{"id":15841,"date":"2026-07-21T16:13:41","date_gmt":"2026-07-21T16:13:41","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/07\/21\/plt-bupati-ammy-ungkap-soal-seleksi-sekda-cilacap\/"},"modified":"2026-07-21T16:13:41","modified_gmt":"2026-07-21T16:13:41","slug":"plt-bupati-ammy-ungkap-soal-seleksi-sekda-cilacap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/07\/21\/plt-bupati-ammy-ungkap-soal-seleksi-sekda-cilacap\/","title":{"rendered":"Plt Bupati Ammy Ungkap Soal Seleksi Sekda Cilacap"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/07\/21\/bc9ab0cf2d61.jpg\" alt=\"Plt Bupati Ammy Ungkap Soal Seleksi Sekda Cilacap\"\/>\n            <\/div>\n<p>Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya saat diwawancarai perihal seleksi Sekda. (Foto: dok. Istimewa)<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\"><b>BERITA PLUS, CILACAP &#8211; <\/b>Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya mengungkap perihal seleksi Sekretaris Daerah (Sekda). Ia memastikan telah sesuai dengan mekanisme dan prosedur.<\/span><\/p>\n<p>&#8220;Semua sudah melalui prosedur. Saya ini Plt, sehingga apapun kebijakan yang saya keluarkan terkait dengan pengangkatan, pemindahan ASN, semua harus seijin Menteri Dalam Negeri (Mendagri),&#8221; tegas Ammy kepada wartawan, Selasa (21\/7\/2026).<\/p>\n<p>&#8220;Artinya ketika undangan manajemen talenta terbit, berarti sudah melalui tahapan seleksi dari Provinsi dan Kemendagri,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Ia pun mengungkap perihal jumlah peserta seleksi Sekda yang menjadi sorotan publik lantaran hanya berjumlah lima orang.\u00a0<\/p>\n<p>Ammy mengatakan, pihaknya dalam hal ini ingin meminimalisir potensi persoalan di kemudian hari yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan pasca terjadinya operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Kabupaten Cilacap.<\/p>\n<p>&#8220;Saya ingin meminimalisir masalah yang timbul di kemudian hari karena terkait dengan OTT di Kabupaten Cilacap yang melibatkan hampir seluruh Kepala OPD, Assisten dan beberapa Kabid di OPD tertentu, yang masih berpotensi menjalani pemeriksaan lanjutan,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Adapun kebijakan ini juga sebagai upaya menjaga stabilitas roda pemerintahan bilamana muncul perkembangan baru dalam proses hukum nantinya.<\/p>\n<p>&#8220;Saya sedang tidak mendoakan dan tidak menghakimi siapa pun, tetapi saya harus mengantisipasi apabila ke depan mungkin saja ada potensi tersangka tambahan supaya tidak ada kendala disaat saya menjalankan roda pemerintahan,&#8221; ujar Ammy.<\/p>\n<p>&#8220;Itu pertimbangan saya. Jadi jangan sampai kalau saya buka seleksi untuk seluruhnya, sementara disisi lain ada desakan untuk demosi. Sehingga itu (seleksi terbuka) tidak saya lakukan,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<p>Di lain hal, mekanisme seleksi Sekda kali ini berbeda dengan seleksi sebelumnya karena kondisi pemerintahan Kabupaten Cilacap saat ini dalam situasi yang membutuhkan kehati-hatian.<\/p>\n<p>&#8220;Seleksi Sekda memang agak berbeda dari sebelumnya karena Cilacap sedang berada dalam extraordinary situation,&#8221; ungkap Ammy.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, bahwa kelima aparatur sipil negara (ASN), yang mengikuti seleksi Sekda ini, dinilai tidak memiliki keterkaitan dengan perkara OTT KPK yang melibatkan mantan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman.<\/p>\n<p>&#8220;Memang lima itu tidak terlibat sama sekali, sehingga tidak akan mengganggu jalannya roda pemerintahan apabila salah satu dari mereka terpilih sebagai Sekda Kabupaten Cilacap,&#8221; beber Ammy.\u00a0<\/p>\n<p>Sementara itu, mengenai desakan demosi terhadap para pejabat yang terlibat dalam perkara OTT KPK tersebut, Ammy memilih untuk tidak melakukan demosi.<\/p>\n<p>&#8220;Saya tidak melakukan demosi karena saya masih memberikan kesempatan untuk memperbaiki kinerja masing-masing,&#8221; pungkasnya. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Satria Galih Saputra<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6a5f98ac1812a\/Plt-Bupati-Ammy-Ungkap-Soal-Seleksi-Sekda-Cilacap\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya saat diwawancarai perihal seleksi Sekda. (Foto: dok&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15842,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-15841","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bc9ab0cf2d61.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bc9ab0cf2d61-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bc9ab0cf2d61-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bc9ab0cf2d61.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bc9ab0cf2d61.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bc9ab0cf2d61.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bc9ab0cf2d61.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bc9ab0cf2d61.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bc9ab0cf2d61.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bc9ab0cf2d61.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bc9ab0cf2d61-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bc9ab0cf2d61-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15841","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15841"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15841\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15842"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15841"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15841"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15841"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}