{"id":17654,"date":"2026-08-29T16:24:41","date_gmt":"2026-08-29T09:24:41","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/08\/29\/banyuwangi-dapat-tambahan-300-unit-bedah-rumah-dari-pemerintah-pusat\/"},"modified":"2026-08-29T16:24:41","modified_gmt":"2026-08-29T09:24:41","slug":"banyuwangi-dapat-tambahan-300-unit-bedah-rumah-dari-pemerintah-pusat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/08\/29\/banyuwangi-dapat-tambahan-300-unit-bedah-rumah-dari-pemerintah-pusat\/","title":{"rendered":"Banyuwangi Dapat Tambahan 300 Unit Bedah Rumah dari Pemerintah Pusat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/08\/29\/194e72de2936.jpg\" alt=\"Banyuwangi Dapat Tambahan 300 Unit Bedah Rumah dari Pemerintah Pusat\"\/>\n            <\/div>\n<p>Bupati Ipuk menerima apresiasi atas program perbaikan rumah warga Banyuwangi. (Foto: Istimewa).<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, BANYUWANGI \u2013<\/b> Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperoleh tambahan 300 unit program bedah rumah setelah dinilai berhasil menjalankan upaya penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).<\/p>\n<p>Tambahan tersebut diberikan sebagai insentif atas capaian Banyuwangi dalam pelaksanaan Program 3 Juta Rumah. Pemkab Banyuwangi juga meraih penghargaan Terbaik I dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).<\/p>\n<p>Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang digelar Kemendagri pada Jumat (28\/8\/2026). Penilaian dilakukan terhadap sejumlah aspek penyelenggaraan perumahan di daerah.<\/p>\n<p>Aspek yang menjadi perhatian antara lain kebijakan pemerintah daerah, percepatan penyediaan rumah, pengelolaan kawasan permukiman, serta inovasi dan kolaborasi dalam menghadirkan hunian bagi masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulilah terima kasih kepada Kemendagri dan Kementerian Perumahan dan Permukiman (KPP). Dengan tambahan insentif ini, kian banyak rumah tak layak huni milik masyarakat yang diperbaiki,&#8221; kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Sabtu (29\/8\/2026).<\/p>\n<p>Menurut Ipuk, tambahan bantuan tersebut mencakup 300 rumah warga prasejahtera. Setiap unit mendapatkan dukungan senilai Rp20 juta.<\/p>\n<p>Jumlah itu diberikan di luar alokasi reguler program bedah rumah yang diterima Banyuwangi dari Kementerian Perumahan dan Permukiman (KPP).<\/p>\n<p>&#8220;Jadi kita bakal mendapatkan bantuan bedah rumah setidaknya 600 unit seperti yang dijelaskan Pak Tito (Mendagri) semalam,&#8221; kata Ipuk.<\/p>\n<p>Program peningkatan kualitas hunian di Banyuwangi tidak hanya diarahkan untuk membangun rumah baru. Pemerintah daerah juga melakukan rehabilitasi terhadap rumah warga yang kondisinya belum memenuhi standar kelayakan.<\/p>\n<p>Kebijakan tersebut terutama menyasar keluarga prasejahtera agar mereka dapat tinggal di rumah yang lebih aman dan nyaman.<\/p>\n<p>Data Pemkab Banyuwangi mencatat sebanyak 6.434 rumah tidak layak huni (RTLH) telah mendapatkan penanganan melalui berbagai program sepanjang 2019 hingga 2026.<\/p>\n<p>&#8220;Dalam program bedah rumah tersebut, Banyuwangi menggandeng banyak pihak mulai dunia usaha, komunitas, ASN, dalam program Banyuwangi Berbagi, untuk merenovasi ratusan rumah tak layak huni milik masyarakat miskin tiap tahunnya,&#8221; jelas Ipuk.<\/p>\n<p>Selain memperbaiki rumah yang sudah dihuni, Pemkab Banyuwangi juga menyiapkan sejumlah kebijakan untuk membantu MBR memperoleh hunian baru.<\/p>\n<p>Di antaranya melalui pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi MBR serta penyederhanaan pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), khususnya untuk pembangunan perumahan subsidi.<\/p>\n<p>Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkab Banyuwangi memperluas akses masyarakat terhadap rumah yang layak, aman, dan terjangkau. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Muhammad Nurul Yaqin<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6a92a514a1352\/Banyuwangi-Dapat-Tambahan-300-Unit-Bedah-Rumah-dari-Pemerintah-Pusat\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Bupati Ipuk menerima apresiasi atas program perbaikan rumah warga Banyuwangi. (Foto: Istimewa). BERITA PLUS,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17655,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-17654","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/194e72de2936.jpg",750,440,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/194e72de2936-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/194e72de2936-300x176.jpg",300,176,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/194e72de2936.jpg",640,375,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/194e72de2936.jpg",640,375,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/194e72de2936.jpg",750,440,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/194e72de2936.jpg",750,440,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/194e72de2936.jpg",750,440,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/194e72de2936.jpg",750,440,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/194e72de2936.jpg",750,440,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/194e72de2936-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/194e72de2936-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17654","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17654"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17654\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17655"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17654"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17654"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17654"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}