{"id":18518,"date":"2026-09-17T17:07:20","date_gmt":"2026-09-17T10:07:20","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/09\/17\/atasi-kekeringan-bpbd-sumenep-kerahkan-dua-armada-distribusi-air-bersih-setiap-hari\/"},"modified":"2026-09-17T17:07:20","modified_gmt":"2026-09-17T10:07:20","slug":"atasi-kekeringan-bpbd-sumenep-kerahkan-dua-armada-distribusi-air-bersih-setiap-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/09\/17\/atasi-kekeringan-bpbd-sumenep-kerahkan-dua-armada-distribusi-air-bersih-setiap-hari\/","title":{"rendered":"Atasi Kekeringan, BPBD Sumenep Kerahkan Dua Armada Distribusi Air Bersih Setiap Hari"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/09\/17\/d66f4864b0ac.jpg\" alt=\"Atasi Kekeringan, BPBD Sumenep Kerahkan Dua Armada Distribusi Air Bersih Setiap Hari\"\/>\n            <\/div>\n<p>Kepala Pelaksana BPBD Sumenep Kamiluddin. (Foto: Istimewa)<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, SUMENEP \u2013 <\/b>Mengatasi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep mengerahkan dua armada untuk mendistribusikan air bersih setiap hari.<\/p>\n<p>Distribusi tersebut diprioritaskan bagi desa-desa yang masuk kategori kering kritis, sementara wilayah dengan status kering langka tetap mendapat bantuan air bersih berdasarkan permintaan.<\/p>\n<p>Kepala Pelaksana BPBD Sumenep Kamiluddin mengatakan, dua armada secara rutin bergerak untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat, terutama di wilayah yang kondisi kekeringannya cukup parah.<\/p>\n<p>\u201cSetiap hari kita memang melakukan dropping air bersih, utamanya kepada daerah yang mengalami kering kritis,\u201d kata Kamiluddin, Kamis (17\/9\/2026).<\/p>\n<p>Sejumlah wilayah yang saat ini menjadi sasaran utama distribusi air bersih di antaranya Desa Montorna, Prancak, Kombasng, Poteran, Besoka di Kecamatan Rubaru, serta Batuputih Daya di Kecamatan Batuputih.<\/p>\n<p>Untuk wilayah yang berstatus kering langka, BPBD juga tetap melakukan distribusi. Namun, frekuensinya tidak setiap hari dan menyesuaikan permintaan dari masyarakat di masing-masing wilayah.<\/p>\n<p>Di tengah upaya memenuhi kebutuhan air warga, BPBD juga mencatat adanya perkembangan positif di sejumlah desa. Dua desa yang sebelumnya berstatus kering kritis kini mengalami penurunan status menjadi kering langka.<\/p>\n<p>Keduanya yakni Desa Badur dan Desa Batang-Batang Daya, khususnya Dusun Tenggina.\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">Kamiluddin menjelaskan, perubahan status di Desa Badur dipengaruhi adanya pengeboran yang membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat.<\/span><\/p>\n<p>Sementara di Dusun Tenggina, Desa Batang-Batang Daya, sejumlah warga telah memiliki sumber air dari hasil pengeboran di sekitar rumah mereka.\u00a0<span style=\"font-size: 1rem;\">\u201cDulu masuk kering kritis, sekarang sudah menjadi kering langka,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p>Meski demikian, BPBD Sumenep masih mewaspadai kemungkinan perubahan kondisi apabila kemarau berlangsung lebih panjang. Pemantauan terus dilakukan bersama BMKG untuk melihat perkembangan cuaca dan musim di wilayah Sumenep.<\/p>\n<p>Sebab, apabila kemarau masih bertahan hingga akhir tahun, tidak menutup kemungkinan sejumlah desa yang saat ini berstatus kering langka kembali mengalami peningkatan tingkat kekeringan.<\/p>\n<p>\u201cKalau sampai Desember kemarau masih berlangsung, bisa jadi ada desa yang kemudian naik menjadi kering kritis,\u201d pungkasnya. (*)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Wildan Mukhlishah Sy<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6aab9daaef863\/Atasi-Kekeringan-BPBD-Sumenep-Kerahkan-Dua-Armada-Distribusi-Air-Bersih-Setiap-Hari\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Kepala Pelaksana BPBD Sumenep Kamiluddin. (Foto: Istimewa) BERITA PLUS, SUMENEP \u2013 Mengatasi kekeringan yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18519,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-18518","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/d66f4864b0ac.jpg",750,440,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/d66f4864b0ac-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/d66f4864b0ac-300x176.jpg",300,176,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/d66f4864b0ac.jpg",640,375,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/d66f4864b0ac.jpg",640,375,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/d66f4864b0ac.jpg",750,440,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/d66f4864b0ac.jpg",750,440,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/d66f4864b0ac.jpg",750,440,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/d66f4864b0ac.jpg",750,440,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/d66f4864b0ac.jpg",750,440,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/d66f4864b0ac-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/d66f4864b0ac-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18518","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18518"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18518\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18519"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18518"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18518"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18518"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}