{"id":16167,"date":"2026-07-29T11:02:10","date_gmt":"2026-07-29T11:02:10","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/07\/29\/kejati-jatim-tetapkan-tersangka-keempat-dugaan-pungli-perizinan-esdm-libatkan-217-pemohon\/"},"modified":"2026-07-29T11:02:10","modified_gmt":"2026-07-29T11:02:10","slug":"kejati-jatim-tetapkan-tersangka-keempat-dugaan-pungli-perizinan-esdm-libatkan-217-pemohon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/07\/29\/kejati-jatim-tetapkan-tersangka-keempat-dugaan-pungli-perizinan-esdm-libatkan-217-pemohon\/","title":{"rendered":"Kejati Jatim Tetapkan Tersangka Keempat, Dugaan Pungli Perizinan ESDM Libatkan 217 Pemohon"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/07\/29\/36e9a989e863.jpg\" alt=\"Kejati Jatim Tetapkan Tersangka Keempat, Dugaan Pungli Perizinan ESDM Libatkan 217 Pemohon\"\/>\n            <\/div>\n<p>Tersangka tambahan diapit petugas kejaksaan tinggi jatim atas dugaan pungli Dinas ESDM Jatim. (Foto Yulian\/suaraindonesia.co.id)<\/p>\n<p><strong style=\"font-size: 1rem;\">BERITA PLUS, SURABAYA \u2013<\/strong><span style=\"font-size: 1rem;\"> Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur bongkar temuan sekaligus pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi\u00a0 atas dugaan\u00a0 penyalahgunaan wewenang dan pungutan liar (pungli) dalam proses penerbitan perizinan di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur.<\/span><\/p>\n<p>Terkini, penyidik juga menetapkan ED, Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, sebagai tersangka keempat dalam perkara tersebut.<\/p>\n<p>Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jawa Timur, I Gede Punia Atmaja, mengatakan penetapan tersangka dilakukan pada Selasa (28\/7\/2026) malam, setelah penyidik menemukan bukti keterlibatan ED dalam praktik pungli yang diduga terjadi selama proses pengurusan perizinan.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Kejati Jatim telah menetapkan tiga tersangka, yakni AM selaku Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, OS selaku Kepala Bidang Pertambangan, dan H selaku Ketua Tim Kerja Pengusahaan Air Tanah.<\/p>\n<p>Menurut I Gede Punia Atmaja, hasil penyidikan menunjukkan ED diduga berperan mengendalikan mekanisme pengumpulan uang dari para pemohon izin.<\/p>\n<p>Selanjutnya, atas perintah dan\/atau sepengetahuan AM, ED diduga memerintahkan H meminta sejumlah uang di luar ketentuan kepada pemohon yang mengajukan izin di lingkungan Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur.<\/p>\n<p>Penyidik mencatat praktik pungli tersebut diduga melibatkan 217 pemohon izin dengan total uang yang terkumpul mencapai Rp1.336.683.000.<\/p>\n<p>&#8220;Nilai tersebut diduga berasal dari pungutan yang tidak memiliki dasar hukum dalam proses penerbitan perizinan,&#8221; terangnya, Rabu (29\/7\/2026).<\/p>\n<p>Selain itu, penyidik juga menemukan ED diduga secara langsung melakukan pungutan liar sebesar Rp145 juta kepada empat pemohon izin tanpa sepengetahuan AM maupun H.<\/p>\n<p>Temuan tersebut menjadi bagian dari konstruksi perkara yang memperkuat dugaan keterlibatan ED dalam praktik korupsi tersebut.<\/p>\n<p>Dalam penyidikan, ED juga diduga memerintahkan H membuat catatan penerimaan dan pengeluaran uang hasil pungli. Catatan tersebut harus mendapat persetujuan ED sebelum dilaporkan kepada AM.<\/p>\n<p>Berdasarkan alat bukti yang dikumpulkan, penyidik menduga ED turut menikmati hasil pungli dalam jumlah yang signifikan.<\/p>\n<p>Disebutkan atas dugaan perbuatannya, ED disangkakan melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, juncto ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).<\/p>\n<p>Untuk kepentingan penyidikan, ED ditahan di Cabang Rumah Tahanan Kejati Jawa Timur selama 20 hari, terhitung sejak 28 Juli hingga 16 Agustus 2026.<\/p>\n<p>Selain menetapkan tersangka keempat, Kejati Jawa Timur juga menyita tambahan barang bukti berupa uang tunai dan barang berharga senilai Rp1.953.775.900.<\/p>\n<p>Penyitaan tersebut merupakan hasil pengembangan penyidikan terhadap dugaan aliran dana pungli yang berhasil diungkap penyidik.<\/p>\n<p>Menurut I Gede Punia Atmaja, hingga saat ini penyidik telah mengidentifikasi total uang hasil pungli sebesar Rp8.440.383.000.<\/p>\n<p>Dari jumlah tersebut, Kejati Jawa Timur telah menyita uang tunai, satu unit mobil Toyota Fortuner, kalung emas seberat 19,650 gram, dua keping logam mulia Antam dengan total berat 50 gram, serta sejumlah barang bukti lain yang diduga berasal dari hasil tindak pidana.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, nilai aset yang telah berhasil diamankan penyidik mencapai Rp6.540.665.040,49, di luar barang bukti lain yang masih terus didalami asal-usulnya. Ia\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">menegaskan penyidikan perkara ini masih terus dikembangkan.<\/span><\/p>\n<p>Tim penyidik mendalami aliran dana hasil pungli, melengkapi alat bukti, serta membuka kemungkinan adanya pihak lain yang diduga turut terlibat atau menikmati hasil pungutan liar dalam proses penerbitan perizinan di Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Jefri Hadi <\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6a69c54eb4d61\/Kejati-Jatim-Tetapkan-Tersangka-Keempat-Dugaan-Pungli-Perizinan-ESDM-Libatkan-217-Pemohon\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Tersangka tambahan diapit petugas kejaksaan tinggi jatim atas dugaan pungli Dinas ESDM Jatim. (Foto&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":16168,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-16167","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/36e9a989e863.jpg",1024,572,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/36e9a989e863-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/36e9a989e863-300x168.jpg",300,168,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/36e9a989e863-768x429.jpg",640,358,true],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/36e9a989e863.jpg",640,358,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/36e9a989e863.jpg",1024,572,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/36e9a989e863.jpg",1024,572,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/36e9a989e863.jpg",1024,572,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/36e9a989e863-800x500.jpg",800,500,true],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/36e9a989e863.jpg",1024,572,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/36e9a989e863-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/36e9a989e863-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16167","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16167"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16167\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16168"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16167"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16167"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16167"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}