{"id":16896,"date":"2026-08-13T21:54:00","date_gmt":"2026-08-13T14:54:00","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/08\/13\/kala-keringat-prajurit-tmmd-129-bojonegoro-bangun-kemajuan-desa-kesongo\/"},"modified":"2026-08-13T21:54:00","modified_gmt":"2026-08-13T14:54:00","slug":"kala-keringat-prajurit-tmmd-129-bojonegoro-bangun-kemajuan-desa-kesongo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/08\/13\/kala-keringat-prajurit-tmmd-129-bojonegoro-bangun-kemajuan-desa-kesongo\/","title":{"rendered":"Kala Keringat Prajurit TMMD 129 Bojonegoro Bangun Kemajuan Desa Kesongo"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Features<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/08\/13\/7f2d31876eb7.jpg\" alt=\"Kala Keringat Prajurit TMMD 129 Bojonegoro Bangun Kemajuan Desa Kesongo\"\/>\n            <\/div>\n<p>Sejumlah satgas TMMD 129 Bojonegoro bahu-membahu merehab atap SDN Kesongo 1. (Foto: Aji\/Suara Indonesia)<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\"><b>BERITA PLUS, BOJONEGORO \u2013<\/b> Langkah kaki anak-anak di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro kini terasa lebih ringan saat memasuki gerbang sekolah. Tatapan mata mereka berbinar menatap dinding-dinding bangunan yang bersih dan kokoh. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Mulai tanggal 10 Agustus 2026, SDN Kesongo 1 resmi memiliki wajah baru setelah Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro merampungkan rehabilitasi total empat ruang kelas di sekolah tersebut.<\/span><\/p>\n<p>Selesainya pembenahan fasilitas pendidikan ini menjadi angin segar yang menghadirkan lingkungan belajar aman, nyaman, serta kondusif bagi para siswa maupun tenaga pendidik. <\/p>\n<p>Kepala SDN Kesongo 1, Suroto, tidak mampu menyembunyikan rasa syukur dan bangganya atas sinergi apik antara prajurit TNI dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro yang berhasil menyelesaikan proyek tepat waktu serta sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).<\/p>\n<p>&#8220;Harapan kami semoga gedung sekolah yang telah direhab ini bisa melayani pendidikan anak didik kita lebih nyaman, sehingga kualitas pembelajaran bisa tercapai dengan optimal. Terima kasih untuk bapak-bapak TNI dan semua pihak yang terkait,&#8221; tutur Suroto dengan mata berkaca-kaca penuh haru, Kamis (13\/8\/2026).<\/p>\n<p>Bagi Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, pembenahan ini adalah investasi kemanusiaan yang mutlak. <\/p>\n<p>&#8220;Melalui program TMMD ini, TNI bersama pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat fondasi lahirnya generasi muda yang berkualitas sebagai modal pembangunan bangsa,&#8221; ujar Letkol Inf Dedy.<\/p>\n<p>Semangat membangun jiwa dan raga desa di Kesongo memang bergerak masif di segala lini. Tidak jauh dari gedung sekolah, air mata Tini (50) tumpah saat menatap dinding rumahnya di RT 021\/RW 009 Desa Kesongo. <\/p>\n<p>Bertahun-tahun didera rasa cemas saban kali mendung menggelayut, kini perempuan paruh baya tersebut bisa bernapas lega dari ancaman hujan dan angin kencang.<\/p>\n<p>Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) miliknya telah bertransformasi 100 persen menjadi hunian yang kokoh. \u201cAlhamdulillah, saya sangat bersyukur rumah saya sudah selesai diperbaiki. Terima kasih banyak kepada bapak-bapak TNI. Selama ini mereka bekerja sungguh-sungguh,\u201d ungkap Tini penuh ketulusan.<\/p>\n<p>Sentuhan kemanunggalan ini juga merajut konektivitas antar-wilayah yang sempat terputus. Senyum sumringah terpancar dari Yeti, warga RT 001\/RW 001, saat melintasi Jembatan Brang Etan. <\/p>\n<p>Jembatan beton bercat hijau segar yang berdiri di atas aliran sungai kecil desa ini berhasil dituntaskan 100 persen sebagai sasaran fisik over prestasi, menghapus penantian panjang warga akan jalur perintisan yang aman.<\/p>\n<p>Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menegaskan vitalnya fungsi jembatan baru tersebut. \u201cJembatan ini sangat penting karena merupakan akses utama yang digunakan warga dalam beraktivitas harian sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal,\u201d kata Kusnadi.<\/p>\n<p>Dampak nyata dari pemerataan pembangunan ini juga dirasakan langsung oleh warga Dusun Mundu dan Dusun Kedungpandan. <\/p>\n<p>Sejak fajar menyingsing di pagi buta, deru mesin sepeda motor kini terdengar lebih renyah melintasi jalanan desa. Jalan cor beton sepanjang 550 meter di Dusun Kedungpandan dan 490 meter di Dusun Mundu, masing-masing dengan lebar 3 meter telah tersambung sempurna sepanjang 1,04 kilometer.<\/p>\n<p>Jalur yang dulunya dipenuhi batu lepas dan kubangan air sedalam betis, kini sukses dikonversi menjadi urat nadi perekonomian. <\/p>\n<p>Petani bisa mengangkut hasil bumi tanpa takut motor terguling, dan ibu-ibu bisa berbelanja ke pasar dengan waktu tempuh jauh lebih singkat. Akses yang mulus ini juga semakin terproteksi berkat tuntasnya pembangunan saluran drainase beton bertutup sepanjang 330 meter di Dusun Krebet yang berfungsi mengontrol debit air dan mencegah kerusakan jalan akibat genangan.<\/p>\n<p>Sejak dibuka secara resmi tanggal 15 Juli 2026, Desa Kesongo menjelma menjadi panggung gotong royong raksasa. Keberhasilan ini didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui sinergi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK). (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Aji Susanto<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/features\/6a7dd9e1d180a\/Kala-Keringat-Prajurit-TMMD-129-Bojonegoro-Bangun-Kemajuan-Desa-Kesongo\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Features Sejumlah satgas TMMD 129 Bojonegoro bahu-membahu merehab atap SDN Kesongo 1. (Foto: Aji\/Suara Indonesia)&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":16897,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-16896","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7f2d31876eb7.jpg",565,367,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7f2d31876eb7-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7f2d31876eb7-300x195.jpg",300,195,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7f2d31876eb7.jpg",565,367,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7f2d31876eb7.jpg",565,367,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7f2d31876eb7.jpg",565,367,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7f2d31876eb7.jpg",565,367,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7f2d31876eb7.jpg",565,367,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7f2d31876eb7.jpg",565,367,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7f2d31876eb7.jpg",565,367,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7f2d31876eb7-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/7f2d31876eb7-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16896","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16896"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16896\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16897"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16896"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16896"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16896"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}