{"id":17430,"date":"2026-08-24T20:40:02","date_gmt":"2026-08-24T13:40:02","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/08\/24\/gelar-perkara-penetapan-tersangka-kasus-dokter-icha-telah-dilakukan-keluarga-tunggu-pengumuman\/"},"modified":"2026-08-24T20:40:02","modified_gmt":"2026-08-24T13:40:02","slug":"gelar-perkara-penetapan-tersangka-kasus-dokter-icha-telah-dilakukan-keluarga-tunggu-pengumuman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/08\/24\/gelar-perkara-penetapan-tersangka-kasus-dokter-icha-telah-dilakukan-keluarga-tunggu-pengumuman\/","title":{"rendered":"Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Dokter Icha Telah Dilakukan, Keluarga Tunggu Pengumuman"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/08\/24\/e7dcbf585d62.jpg\" alt=\"Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Dokter Icha Telah Dilakukan, Keluarga Tunggu Pengumuman\"\/>\n            <\/div>\n<p>Tim penyidik gabungan Polda Nusa Tenggara Timur Bersama Keluarga Dokter Icha saat Melakukan Pertemuan. (Foto: Istimewa)<\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\"><strong>BERITA PLUS, NTT<\/strong><\/span><span style=\"font-size:17px\"><b> &#8211; <\/b>Tim penyidik gabungan Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan telah mengantongi bukti permulaan yang cukup untuk menentukan tersangka dalam perkara dugaan penyiksaan terhadap almarhumah dokter Icha Pakaenoni.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Hal itu disampaikan Ketua Tim Joint a Investigasi Polda NTT,\u00a0 Kompol Edy dalam pertemuan dengan keluarga almarhumah dokter Icha yang didampingi tim kuasa hukum keluarga, Senin (24\/8\/2026), di ruang rapat Kabid Wasidik Polda NTT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Pertemuan tersebut dihadiri ayah, ibu, dan adik almarhumah dokter Icha, dokter Tiara, bersama tim kuasa hukum keluarga. Sementara dari pihak kepolisian, hadir Kabid Wasidik, Ketua Tim Penyidik Joint Investigation, serta anggota tim penyidik yang berjumlah sekitar 10 orang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Menurut kuasa hukum keluarga dokter Icha, Victor Emanuel Manbait, dalam pertemuan itu Kompol Edy menyampaikan bahwa gelar perkara penetapan tersangka dijadwalkan berlangsung Senin, (24\/8\/2026) sekitar pukul 10.30 Wita di lantai II Aula Ditres PPA dan PPO Polda NTT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Gelar perkara tersebut,\u00a0melibatkan unsur eksternal tim penyidik, antara lain Bidang Hukum Polda NTT, Inspektorat Pengawasan Daerah (Irwasda), Propam, sejumlah unit di Ditreskrimum, serta pejabat pimpinan Polda NTT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">&#8220;Kompol Edy menyampaikan bahwa hari ini akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka dalam laporan dugaan penyiksaan terhadap dokter Icha,&#8221; kata Victor\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\"><strong>Polisi Periksa Sebanyak 54 Orang Saksi<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, penyidik juga menjelaskan perkembangan penyidikan yang telah dilakukan tim Joint Investigation.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Menurut Kompol Edy, penyidik telah memeriksa sedikitnya\u00a054 orang saksi, mengamankan dan memeriksa sejumlah barang bukti, serta melakukan pemeriksaan laboratorium forensik terhadap barang bukti yang diperoleh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Penyidik juga telah meminta pendapat sejumlah ahli untuk memperkuat penyidikan. Di antaranya ahli viktimologi, kriminologi, bahasa, psikologi forensik, serta tiga ahli hukum pidana dari Jakarta dan satu ahli hukum pidana dari NTT. Penyidik juga telah meminta keterangan ahli bisa ular.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Berdasarkan rangkaian pemeriksaan saksi, barang bukti, keterangan ahli, serta fakta-fakta yang diperoleh selama penyidikan, Kompol Edy menyampaikan bahwa penyidik menilai telah terdapat bukti permulaan yang cukup untuk menentukan tersangka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Dalam perkara tersebut terdapat empat orang yang sebelumnya dilaporkan sebagai terlapor.\u00a0\u00a0<\/span><span style=\"font-size:17px\">&#8220;Untuk siapa saja dari empat terlapor yang akan ditetapkan sebagai tersangka, penyidik akan menentukan melalui gelar perkara,&#8221; ujar Kompol Edy.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Setelah penetapan tersangka, penyidik disebut akan segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap para tersangka pada pekan ini. Penyidik juga akan mengambil langkah-langkah paksa apabila diperlukan sesuai dengan ketentuan pasal 100 ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).yaitu melakukan pengkalan dan penahanan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\"><strong>Bantah Pemeriksaan Ahli Psikologi Lain<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Sementara itu, terkait informasi mengenai Adanya ahli psikologi lain yang memberikan pendapat mengenai perkara tersebut, Kompol Edy menyatakan bahwa, hingga saat ini penyidik Polda NTT belum melakukan pemeriksaan ataupun mengambil keterangan dari ahli psikologi lain di luar ahli yang diminta penyidik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Kuasa hukum keluarga dokter Icha mengatakan, beberapa waktu lalu memang terdapat pertemuan antara pengacara para terlapor dengan psikolog forensik\u00a0dr Reza Indragiri\u00a0untuk membahas perkara tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Namun, menurut penjelasan penyidik yang disampaikan kepada keluarga, keterangan dr Reza Indragiri belum pernah diambil secara resmi oleh penyidik dalam rangka penyidikan perkara tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Keluarga dokter Icha berharap proses hukum terhadap perkara tersebut dilakukan secara transparan, profesional, dan berdasarkan seluruh alat bukti yang telah dikumpulkan penyidik, dan\u00a0 d lakukan penagkapan dan penahanan sesuai ketentuan undang -undang. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size:17px\">Keluarga juga memberikan apresiasi kepada tim joint investigation\u00a0 polda NTT yang bekerja dengan profesional dan berdasarkan kaidah-kaidah keilmuan. S<\/span><span style=\"font-size: 17px;\">aat ini pihak\u00a0keluarga dan publik masih menunggu pengumuman penetapan tersangka oleh Polda NTT.\u00a0 (*)<\/span><\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Rolandus Tahoni<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6a8c35d6afd22\/Gelar-Perkara-Penetapan-Tersangka-Kasus-Dokter-Icha-Telah-Dilakukan-Keluarga-Tunggu-Pengumuman\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Tim penyidik gabungan Polda Nusa Tenggara Timur Bersama Keluarga Dokter Icha saat Melakukan Pertemuan&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-17430","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":"","thumbnail":"","medium":"","medium_large":"","large":"","1536x1536":"","2048x2048":"","covernews-slider-full":"","covernews-slider-center":"","covernews-featured":"","covernews-medium":"","covernews-medium-square":""},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17430","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17430"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17430\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17430"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17430"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17430"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}