunakan kendaraan yang memenuhi standar teknis.<\/p>\n<p>Disamping itu, menindaklanjuti keluhan dari pengusaha angkutan yang mana keberatan dengan keberadaan odong-odong. &#8220;Jadi kemarin teman-teman dari pengusaha angkutan merasa keberatan kemudian audensi dengan DPRD,&#8221; kata Annisa.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Dari hasil itu, mereka menyarankan adanya pengaturan tentang kendaraan odong-odong di Kabupaten Cilacap. Sehingga lahirlah SE ini,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Terkait maraknya odong-odong yang masih beroperasi di wilayah Kabupaten Cilacap, disikapi oleh Annisa. Ia menegaskan Plt Bupati telah memerintahkan seluruh OPD untuk mensosialisasikan terkait larangan odong-odong untuk mengangkut orang.<\/p>\n<p>&#8220;Bu Plt Bupati juga sudah memerintahkan Camat untuk mensosialisasikan warga masyarakatnya, bahwa odong-odong itu bukan angkutan orang,&#8221; bebernya.<\/p>\n<p>Annisa mengatakan, larangan odong-odong untuk mengangkut orang dikarenakan berpotensi membahayakan keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Dari sisi keselamatan dan kontruksi itu memang bukan untuk angkutan orang, artinya tidak memenuhi standar teknis,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Plt Bupati juga telah memerintahkan BUMD serta seluruh sekolah yang ada di Cilacap untuk tidak menggunakan odong-odong sebagai sarana kegiatan sekolah.<\/p>\n<p>Selain itu, pemerintah daerah juga melarang bengkel maupun karoseri untuk menerima pesanan pembuatan odong-odong.<\/p>\n<p>&#8220;Bengkel maupun karoseri kita larang juga untuk membuat atau menerima pesanan dari pengusaha di Cilacap yang memesan berupa odong-odong yang dimaksudkan untuk mengangkut orang,&#8221; tegas Annisa.<\/p>\n<p>Sementara terkait Bengkel maupun karoseri yang tidak mematuhi aturan, Annisa belum dapat memastikan sanksi apa yang akan diberikan.\u00a0<\/p>\n<p>Ia mengatakan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan dinas terkait. &#8220;Untuk teknis, nanti saya akan bicarakan dahulu dengan Kadishub. Tidak hanya dengan Dishub, tetapi dengan pihak kepolisian juga nanti ada pembicaraan,&#8221; ujar mantan Kepala Disdukcapil Cilacap ini.<\/p>\n<p>&#8220;Dan beliau kebetulan juga diminta secara khusus untuk memberikan edukasi kepada pihak-pihak terkait, khususnya pengusaha odong-odong untuk betul-betul menjaga Kabupaten Cilacap zerro terkait kejadian laka yang diakibatkan dari kendaraan odong-odong ini,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<p>Di lain hal, Annisa memberikan solusi agar para pengusaha odong-odong tidak merasa dirugikan nantinya, dengan mengusulkan sebagai kendaraan wisata, bekerja sama dengan dinas terkait.<\/p>\n<p>&#8220;Mungkin nantinya odong-odong ini dapat menjadi kendaraan wisata, dan operasinya nanti di dalam obyek wisata, bukan lintas wisata,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau beroperasi di dalam wisata itu baru masuk. Artinya kita tidak sedang melarang namun tanpa solusi. Tapi nanti dibicarakan dulu dengan Dinas Pariwisata. Dan kalau odong-odong ini menjadi kendaraan wisata, menurut saya itu akan jauh lebih baik,&#8221; pungkas Annisa. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Satria Galih Saputra<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6a5e47555c0f0\/Pemkab-Cilacap-Terbitkan-Surat-Edaran-Larang-Odong-odong-Angkut-Penumpang\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Kendaraan odong-odong terpantau mengangkut penumpang di Jalan Nusantara, Cilacap. (Foto: dok. Suara Indonesia) BERITA&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15798,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-15797","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/9bd0a70af40c.jpg",750,429,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/9bd0a70af40c-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/9bd0a70af40c-300x172.jpg",300,172,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/9bd0a70af40c.jpg",640,366,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/9bd0a70af40c.jpg",640,366,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/9bd0a70af40c.jpg",750,429,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/9bd0a70af40c.jpg",750,429,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/9bd0a70af40c.jpg",750,429,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/9bd0a70af40c.jpg",750,429,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/9bd0a70af40c.jpg",750,429,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/9bd0a70af40c-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/9bd0a70af40c-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15797","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15797"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15797\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15798"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15797"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15797"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15797"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}