{"id":16642,"date":"2026-08-08T08:36:43","date_gmt":"2026-08-08T01:36:43","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/08\/08\/suami-sedang-kerja-istri-di-gresik-kepergok-selingkuh-bareng-pria-lain\/"},"modified":"2026-08-08T08:36:43","modified_gmt":"2026-08-08T01:36:43","slug":"suami-sedang-kerja-istri-di-gresik-kepergok-selingkuh-bareng-pria-lain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/08\/08\/suami-sedang-kerja-istri-di-gresik-kepergok-selingkuh-bareng-pria-lain\/","title":{"rendered":"Suami Sedang Kerja, Istri di Gresik Kepergok Selingkuh Bareng Pria Lain"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Peristiwa<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/08\/07\/63503e847080.jpg\" alt=\"Suami Sedang Kerja, Istri di Gresik Kepergok Selingkuh Bareng Pria Lain\"\/>\n            <\/div>\n<p>Seorang perempuan pria K digiring warga ke kantor Balai Desa Abar-Abir, Kecamatan Bungah karena kepergok selingkuh. (Foto: Rifki\/Suara Indonesia)<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, GRESIK \u2013 <\/b>Seorang wanita berinisial E (32), warga Desa Abar-Abir, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik digerebek warga setelah tertangkap basah berselingkuh dengan pria lain. <\/p>\n<p>Hubungan terlarang itu terbongkar setelah sejumlah tetangga memergoki pria lain memasuki rumah ibu satu anak tersebut saat sang suami sedang bekerja.<\/p>\n<p>Peristiwa bermula saat seorang pria berinisial K, asal Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik tiba-tiba memasuki rumah E di Desa Abar-Abir, Kecamatan Bungah pada Jum\u2019at (7\/8\/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. <\/p>\n<p>Saat itu kondisi rumah sepi karena sang suami berinisial M sedang pekerja.\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">Merasa ada yang janggal, sejumlah tetangga dan warga kemudian menelepon M agar pulang. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Setibanya di rumah, M tanpa basa-basi langsung masuk dan mencari keberadaan K, hingga akhirnya pria berstatus duda tersebut tertangkap bersembunyi di kamar mandi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Geram melihat kejadian tersebut, spontan sang suami bersama sejumlah warga kemudian menghadiahi K dengan beberapa pukulan bogem mentah, sebelum K dan E digiring oleh warga ke kantor balai desa setempat.<\/p>\n<p>\u201cSebenarnya warga dan tetangga sudah curiga, akhirnya warga memantau rumah E. Setelah K datang, warga terlebih dahulu menelepon sang suami yang sedang bekerja untuk pulang. Kemudian terjadilah penggerebekan, dan pelaku dibawa ke kantor balai desa,\u201d kata Budi, salah satu warga Desa Abar-Abir, Jum\u2019at (7\/8\/2026).<\/p>\n<p>Tak lama kemudian, anggota kepolisian mendatangi lokasi untuk mengamankan K dan E dari amukan massa yang sejak awal menunggu hasil mediasi di kantor Balai Desa Abar-Abir. <\/p>\n<p>Keduanya kemudian dibawa ke kantor Polsek Bungah untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.<\/p>\n<p>Kepala Desa Abar-Abir Farich Masruri mengatakan, E merupakan istri sah dari M. Pasangan suami istri yang sudah membina bahtera rumah tangga sejak sekitar 14 tahun itu berstatus pendatang dan baru menempati rumah di Desa Abar-Abir sekitar satu tahun.<\/p>\n<p>\u201cKejadiannya sekitar pukul 20.30 WIB. Keduanya pendatang yang baru menempati rumah mereka di Desa Abar-Abir sekitar satu tahun. Sementara K adalah pria berstatus duda asal Desa Sekargadung, Kecamatan Dukun,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Farich, pihak pemerintah desa dan suami korban menyerahkan sepenuhnya proses hukum K dan E ke Polsek Bungah. Namun berdasarkan hasil mediasi antara seluruh pihak di kantor balai desa menyepakati perkara ini agar diselesaikan dengan jalur kekeluargaan.<\/p>\n<p>\u201cHasil mediasi pihak suami sah meminta jalur kekeluargaan, dan tidak diperpanjang atau tidak melanjutkan proses hukum,\u201d pungkasnya. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Rifki Ahmad<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/peristiwa\/6a764075dd86d\/Suami-Sedang-Kerja-Istri-di-Gresik-Kepergok-Selingkuh-Bareng-Pria-Lain\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peristiwa Seorang perempuan pria K digiring warga ke kantor Balai Desa Abar-Abir, Kecamatan Bungah karena&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":16643,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-16642","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/63503e847080.jpg",720,526,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/63503e847080-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/63503e847080-300x219.jpg",300,219,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/63503e847080.jpg",640,468,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/63503e847080.jpg",640,468,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/63503e847080.jpg",720,526,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/63503e847080.jpg",720,526,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/63503e847080.jpg",720,526,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/63503e847080-720x500.jpg",720,500,true],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/63503e847080.jpg",720,526,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/63503e847080-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/63503e847080-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16642","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16642"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16642\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16643"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16642"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16642"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16642"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}