{"id":17111,"date":"2026-08-18T20:16:38","date_gmt":"2026-08-18T13:16:38","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/08\/18\/denda-rp-27-juta-per-hari-rehabilitasi-pasar-ngawen-blora-masih-dikerjakan\/"},"modified":"2026-08-18T20:16:38","modified_gmt":"2026-08-18T13:16:38","slug":"denda-rp-27-juta-per-hari-rehabilitasi-pasar-ngawen-blora-masih-dikerjakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/08\/18\/denda-rp-27-juta-per-hari-rehabilitasi-pasar-ngawen-blora-masih-dikerjakan\/","title":{"rendered":"Denda Rp 27 Juta per Hari, Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Masih Dikerjakan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"flex-wr-s-s p-b-10\">\n              <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"><br \/>\n                <a href=\"#\" class=\"f1-s-4 cl8 hov-cl10 trans-03\">Team Work<\/a><br \/>\n                <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>18 August 2026 | 18:08<\/span> <span class=\"m-rl-3\">&#8211;<\/span> <span>Dibaca 13 kali<\/span><br \/>\n              <\/span><br \/>\n              <!-- <span class=\"f1-s-3 cl8 m-r-15\"> 4281 Views <\/span> \n              <a href=\"#\" class=\"f1-s-3 cl8 hov-cl10 trans-03 m-r-15\"> 0 Comment <\/a>  -->\n            <\/div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/08\/18\/57091ad5d13e.jpg\" alt=\"Denda Rp 27 Juta per Hari, Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Masih Dikerjakan\"\/>\n            <\/div>\n<p>Proyek rehabilitasi Pasar Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, senilai Rp30 miliar masih terus dikerjakan meskipun masa kontrak telah berakhir pada 13 Agustus 2026. (Foto: Dok. Suara Indonesia)<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, BLORA &#8211; <\/b>Proyek rehabilitasi Pasar Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, senilai Rp 30 miliar masih terus dikerjakan meskipun masa kontrak telah berakhir pada 13 Agustus 2026.<\/p>\n<p>Atas keterlambatan tersebut, kontraktor dikenai denda sekitar Rp 27 juta per hari sesuai ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p>Pengawas Manajemen Konstruksi PT Arss Baru KSO CV Giri Nusa Konsultan, Yanna Nuryana, mengatakan denda mulai dihitung sejak 14 Agustus 2026, atau sehari setelah masa kontrak berakhir.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau sampai hari ini ya sudah empat harian keterlambatan dengan denda,&#8221; katanya saat ditemui wartawan di lokasi proyek, Selasa (18\/8\/2026).<\/p>\n<p>Ia menjelaskan besaran denda keterlambatan ditetapkan sebesar satu per mil dari nilai kontrak setiap hari. Dengan nilai kontrak Rp30 miliar, denda secara perhitungan mencapai Rp 30 juta per hari apabila menggunakan nilai termasuk pajak.<\/p>\n<p>Namun, kata dia, penghitungan denda dilakukan tanpa pajak sehingga nilainya menjadi sekitar Rp 27 juta per hari.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi kalau ini, dendanya tanpa pajak, jadi Rp 27 juta per hari. Memang ini peraturannya tanpa pajak,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Yanna mengatakan denda tersebut akan terus berjalan hingga seluruh pekerjaan rehabilitasi Pasar Ngawen dinyatakan selesai.<\/p>\n<p>Pihaknya juga meminta kontraktor segera menyelesaikan pekerjaan yang masih tersisa.<\/p>\n<p>Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa, sejumlah pekerja masih terlihat melakukan aktivitas pembangunan. Sejumlah kendaraan proyek juga masih keluar masuk area pasar.<\/p>\n<p>Proyek rehabilitasi Pasar Ngawen dikerjakan oleh PT Joglo Multi Ayu dengan sumber dana APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum.<\/p>\n<p>Pekerjaan dimulai pada 17 November 2025 dengan masa pelaksanaan 240 hari kalender dan seharusnya selesai pada 14 Juli 2026.<\/p>\n<p>Namun, hingga batas waktu tersebut progres pekerjaan baru mencapai sekitar 90 persen. Kontraktor kemudian mendapatkan adendum perpanjangan waktu selama 30 hari sehingga total masa pelaksanaan menjadi 270 hari kalender.<\/p>\n<p>Dengan tambahan waktu tersebut, pekerjaan seharusnya selesai pada 13 Agustus 2026. Akan tetapi, hingga masa kontrak berakhir, pekerjaan masih menyisakan sejumlah bagian yang belum rampung.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Kontraktor PT Joglo Multi Ayu, Saiful, mengatakan sisa pekerjaan sekitar 10 persen terutama berada pada pengadaan sejumlah barang.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk target kami ini kan kurang 10 persen itu ada di pekerjaan pengadaan barang dan saat ini sudah berjalan menuju Blora semua,&#8221; katanya saat mendampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau proyek tersebut pada 12 Agustus 2026.<\/p>\n<p>Ia menyebut pekerjaan yang tersisa terutama berupa proses pemasangan dan ditargetkan dapat diselesaikan dalam beberapa hari.<\/p>\n<p>&#8220;Tinggal untuk proses pemasangan karena instalasinya semua sudah terpasang, maksimal kita di tiga hari,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Pasar Ngawen mendapatkan proyek rehabilitasi senilai Rp 30 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum setelah mengalami kebakaran pada 9 Januari 2024.<br \/>Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp 30,79 miliar. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Team Work<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6a843f76ea474\/Denda-Rp-27-Juta-per-Hari-Rehabilitasi-Pasar-Ngawen-Blora-Masih-Dikerjakan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Team Work &#8211; 18 August 2026 | 18:08 &#8211; Dibaca 13 kali News Proyek rehabilitasi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17112,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-17111","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/57091ad5d13e.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/57091ad5d13e-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/57091ad5d13e-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/57091ad5d13e.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/57091ad5d13e.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/57091ad5d13e.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/57091ad5d13e.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/57091ad5d13e.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/57091ad5d13e.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/57091ad5d13e.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/57091ad5d13e-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/57091ad5d13e-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17111","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17111"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17111\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17112"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17111"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17111"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17111"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}