{"id":18568,"date":"2026-09-18T19:51:21","date_gmt":"2026-09-18T12:51:21","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/09\/18\/pemkot-makassar-kelola-31-ton-sampah-organik-per-hari-untuk-pakan-sapi-di-tpa-tamangapa\/"},"modified":"2026-09-18T19:51:21","modified_gmt":"2026-09-18T12:51:21","slug":"pemkot-makassar-kelola-31-ton-sampah-organik-per-hari-untuk-pakan-sapi-di-tpa-tamangapa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/2026\/09\/18\/pemkot-makassar-kelola-31-ton-sampah-organik-per-hari-untuk-pakan-sapi-di-tpa-tamangapa\/","title":{"rendered":"Pemkot Makassar Kelola 31 Ton Sampah Organik per Hari untuk Pakan Sapi di TPA Tamangapa"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<div class=\"wrap-pic-max-w m-b-5 pos-relative\">\n              <span class=\"dis-sub-item-tag\">Advertorial<\/span><br \/>\n              <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.suaranetwork.com\/images\/2026\/09\/18\/ad4cd0946097.jpg\" alt=\"Pemkot Makassar Kelola 31 Ton Sampah Organik per Hari untuk Pakan Sapi di TPA Tamangapa\"\/>\n            <\/div>\n<p>Sapi yang ditempatkan di area penangkaran untuk memanfaatkan sampah organik pasar sebagai pakan, TPA Tamangapa, Makassar, Jumat (18\/9\/2026). (Foto: Istimewa)<\/p>\n<p><strong>BERITA PLUS, MAKASSAR &#8211;\u00a0<\/strong>Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai mengelola sampah organik dari sejumlah pasar untuk dimanfaatkan sebagai pakan sapi yang diternakkan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala.<\/p>\n<p>Pengelolaan tersebut menjadi bagian dari penataan kawasan TPA Tamangapa, termasuk penataan ternak sapi yang sebelumnya berkeliaran di sekitar area pembuangan sampah.<\/p>\n<p>Sejumlah sapi kini ditempatkan di area penangkaran atau ranch yang disiapkan di kawasan TPA. Penataan ini dilakukan agar ternak tidak lagi berkeliaran dan mengonsumsi sampah campuran yang berpotensi membahayakan kesehatan hewan.<\/p>\n<p>Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, mengatakan Perumda Pasar bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar mengambil bagian dalam penyediaan sampah organik yang telah dipilah dari pasar.<\/p>\n<p>&#8220;Ada semacam kandang khusus untuk sapi di TPA. Pakannya itu dari pasar,&#8221; ujar Ali, Jumat (18\/9\/2026).<\/p>\n<p>Menurut Ali, sampah organik yang dimanfaatkan saat ini berasal dari sekitar 14 pasar yang dikelola Perumda Pasar Makassar Raya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, sampah organik yang dikirim untuk dimanfaatkan hanya sekitar 3 hingga 4 ton per hari. Setelah mendapat dukungan dari pihak kecamatan, volumenya meningkat hingga mendekati 31 ton per hari.<\/p>\n<p>Ali mengatakan jumlah tersebut dinilai dapat memenuhi kebutuhan pakan ternak yang berada di kawasan TPA Tamangapa. Dengan kebutuhan pakan sekitar 20 kilogram per ekor setiap hari, kebutuhan pakan untuk ratusan sapi dapat mencapai sekitar 30 ton per hari.<\/p>\n<p>&#8220;Jika ratusan sapi, dan satu sapi paling banyak mengonsumsi sekitar 20 kilogram. Alhamdulillah semua sudah ter-cover, terpenuhi,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ali menegaskan, sampah yang dimanfaatkan sebagai pakan bukan sampah campuran, melainkan sampah organik yang telah melalui proses pemilahan.<\/p>\n<p>&#8220;Yang penting itu sebetulnya setelah pemilahan adalah pengelolaan. Salah satu yang harus dikelola itu adalah organik,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menyebutkan pengelolaan sampah organik di lingkungan pasar saat ini telah mencapai 100 persen. Sampah organik yang sebelumnya dapat diolah melalui biopori, teba, maupun komposter, kini sebagian diarahkan untuk mendukung pengelolaan peternakan sapi di TPA Tamangapa.<\/p>\n<p>&#8220;Sekarang ini hampir tidak pernah kami membuang lagi ke area-area seperti komposter atau teba. Semua organik kami bawa ke tempat peternakan sapi yang ada di TPA Tamangapa,&#8221; kata Ali.<\/p>\n<p>Untuk mendukung proses tersebut, Perumda Pasar Makassar juga telah memiliki armada pengangkutan sampah organik yang diperoleh melalui dukungan DLH dan Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar.<\/p>\n<p>Penataan ternak dan pemanfaatan sampah organik tersebut diarahkan untuk memisahkan area peternakan dari area pengelolaan sampah residu.<\/p>\n<p>Pemkot Makassar mendorong pengelolaan sampah di TPA Tamangapa tidak hanya berorientasi pada pembuangan, tetapi juga melalui pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan kembali sampah organik. (ADV)<\/p>\n<p><strong>\u00bb Klik berita lainnya di Google News <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMLiemwsw_KizAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen\" target=\"_blank\">BERITA PLUS<\/a><\/strong><\/p>\n<table>\n<tr>\n<td><strong>Pewarta<\/strong><\/td>\n<td>: Arya Rahmansyah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Editor<\/strong><\/td>\n<td>: Satria Galih Saputra<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>            <!-- Tag --><\/p>\n<p>            <!-- Share --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=615085048560626&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"yahlLMZo\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/suaraindonesia.co.id\/news\/advertorial\/6aad119676d0c\/Pemkot-Makassar-Kelola-31-Ton-Sampah-Organik-per-Hari-untuk-Pakan-Sapi-di-TPA-Tamangapa\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Advertorial Sapi yang ditempatkan di area penangkaran untuk memanfaatkan sampah organik pasar sebagai pakan, TPA&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18569,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-18568","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-newsbeat"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ad4cd0946097.jpg",750,450,false],"thumbnail":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ad4cd0946097-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ad4cd0946097-300x180.jpg",300,180,true],"medium_large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ad4cd0946097.jpg",640,384,false],"large":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ad4cd0946097.jpg",640,384,false],"1536x1536":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ad4cd0946097.jpg",750,450,false],"2048x2048":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ad4cd0946097.jpg",750,450,false],"covernews-slider-full":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ad4cd0946097.jpg",750,450,false],"covernews-slider-center":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ad4cd0946097.jpg",750,450,false],"covernews-featured":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ad4cd0946097.jpg",750,450,false],"covernews-medium":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ad4cd0946097-540x340.jpg",540,340,true],"covernews-medium-square":["https:\/\/beritaplus.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ad4cd0946097-400x250.jpg",400,250,true]},"author_info":{"info":["Redaksi"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/category\/newsbeat\/\" rel=\"category tag\">Newsbeat<\/a>","tag_info":"Newsbeat","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18568","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18568"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18568\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18569"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18568"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18568"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaplus.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18568"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}