{"id":17828,"date":"2026-09-02T16:04:21","date_gmt":"2026-09-02T09:04:21","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/09\/02\/skk-migas-kei-perkuat-elektrifikasi-pagerungan-besar-target-2-000-kk-nikmati-listrik-24-jam\/"},"modified":"2026-09-02T16:04:21","modified_gmt":"2026-09-02T09:04:21","slug":"skk-migas-kei-perkuat-elektrifikasi-pagerungan-besar-target-2-000-kk-nikmati-listrik-24-jam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/09\/02\/skk-migas-kei-perkuat-elektrifikasi-pagerungan-besar-target-2-000-kk-nikmati-listrik-24-jam\/","title":{"rendered":"SKK Migas-KEI Perkuat Elektrifikasi Pagerungan Besar, Target 2.000 KK Nikmati Listrik 24 Jam"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/09\/02\/a687c38a24a2.jpg\" alt=\"SKK Migas-KEI Perkuat Elektrifikasi Pagerungan Besar, Target 2.000 KK Nikmati Listrik 24 Jam\"\/>\n            <\/div>\n<p>Penandatanganan berita acara serah terima SPD Pagerungan Besar. (Foto: Istimewa)<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, SUMENEP \u2013 <\/b>Upaya memperluas akses listrik di wilayah kepulauan Sumenep mendapat dorongan dari sektor hulu minyak dan gas bumi. SKK Migas bersama Kangean Energy Indonesia Ltd (KEI) menyerahkan dua unit Satuan Pembangkit Diesel (SPD) berkapasitas total 600 kVA untuk memperkuat pasokan listrik masyarakat Pulau Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken.<\/p>\n<p>Serah terima fasilitas tersebut dilakukan melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) atau CSR KEI kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep di Surabaya, Senin (24\/08\/2026) kemarin. Selanjutnya, pengelolaan pembangkit akan diteruskan kepada PT PLN (Persero).<\/p>\n<p>Tambahan pembangkit tersebut menjadi langkah konkret SKK Migas dan KEI dalam membantu pemerintah memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis dan belum sepenuhnya terjangkau jaringan listrik utama.<\/p>\n<p>Kapasitas 600 kVA itu berasal dari dua unit mesin diesel masing-masing 300 kVA. Kehadirannya diharapkan mampu menjawab keterbatasan pasokan yang selama ini dirasakan warga Pagerungan Besar sekaligus mendukung target pelayanan listrik hingga 24 jam bagi sekitar 2.000 kepala keluarga.\u00a0<\/p>\n<p>Bagi masyarakat setempat, tambahan daya tersebut bukan hanya soal penerangan. Ketersediaan listrik yang lebih stabil diharapkan membuka ruang pertumbuhan aktivitas ekonomi, terutama usaha pengolahan hasil laut seperti teripang dan perikanan. Aktivitas pendidikan anak-anak di pulau tersebut juga diharapkan semakin terbantu.<\/p>\n<p>Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa Anggono Mahendrawan mengatakan, kehadiran industri hulu migas harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.<\/p>\n<p>&#8220;Dalam hal ini, tugas hulu migas adalah membantu menyediakan fondasi dasarnya. Pasokan listrik 24 jam ini merupakan dukungan langsung kami agar aktivitas harian warga berjalan lancar,\u201d ujar Anggono.<\/p>\n<p>Menurutnya, ketersediaan listrik yang lebih baik tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan dasar. Infrastruktur energi tersebut diharapkan menjadi modal awal bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas ekonomi dan meningkatkan kualitas kehidupan.<\/p>\n<p>\u201cSecara tidak langsung, ketersediaan daya ini diharapkan dapat menjadi stimulus awal untuk membuka peluang usaha lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara bertahap,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Dia menyebut, kontribusi KEI terhadap kelistrikan Pagerungan Besar sebenarnya telah berlangsung jauh sebelum penyerahan dua mesin baru tersebut.<\/p>\n<p>Sejak awal 2000-an, perusahaan telah mengalirkan excess power sekitar 200 kVA dari fasilitas pengolahan migasnya untuk membantu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Pasokan tersebut telah dimanfaatkan warga selama lebih dari dua dekade.\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">Namun, pertumbuhan penduduk dan meningkatnya aktivitas masyarakat membuat kapasitas 200 kVA tidak lagi memadai.<\/span><\/p>\n<p>Vice President KEI Iman Santoso mengatakan, tambahan dua unit pembangkit 300 kVA akan meningkatkan kapasitas secara signifikan.<\/p>\n<p>\u201cSejak awal tahun 2000-an atau selama lebih dari dua dekade, masyarakat di Pulau Pagerungan Besar sudah mengandalkan pasokan listrik dari KEI sebesar 200 kVA yang dialirkan dari fasilitas pabrik pengolahan atau plant operasional migas milik KEI,\u201d kata Iman.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, dengan tambahan kapasitas 600 kVA, daya listrik yang tersedia diproyeksikan meningkat sekitar 2,5 kali lipat dibandingkan kapasitas sebelumnya.<\/p>\n<p>Sebelum diserahterimakan, kedua pembangkit juga telah melewati rangkaian pengujian teknis dan sertifikasi dengan dukungan Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Dinas ESDM Jawa Timur, SKK Migas, Pemkab Sumenep dan PLN.<\/p>\n<p>Komitmen SKK Migas dan KEI terhadap elektrifikasi kawasan kepulauan Sumenep juga tidak berhenti di Pagerungan Besar.<\/p>\n<p>Diketahui, KEI saat ini tengah memproses pengadaan dua unit mesin diesel berkapasitas masing-masing 350 kVA atau total 700 kVA untuk Pagerungan Kecil.<\/p>\n<p>Rencana tersebut akan disinergikan dengan hibah PLTS berkapasitas 1 MW dari program Danantara, Pemkab Sumenep dan PLN. Kombinasi pembangkit diesel dan energi surya itu nantinya diarahkan membentuk sistem energi hibrida.<\/p>\n<p>Koordinator Perencanaan Listrik Pedesaan Ditjen Gatrik Kementerian ESDM Muhadi menilai langkah KEI menjadi bentuk keterlibatan badan usaha dalam membantu pemerintah memperluas akses ketenagalistrikan. (*)\u00a0<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Wildan Mukhlishah Sy<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6a97d88165830\/SKK-Migas-KEI-Perkuat-Elektrifikasi-Pagerungan-Besar-Target-2000-KK-Nikmati-Listrik-24-Jam\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Penandatanganan berita acara serah terima SPD Pagerungan Besar. (Foto: Istimewa) BERITA PLUS, SUMENEP \u2013&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17829,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-17828","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/a687c38a24a2.jpg",750,440,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/a687c38a24a2-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/a687c38a24a2-300x176.jpg",300,176,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/a687c38a24a2.jpg",640,375,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/a687c38a24a2.jpg",640,375,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/a687c38a24a2.jpg",750,440,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/a687c38a24a2.jpg",750,440,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/a687c38a24a2.jpg",750,440,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/a687c38a24a2.jpg",750,440,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/a687c38a24a2.jpg",750,440,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/a687c38a24a2-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/a687c38a24a2-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17828","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17828"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17828\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17828"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17828"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17828"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}