{"id":18540,"date":"2026-09-17T22:36:20","date_gmt":"2026-09-17T15:36:20","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/09\/17\/sumenep-dan-blitar-teken-mou-pengembangan-potensi-daerah\/"},"modified":"2026-09-17T22:36:20","modified_gmt":"2026-09-17T15:36:20","slug":"sumenep-dan-blitar-teken-mou-pengembangan-potensi-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/09\/17\/sumenep-dan-blitar-teken-mou-pengembangan-potensi-daerah\/","title":{"rendered":"Sumenep dan Blitar Teken MoU Pengembangan Potensi Daerah"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">News<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/09\/17\/c02b95e88e55.jpg\" alt=\"Sumenep dan Blitar Teken MoU Pengembangan Potensi Daerah\"\/>\n            <\/div>\n<p>Penandatanganan MoU Pemkab Sumenep dan Blitar. (Foto: Ysk for suaraindonesia.co.id)<\/p>\n<p><b>BERITA PLUS, SUMENEP \u2013 <\/b>Pemerintah Kabupaten Sumenep dan Pemerintah Kabupaten Blitar sepakat memperluas kolaborasi dalam mengembangkan potensi daerah. <\/p>\n<p>Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang diharapkan menjadi pijakan kerja sama di sejumlah sektor pembangunan.<\/p>\n<p>Penandatanganan kesepakatan bersama dilakukan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Bupati Blitar Rijanto di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (17\/9\/2026).\u00a0<\/p>\n<p>Bupati Achmad Fauzi mengatakan, kerja sama antardaerah dapat menjadi ruang untuk saling mengoptimalkan keunggulan yang dimiliki masing-masing wilayah.<\/p>\n<p>Menurutnya, potensi, pengalaman, hingga sumber daya yang berbeda justru dapat menjadi modal untuk menghasilkan kolaborasi yang saling menguntungkan.<\/p>\n<p>\u201cKabupaten Sumenep dan Kabupaten Blitar tentu dengan kerja sama ini menjadi momentum memperkuat sinergi, untuk mengembangkan potensi dan sumber daya setiap daerah bagi masyarakat,&#8221; kata Bupati.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, kerja sama tersebut dapat diarahkan pada sejumlah bidang yang memiliki peluang untuk dikembangkan bersama. Di antaranya sektor pertanian, peternakan, dan kelautan yang dinilai memiliki ruang untuk mendukung pembangunan daerah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Selain pengembangan sektor potensial, kesepakatan tersebut juga diharapkan memperkuat hubungan kelembagaan antara Pemkab Sumenep dan Pemkab Blitar. Kolaborasi antardaerah dinilai dapat menjadi sarana untuk bertukar pengalaman dan mencari solusi terhadap berbagai kebutuhan pembangunan.<\/p>\n<p>\u201cKarena itu, kerja sama ini menjadi bagian upaya kedua pemerintah daerah untuk membangun hubungan kelembagaan yang lebih erat, sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam berbagai bidang yang memiliki potensi untuk dikembangkan bersama,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Fauzi menekankan, penandatanganan MoU harus dilanjutkan dengan langkah konkret di tingkat perangkat daerah. Ia tidak ingin kesepakatan tersebut berhenti sebagai dokumen formal tanpa menghasilkan kegiatan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cYang terpenting setelah dilakukan penandatanganan ini adalah tindak lanjut melalui perangkat daerah supaya memberikan dampak positif bagi masyarakat kedua daerah,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Karena itu, ia mendorong agar perangkat daerah di kedua kabupaten segera menerjemahkan kesepakatan tersebut ke dalam program dan kegiatan yang terukur serta berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cSinergi antarpemerintah daerah menjadi salah satu langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing daerah, sehingga kolaborasi yang kuat, serta berbagai persoalan pembangunan diharapkan bisa tertangani secara efektif dan terintegrasi,\u201d pungkasnya. (*)\u00a0<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Wildan Mukhlishah Sy<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Alfiana Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/news\/6aabf0707f0f9\/Sumenep-dan-Blitar-Teken-MoU-Pengembangan-Potensi-Daerah\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>News Penandatanganan MoU Pemkab Sumenep dan Blitar. (Foto: Ysk for suaraindonesia.co.id) BERITA PLUS, SUMENEP \u2013&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18541,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-18540","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/c02b95e88e55.jpg",750,440,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/c02b95e88e55-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/c02b95e88e55-300x176.jpg",300,176,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/c02b95e88e55.jpg",640,375,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/c02b95e88e55.jpg",640,375,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/c02b95e88e55.jpg",750,440,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/c02b95e88e55.jpg",750,440,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/c02b95e88e55.jpg",750,440,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/c02b95e88e55.jpg",750,440,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/c02b95e88e55.jpg",750,440,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/c02b95e88e55-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/c02b95e88e55-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18540","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18540"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18540\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18541"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18540"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18540"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18540"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}