{"id":16892,"date":"2026-08-13T21:42:03","date_gmt":"2026-08-13T14:42:03","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/08\/13\/pawai-pembangunan-dan-karnaval-budaya-gubernur-sebut-ruang-untuk-tampilkan-kekuatan-ntt\/"},"modified":"2026-08-13T21:42:03","modified_gmt":"2026-08-13T14:42:03","slug":"pawai-pembangunan-dan-karnaval-budaya-gubernur-sebut-ruang-untuk-tampilkan-kekuatan-ntt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/08\/13\/pawai-pembangunan-dan-karnaval-budaya-gubernur-sebut-ruang-untuk-tampilkan-kekuatan-ntt\/","title":{"rendered":"Pawai Pembangunan dan Karnaval Budaya, Gubernur Sebut Ruang untuk Tampilkan Kekuatan NTT"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/08\/13\/41805fcecb14.jpg\" alt=\"Pawai Pembangunan dan Karnaval Budaya, Gubernur Sebut Ruang  untuk Tampilkan Kekuatan NTT\"\/>\n            <\/div>\n<p>Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Pawai Pembangunan dan Karnaval Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Istimewa)<\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\"><strong>BERITA PLUS, NTT<\/strong><\/span><span style=\"font-size:17px\"><b> &#8211; <\/b>Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Pawai Pembangunan dan Karnaval Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Kegiatan tersebut dibuka dan dilepas secara resmi oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Kamis (13\/8\/2026) siang, bertempat di Jalan El Tari, depan Rumah Jabatan Gubernur NTT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Pawai pembangunan dan karnaval budaya tahun 2026 diikuti sebanyak 69 peserta yang berasal dari berbagai unsur, antara lain organisasi perangkat daerah (OPD), pelajar, perguruan tinggi, paguyuban etnis, komunitas, instansi vertikal, TNI, Polri, Kejaksaan, perbankan, BUMN, serta berbagai elemen masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Dalam sambutannya, Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Menurutnya, pawai pembangunan dan karnaval budaya merupakan agenda tahunan yang dinantikan masyarakat karena menjadi ruang untuk menampilkan kekuatan NTT dalam keberagaman adat, budaya, kreativitas, serta hasil pembangunan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">\u201cIni adalah acara yang selalu kita tunggu setiap tahun karena menampilkan seluruh kekuatan yang ada di NTT, baik dari berbagai instansi maupun adat, budaya, pakaian dan macam-macam yang lain,\u201d ujar Gubernur Melki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Gubernur juga mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang telah mempersiapkan penampilan masing-masing.\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 17px;\">Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan tetapi juga memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat NTT dengan semangat nasionalisme serta melestarikan budaya dalam mengisi kemerdekaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Selain itu, Gubernur mendorong agar momentum peringatan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk memperkuat berbagai program pembangunan daerah. Salah satunya melalui pengembangan produk unggulan daerah dengan pendekatan OVOP, OCOP, dan OSOP yang dapat melibatkan berbagai kelompok masyarakat, paguyuban, instansi vertikal, BUMN, BUMD, OPD, serta komunitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Ia juga mengajak seluruh masyarakat mendukung penerapan program jam belajar masyarakat pada pukul 18.00 hingga 19.30 WITA. Program tersebut diharapkan menciptakan suasana yang kondusif bagi anak-anak untuk belajar, sekaligus memperkuat kebersamaan keluarga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">\u201cSemoga kita terus membuat NTT ini melahirkan banyak produk-produk andalan melalui program OVOP, OCOP, OSOP yang bisa dilahirkan dari berbagai institusi, berbagai kelompok, kelompok kerukunan, paguyuban, instansi vertikal, BUMN, BUMD, OPD, dan semuanya,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT selaku Ketua Panitia, Beni Nahak, dalam laporannya menjelaskan bahwa pawai pembangunan dan karnaval budaya bukan sekadar kegiatan untuk mempertontonkan kemeriahan budaya, busana, maupun kreativitas masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Menurut Beni, kegiatan tersebut merupakan ruang refleksi mengenai identitas masyarakat NTT, asal-usul, serta arah perjalanan bersama sebagai bagian utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">\u201cPawai pembangunan dan karnaval budaya 2026 hendaknya kita maknai sebagai perjalanan simbolik dari keberagaman menuju persatuan, dari identitas menuju kebersamaan, dari kebersamaan menuju kemajuan,\u201d ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Ia mengatakan, keberagaman suku, etnis, budaya dan agama yang hidup berdampingan di NTT menjadi kekuatan penting dalam membangun daerah. Karena itu, setiap peserta yang hadir dalam iring-iringan pawai membawa pesan mengenai pentingnya persatuan dan pembangunan yang tetap berakar pada manusia serta kebudayaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Beni juga menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat yang memadati sepanjang rute pawai menunjukkan bahwa kegiatan tersebut telah menjadi salah satu agenda yang dinantikan masyarakat. Selain memberikan hiburan yang sehat dan edukatif, kegiatan ini turut memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Menurutnya, berbagai pelaku UMKM dan sektor jasa ikut memperoleh ruang melalui kegiatan tersebut, mulai dari penyewaan pakaian adat, tata rias, dekorasi, transportasi, fotografi, kerajinan hingga kuliner. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">\u201cPembangunan tidak pernah merupakan pekerjaan satu pihak. Pembangunan adalah kerja sama, kebudayaan adalah milik bersama, dan masa depan Nusa Tenggara Timur adalah tanggung jawab bersama,\u201d kata Beni.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Pawai pembangunan dan karnaval budaya tingkat Provinsi NTT tahun 2026 dilaksanakan melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, paguyuban, instansi, komunitas, serta berbagai elemen masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan hasil pembangunan, melestarikan dan mempromosikan kebudayaan NTT, mempererat silaturahmi antarpaguyuban etnis, serta menghadirkan hiburan yang sehat dan edukatif bagi masyarakat. (*)<\/span><!--\/data\/user\/0\/com.samsung.android.app.notes\/files\/clipdata\/clipdata_bodytext_260813_213947_419.sdocx--><\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Rolandus Tahoni<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6a7dca0c60432\/Pawai-Pembangunan-dan-Karnaval-Budaya-Gubernur-Sebut-Ruang-untuk-Tampilkan-Kekuatan-NTT\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Pawai Pembangunan dan Karnaval Budaya dalam rangka&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":16893,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-16892","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/41805fcecb14.jpg",1080,720,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/41805fcecb14-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/41805fcecb14-300x200.jpg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/41805fcecb14-768x512.jpg",640,427,true],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/41805fcecb14-1024x683.jpg",640,427,true],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/41805fcecb14.jpg",1080,720,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/41805fcecb14.jpg",1080,720,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/41805fcecb14-1080x715.jpg",1080,715,true],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/41805fcecb14-800x500.jpg",800,500,true],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/41805fcecb14-1024x683.jpg",1024,683,true],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/41805fcecb14-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/41805fcecb14-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16892","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16892"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16892\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16893"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16892"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16892"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16892"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}